
HAPPY READING
ENJOY...
Jangan lupa votenya yah,biar Qiee makin semangat lagi buat update novelnya.
______________@@@@@______________
NEXT EPISODE
Tanaka dan Mafuyu berangkat menuju tempat monster Nue berada,apa dengan mudahnya Tanaka membunuh Nue atau tidak,mari kita baca.
_______________&&&&&&_______________
Mitologi NUE
Nue (鵺) adalah makhluk mitologis dalam cerita rakyat Jepang. Ia dideskripsikan sebagai makhluk berkepala monyet,berutubuh tanuki (anjing rakun), berkaki macan, dan berekor ular.Menurut legenda, seekor nue dapat berubah bentuk menjadi awan hitam lalu terbang. Karena penampilannya,kadangkala ia disebut sebagai khimera Jepang.Nue dipercaya sebagai pembawa penyakit dan nasib buruk.
Menurut Riwayat Heike (平家物語
Heike monogatari ), Kaisar Konoe, salah satu Kaisar Jepang, jatuh sakit setelah bermimpi buruk setiap malam, dan awan hitam muncul pada jam dua subuh di atas Istana Kerajaan di Kyoto selama musim panas tahun 1153.
Menurut kisah, seorang samurai ,
Minamoto no Yorimasa memanjat atap tersebut di malam hari dan menembakkan panah ke arah awan, dan seekor nue yang sudah mati jatuh dari sana. Dipercaya bahwa Yorimasa menenggelamkan bangkai tersebut di
Laut Jepang.
Dalam cerita tambahan di versi lainnya, bangkai nue terapung sampai ke suatu
tanjung , dan penduduk lokal menguburkannya karena takut menerima kutukan. Gundukan tanah di dekat tanjung masih ada sampai kini dan diyakini sebagai kuburan yang dibuat bagi nue tersebut.
______________&&&&&&&______________
"Di sinikah tempatnya..." ucap Tanaka
Tempat Monster Nue berada tidak jauh dari kerjaan Alcatrous,tepatnya kurang lebih 50km dari sisi sebelah kanan kota.
"Benarkah tempatnya disini Tanaka??" tanya Mafuyu dengan sangat tidak yakin.
Pasalnya,mereka berada pada gunung berapi yang aktif,tidak menutup kemungkinan gunung berapi itu akan meletus.
Tanaka pun melihat lagi peta yang diberikan pihak Guild tersebut.
"Ahh...ternyata salah" ujar Tanaka dengan wajah yang santai.
"Hmm...," gumam Mafuyu dengan wajah kesal yang datar.
Ternyata Tanaka tadi melihat petanya terbalik dan sekarang posisi mereka berada pada sisi kiri kota,tempat dimana para slime tinggal.
"Yosh ayo kita berangkat!!" ucap Tanaka dengan sangat bersemangat.
"Ah-ahh ya...!!!" jawab Mafuyu dengan tubuhnya yang sudah lesu.
Tanaka dan Mafuyu pun menuju tempat tinggal Monster Nue itu.ketika di perjalanan,Tanaka berpikir untuk bisa membunuh monster Nue tersebut dengan usahanya sendiri tanpa di bantu oleh pedang tertajam yang ia punya.
tapi jika tidak bisa,dengan berat hati dia akan menggunakan Katananya untuk kedua kali.
Setelah cukup lama berjalan...
"Di sinikah tempatnya..." ucap Tanaka dengan nada serius namun terdengar datar.
"Huuhhh..." Mafuyu menghela nafas karna kelelahan.
"Yosh ayo Mafuyu!!,jangan lesu begitu" ucap Tanaka seperti orang yang tidak sabar menunggu kejutan.
"Yang bikin aku lelah begini siapa??," gumam Mafuyu dengan wajah datar.
"....??" tanya bingung Tanaka seperti orang bodoh.
"Ahh ya sudah lah,ayo kita lanjutkan perjalanan..." ucap Mafuyu.
Tanaka dan Mafuyu melanjutkan perjalanan mereka.suasan pada saat itu sedang hening tak bersuara,bunyi burung yang biasanya berkicauan di hutan,tapi hutan dekat jurang ini tidak mengeluarkan hawa keberadaan makhluk hidup sedikit pun.
Di sekeliling mereka bedua,terdapat tanaman liar yang berbahaya,bisa saja itu beracun jika terkena orang yang menyentuhnya. Setelah melewati tanaman beracun itu mereka melewati jalan yang dipenuhi bangkai-bangkai hewan yang sudah membusuk sekitar setengah bulan lamanya.
"Apakah ini akan baik-baik saja Tanaka??" tanya Mafuyu dengan wajah yang sangat khawatir akan keselamatan mereka.
"Tenang saja Mafuyu,selagi aku ada disisi mu,kamu akan baik-baik saja" jawab Tanaka dengan wajah bodohnya seraih mengacungkan jempolnya.
Wajah Mafuyu yang hendak memerah tidak jadi karna ekspresi Tanaka yang membosankan.
Dan setelah mereka melewati banyak perjalanan,akhirnya mereka sampai.
"Hah??,sebuah gua??" tanya bingung Tanaka.
"Mungkin monster Nue itu ada di dalam." ucap Mafuyu sambil menunjuk ke lubang gua itu.
"Ya sudah kamu yang jadi umpan Mafuyu" ucap Tanaka dengan santainya.
"Kenapa aku yang kamu jadikan umpan??!!" tanya Mafuyu dengan nada yang sedikit keras.
"Jadi maksudmu kamu menjadikan aku umpan supaya monster Nue itu keluar??" tanya Mafuyu.
"Yosh!!,betul sekali Mafuyu" jawab Tanaka.
"Baiklah kalau begitu,biar aku saja yang jadi umpan" kata Mafuyu.
Mafuyu berjalan ke dalam gua tanpa pikir panjang,dia yakin bahwa Tanaka tidak membiarkannya mati terbunuh oleh monster Nue.
"Hati-hati Mafuyu!!!" teriak Tanaka dari kejauhan.
"Oke!!" jawab Mafuyu.
Mafuyu menelusuri lorong-lorong gue itu,di temani sihir yang bisa membuat cahaya yang terang,tak ada 1 kegelapan pun yang masih terlindung dari cahaya yang terang tersebut.
Ketika berada di tengah-tengah perjalanan,Mafuyu di bingungkan dengan 2 jalan yang berbeda.
"Aku harus memilih jalan yang benar" ucap Mafuyu seraih memprediksi ke 2 jalan tersebut.
Mafuyu berpikir dan menggunakan instingnya supaya tidak salah pilih jalan.setelah membuat keputusan,Mafuyu memilih jalan kiri sebagai jalannya tanpa terkecuali.
Setelah beberapa lama berjalan...
Terlihat dari kejauhan sosok besar dibalik bayangan cahaya dengan suara yang besar,Mafuyu mencoba untuk mendekati bayangan besar itu.
*Tapp...tapp...
Suara langkah kaki Mafuyu.
*Krekkk!!!
Mafuyu tak sengaja menginjak tulang yang berada di depannya,dengan seketika bayangan besar itu mendekati Mafuyu.
*Greggrr...!!!
Suara hembusan nafas bayangan besar itu.
Bayangan besar itu semakin mendekat dan terlihat wajah Mafuyu sudah sangat cemas ketakutan. Setelah mendekat,bayangan hitam besar itu berubah menjadi sosok bermuka monyet dengan kaki seperti harimau yang tak lain adalah monster Nue.
Mafuyu dengan perlahan mengangkat kakinya dari pijakan tulang tersebut,namun monster Nue itu langsung mengaung dengan suara yang sangat besar,tulang yang berserakan disekitarnya terbang seperti ada yang memindahkannya.
*Tapp...tapp...!!!
Mafuyu langsung berlari dari hadapan monster Nue itu,kembali ke luar gua untuk menemui Tanaka.
Namun,monster Nue juga mengejarnya dengan kecepatan yang sangat cepat.
Monster Nue itu melompat dan mencoba untuk menerkam Mafuyu dengan cakar singanya,tetapi Mafuyu dengan refleks mengeluarkan Sihir apinya.
*FLAME INFERNO!!!
Ucap mafuyu dengan merafalkan sihirnya.
*Dasghhh!!!
Wajah monster Nue itu terkena serangan Mafuyu dan berhenti sebentar,Mafuyu melanjutkan larinya setelah melihat monster Nue itu terkena seranganya.
Namun beberapa saat kemudian,monster Nue itu mengejarnya lagi, tapi dengan kecepatan berlarinya yang semakin laju.
Mafuyu menambah kecepatannya pula,dan terlihat sudah cahaya terang dari depan yang tak lain cahaya dari luar gua.
Setelah melewati bibir gua itu terlihat Tanaka bersiap-siap untuk membunuh monster Nue itu.
"Tanaka!!,bersiaplah!!!" teriak Mafuyu dari kejauhan.
"Baiklah!!" ucap Tanaka dengan wajah yang sangat bersemangat.
Monster Nue itu semakin mendekat dengan Tanaka,Tanaka pun menarik sedikit senjatanya tersebut.
"Ini dia Tanaka!!!" ucap Mafuyu melewati Tanaka yang ada dihadapannya.
Tanaka menarik senjatanya dengan sangat cepat.
*Tlingghh!!!
Bersambung...
______________@@@@@______________
Mau tau kelanjutannya seperti apa??
Nantikan di chapter selanjutnya
Jangan lupa like komen dan share ke teman-teman kalian,follow dan beri rating cerita author jika kalian menganggap nya menarik
See you next time
Byee...bye...