
Happy reading
Enjoy....
_______________@@@@_______________
Cerita masih terus berlanjut.
Tanaka masih berbicara kepada ketua Guild.
"Kamu berasal dari negri mana??," tanya ketua Guild kepada Tanaka.
"Sebenarnya aku berasal dari dunia lain....." ucap Tanaka dengan nada yang santai.
"Apakah kau di panggil??," tanya ketua Guild yang kekar tersebut.
"Di panggil??," tanya juga Tanaka.
"Di dunia ini,ada 2 cara untuk bisa sampai ke sini,yang pertama adalah beringkarnasi,dan yang kedua adalah di panggil oleh penyihir gelap.
"Hmmm..." ucap tanaka sambil berpikir.
Setelah lama berbicara dengan ketua Guild....
"Apakah kau mau mendaftar menjadi petualang di sini??," tanya ketua Guild dengan badan yang kekar itu.
"Ah-ahh...iya..." jawab tanaka dengan sangat santai.
"Kalo begitu kau akan langsung naik ke rank S." ucap ketua Guild yang kekar.
"Ahh.....kalo itu aku mau dari Rank yang paling rendah saja,yaitu rank D." ucap tanaka dengan wajah santainya.
"Baiklah kalau itu mau mu." jawab ketua Guild dengan tubuh kekarnya.
Tiba-tiba......
*CLIIIINNNGGGG!!!!.....
Ada cahaya tiba-tiba muncul di tengah-tengah mereka berduduk.
Mereka berdua pun terkejut.
"Cahaya apa ini??!!!," tanya ketua Guild dengan sangat cemas.
"Aku pun tidak tau." jawab Tanaka dengan sangat terkejut.
Tiba-tiba keluar sebuah pedang katana jepang dan majalah por*o dari cahaya itu.
"Ah-ahh....ini """"__""""...." ucap Tanaka dengan wajah datarnya.
Tanaka pun langsung memegang pedang katana itu dan ketua Guild mengambil buku tersebut.
"Wahhh... Ah-ahh...sakit..." ucap Tanaka setelah mengusap pedang itu.
"Ternyata tajam sekali...." ucap Tanaka dengan sedikit senang.
"Waahhh!!!.....buku apa ini??!!," tanya ketua guild kepada Tanaka dengan menunjukan buku 18++ tersebut.
"Yahh....itu buku khusus orang dewasa hehe...." jawab Tanaka dengan sedikit tertawa dan juga sedikit kecewa.
"Sini aku pinjam sebentar," ucap tanaka melihat buku itu.
"Baiklah....." jawab ketua Guild itu dengan menyerahkan buku tersebut.
*Sreeeekkkkk.....
Suara buku terpotong.
"Aahhhhhh!!!!.....bukunya ...!!!." teriak ketua Guild dengan patah semangat.
"Benar-benar tajam...." ucap tanaka dengan wajah datar serta santainya.
"Pedang apa itu??," tanya ketua Guild kepada Tanaka.
"Ah-ahh.....ini cuma pedang biasa hehe...." jawab Tanaka dengan nada bicara sedikit bercanda.
"Tak mungkin itu pedang biasa..." ucap ketua Guild itu.
"Ohh....begitu..." jawab Ketua Guild.
"Yosh....,saatnya aku membeli peralatan petualang terlebih dahulu...." ucap Tanaka dengan sedikit semangat nadanya.
"Kalo tidak mau repot,aku ada seorang asissten untuk menemani mu berkeliling kota...." ucap ketua Guild kepada Tanaka.
"Ohhh.....tidak usah...,aku sudah punya kenalan di sini,dan tolong rahasiakan tentang tempat asal ku..." ucap tanaka dengan ekpresi seperti biasanya.
*Karakter Tanaka bertubuh lesu,mata seperti kurang tidur dengan rambut terbelah dua ditengah-tengahnya.
Kota Alcatrous,adalah salah satu kota di dunia fantasy tersebut,kota yang di bawah pimpinan kerajaan Alcatrous,dan raja saat ini yang memimpin adalah Raja Ayano Alcatrous.
Raja Ayano Alcatrous mengantikan ayahnya yang bernama,Raja Kyayano Alcatrous,Raja Ayano diberikan kepercayaan untuk memimpin sebuah kerajaan dan kota tersebut dari marabahaya.
Untuk saat ini aku sedang berada dipusat pasar kota ini di temani dengan gadis bertelinga lancip tersebut atau bisa di sebut Ras Elf.
"Ngomong-ngomong....kita belum kenalan..." ucap Tanaka dengan berjalan lesu membungkuk.
"Namaku adalah El-Mafuyu,El nama Ras ku dan Mafuyu nama panggilan ku." jawab Mafuyu dengan sedikit senyuman.
"Kalo kamu??...," tanya Mafuyu kepada Tanaka.
"Namaku Toujou Tanaka,Toujou nama keluarga ku dan Tanaka nama panggilan ku." jawab tanaka dengan membungkukan badan seperti orang mati.
"Ohh salam kenal..." ucap Mafuyu kepada Tanaka.
"Oke..." jawab tanaka.
"Ohh..ya..memangnya kau beneran dari dunia lain??.."
Tanaka yang tiba-tiba bungkuk langsung tegak badannya dan matanya yang seperti zombie tiba-tiba jadi mata sadis.
"Tolong jangan bicarakan masalah itu...." ucap Tanaka dengan santai tapi memperlihatkan matanya yang sadis.
PENGENALAN DUNIA FANTASY III
*Dewa memiliki bermacam-macam wujud, biasanya berwujud manusia atau
binatang . Mereka hidup abadi . Mereka memiliki kepribadian masing-masing. Mereka memiliki emosi, kecerdasan, seperti layaknya manusia. Beberapa fenomena alam seperti petir , hujan ,
banjir , badai, dan sebagainya, termasuk keajaiban adalah ciri khas mereka sebagai pengatur alam. Mereka dapat pula memberi hukuman kepada makhluk yang lebih rendah darinya. Beberapa dewa tidak memiliki kemahakuasaan penuh, sehingga mereka disembah dengan sederhana.
*Para makhluk supranatural yang menguasai unsur-unsur alam atau aspek-aspek tertentu dalam kehidupan manusia yang berjenis kelamin pria disebut "Dewa", sedangkan "Dewi" adalah sebutan untuk yang berjenis kelamin wanita.
Etimologi
Kata "dewa" dalam bahasa Indonesia berasal dari kata dewa atau daiwa ( bahasa Sanskerta ), yang berasal dari kata diw (bahasa India-Iran ), yang berasal dari kata deiwos atau deywos ( bahasa Proto-India-Eropa ), yang merupakan turunan dari kata diw atau
dyew yang bermakna "langit, surga, cahaya, atau bersinar". Kata dewa dalam
bahasa Inggris ( deity ) berasal dari deité ( bahasa Prancis Pertengahan ), yang berasal dari deus ( bahasa Latin ), yang berasal dari devos atau deiuos ( bahasa Latin Lama ), yang berasal dari deiwos ( bahasa Proto-Italia ), yang pada akhirnya memiliki akar serupa dengan kata "dewa" dalam bahasa Indonesia, yaitu kata diw atau dyew dalam bahasa Proto-India-Eropa. Kata dewa sama sekali tidak ada hubungannya dengan kata devil (iblis , setan ).
Istilah dewa diidentikkan sebagai makhluk suci yang berkuasa terhadap alam semesta. Meskipun pada aliran
politeisme menyebut adanya banyak
tuhan , tetapi dalam bahasa Indonesia , istilah yang dipakai adalah "dewa" (contoh: dewa Zeus , bukan tuhan Zeus ). Biasanya istilah dewa dipakai sebagai kata sandang untuk menyebut penguasa alam semesta yang jamak, bisa dibayangkan dan dilukiskan secara nyata, sedangkan istilah tuhan dipakai untuk penguasa alam semesta yang maha tunggal dan abstrak , tidak bisa dilukiskan, tidak bisa dibayangkan*.
kesimpulannya Dewa dan Dewi adalah makhluk tak kasat mata yang di percayai sebagai utusan tuhab bagi agama-agama tertentu,untuk yang tidak percaya jangan di salah gunakan pelajaran ini,karna Author tidak bertanggung jawab atas masalah yang kalian perbuat,author cuma memberi sedikit pelajaran walaupun masih banyak yang salah dalam episode kali ini.
"ini toko peralatan petualang tingkat atas." ucap Mafuyu kepada Tanaka dengan menunjukan tangannya ke toko tersebut.
______________@@@@@______________
Mau tau kelanjutannya seperti apa??
Nantikan di chapter ke 5 nya
Jangan lupa like komen dan share ke teman-teman kalian,follow dan beri rating cerita author jika kalian menganggap nya menarik
See you next time
Byee....bye....