Reality Life

Reality Life
Hidup



Yang pasti akan terjadi disekitar kita adalah perubahan.


Entah dari lingkungan, kawan, bahkan yang paling terdekatpun bisa berubah.


Kita perlu ingat


Bukan merekalah yang berubah, namun kita yang baru saja masuk kedalamnya.


Baru saja mengenalnya lebih jauh lagi.


Itulah mengapa terlihat berbeda.


Perubahan baik atau buruk tergantung kita menganggapnya seperti apa.


Namun keduanya adalah pilihan,


Pilihan setiap insan yang hidup.


Kan sudah punya pilihannya masing-masing


Kan sudah punya jalan nya masing-masing


Lantas mengapa masih repot-repot mengurus hidup orang lain?


Ada yang bilang tanda ia peduli,


Atau bahkan ingin tahu.


Sama saja,


Yang namanya mencampuri hidup orang ada yang menerima ada juga yang tidak.


Efeknya?


Jadi risih bertemu orang lain,


Canggung di keramaian.


Buruknya lagi,


Dibilang introvet dan sebagainya.


Tidak ada yang salah sebenarnya,


Hanya dari masing-masingnya kurang saling mengerti.


Setiap orang punya caranya sendiri untuk bercerita.


Jangan salahkan manusia yang berubah,


Barangkali ada sesuatu yang salah didalamnya mengapa tak bercermin dahulu sebelum menegurnya.


Tindakan, perkataan atau apapun itu mungkin saja penyebabnya.


Disengaja atau tidak introfeksi apa salahnya.


Sudahlah, egois tak perlu digunakan untuk mencari sebuah kehidupan.


Biarkan dirimu menjadi kamu yang apa adanya.


Lingkungan menerima atau tidak bukan masalah.


Setialah pada dirimu untuk tidak menjadi orang lain agar disukai.


Hidup bukan tentang seberapa banyak orang yang menyukaimu.


Bukan juga tentang seberapa terkenalnya kamu diantara mereka.


Namun


Tentang seberapa bergunanya kamu untuk orang lain


Dan seberapa banyak orang yang menghargai segala usahamu.


Kan sebaik-baiknya manusia adalah yang berguna untuk orang lain.


Jika bisa berusaha untuk berguna,


Popularitas untuk apa?


Hidup berguna sudah pasti orang tahu siapa kamu dan bagaimana kamu dengan sendirinya,


Buatlah hidupmu lebih elegan,


Yang bisa membantu dan berguna untuk orang lain misalnya.


Maka anggapan baik akan berdatangan pada hidupmu.


Percaya atau tidak, itu pilihan.


Hidup ya memang pilihan masing-masing.


ingin dikenal dengan cara bagaimanapun itu tetap pilihan.


Tahu? bahwa setiap yang kita peroleh atau perbuat selalu terselip balasan.


Kamu baik, orang lain pun akan begitu


pun sebaliknya.


Hidup memang pilihan masing-masing,


Tak lupa, ada cerita lain yang harus kita hargai.


Ada cerita lain yang ingin didengar kisahnya.


Terlalu berpatok dengan hidup sendiri juga kurang warna.


kurang ceritanya,


kurang juga pengalamannya.


Bandingkan dengan mereka-mereka yang rela mendengarkan, membantu dari cerita orang lain.


Bahkan ia bisa merasakan masalah, sedih atau bahagia walau bukan ia yang mengalaminya.


Ia bisa menyelesaikan masalah yang bahkan ia belum pernah merasakan langsung masalah tersebut.


Selain dikenal baik,


Berguna sudah pasti.


ia hanya perlu mendengar, memotivasi, atau membantu


entah melalui kata atau perbuatan.


percayalah, itu sangat membantu bagi orang yang sedang membutuhkan.


Buka lagi pikiranmu, juga hatimu.


Kalau belum bisa dikenal sebagai orang yang berguna,


jadilah orang yang baik,


jika belum cukup,


jadilah dirimu sendiri.


biar mereka mengenalmu seadanya kamu.


setialah pada dirimu,


Maka dirimu akan menunjukkan siapa kamu sebenarnya.


Yang paling peduli adalah dirimu sendiri,


Yang paling mengerti adalah dirimu sendiri.


Banggalah dengan apapun yang menurutmu benar dari setiap perbuatanmu.


maka yang mengenalmu saat itu,


mereka yang benar-benar menerima apa adanya dirimu


.


.


.


🍌🍌🍌