Rain Find Us Here

Rain Find Us Here
#6



Pukul 10.00.


Para siswa siswi keluar dari gedung sekolah lebih awal dikarenakan guru sedang rapat.


Aileen menuju ke parkiran mobil. Saat Aileen membuka mobil, Alva memanggilnya.


“Aileen” Alva berteriak memanggil Aileen.


Aileen berhenti dan menoleh ke asal suara.


“Alva?” Kata Aileen.


Alva menghampiri Aileen.


“Untung lu belum balik leen” kata Alva.


”Ada apa va?” Tanya Aileen.


”Barang lu ketinggalan dikelas” Alva memberikan barang Aileen kepadanya.


”Ouh iya, terimakasih ya.” kata Aileen sambil menerima barangnya.


”Gua duluan ya, lu balik naik apa?” Tanya Aileen lagi.


”Gua?… gua naik mobil, itu disebelah mobil lu adalah mobil gua” Alva menunjuk mobilnya.


”Ouh gitu, Oklah. Gua duluan. Bye va” ucap Aileen sambil memasuki mobilnya.


Aileen mengklakson Alva untuk menyapa atau berpamitan.


“Iya leen” kata Alva.


Alva pun ikut pulang ke rumahnya.



******


Dirumah Aileen.


“Aileen pulang” ucap Aileen.


”Anak mami yang cantik sudah pulang, tumben sekali pulang jam segini? Adik kamu aja belom pulang dari sekolah” Tanya Amanda.


”Karena guru sedang rapat mi, makanya Aileen pulang cepat” jawab Aileen.


”Kalau begitu Aileen mau ganti baju dulu” ucap Aileen sambil menuju kearah lift.


”Ouh begitu”.


”Leen… aileen” panggil Amanda.


”Yah sudah masuk kedalam lift, yaudah deh nanti aja kalau dia turun ke bawa” Amanda menuju ke dapur.


Kamar Aileen.


“Alva ternyata baik juga sama seperti almarhum, tapi apa Alva juga punya bakat seperti Axel?”.


”Ah! Mereka berdua memang kembar tapi mereka juga punya kelemahan dan kelebihan masing masing pada diri mereka” ucap Aileen tersenyum.


Aileen menuju ke kamar mandi untuk mengganti pakaian seragamnya.


15 menit kemudian. Aileen keluar dari kamar mandi.


“Segar sekali habis cuci muka, sekarang waktunya pakai suncream biar terlindungi dari sinar matahari di siang hari” kata Aileen.


Aileen menuju meja riasnya, mengambil suncream dan mengoleskan ke wajahnya dengan merata.


“Hm ajak siapa ya ke Starbucks? Apa gua ajak Alva aja? Gua kan ngga punya sahabat atau teman dekat. Yaudah deh ajak Alva aja siapa tau dia mau ke Starbucks bareng” kata Aileen.


Aileen mengechat Alva melalui Line.


“Alva, ini gua Aileen. To the point aja ya, lu mau ngga temani gua ke Starbucks sekalian jalan jalan gitu” Aileen mengirim pesan line ke Alva.


Ponsel Alva berbunyi, terdapat notip dari nomer yang belom ia save.


“Aileen?” Alva membacanya.


Kemudian Alva membalas pesan tersebut.


“Ok, kirim share lokasi Starbucks gua langsung otw kesana” balas Line Alva.


“Ok, Alva mau. Sekarang gua siap siap menuju ke sana” Aileen pun bersiap siap untuk menuju ke Starbucks.


Di lantai 1.


“Aileen” panggil Amanda.


Aileen terhenti langkahnya.


“Ada apa mi?” Tanya Aileen.


”Mau kemana lagi? Bukannya istirahat baru pulang dari sekolah” tanya amanda balik.


“Aileen mau minta izin sama mami, Aileen mau ke Starbucks bolehkan?” Kata Aileen.


”Ouh ke Starbucks…”.


”Sama siapa?” Tanya amanda.


”Sama Alva mi, itu loh kembarannya Axel” kata Aileen.


”Alva di Indonesia?” Amanda terkejut.


”Iya mi, kenapa mi?” Tanya Aileen heran.


”Ng… ngg.. ngga papa, yaudah berangkat sana jangan orang lain menunggu kamu” jawab amanda terbatah batah.


”Ouh Ok mi, Aileen berangkat. Bye mi” Aileen mencium pipi amanda lalu berangkat menuju starbucks.


Amanda kaget mendengar kata Alva.


“Syukurlah kalau Alva ke Indonesia itu bagus buat Aileen. Gua kasihan sama anakku yang sedih karena ditinggalkan Axel tapi dengan kehadiran Alva siapa tau sedihnya Aileen berkurang” batin amanda.


*******