
..."Tak ada yang tau bagaimana rencana Tuhan dalam menentukan takdir seseorang bukan?"...
Wilapun masuk ke kelasnya dan mengucapkan terima kasih pada Bu Ayumi karena diijinkan untuk pergi ke toilet tadi.
"Terima kasih, Bu" Ujar Wila pada Bu Ayumi.
"Iya sama-sama, kembali ke tempat dudukmu" Ucap Bu Ayumi cepat karena ingin melanjutkan materi yang sempat tertunda akibat kedatangan Wila.
"Baik Bu" Ujar Wila lagi kemudian berjalan menuju tempat duduknya.
Setelah Wila sampai di bangkunya, iapun mendudukkan bokongnya dan kembali menyimak materi yang dijelaskan oleh Bu Ayumi dengan muka yang masam. Dea yang merupakan teman sebangku Wilapun menyadari ada yang tak beres dengan sahabatnya itu. Deapun berinisiatif menanyai apa yang terjadi pada Wila hingga mukanya tertekuk seperti itu.
"Eh la, muka lo kenapa kusut begitu?" Tanya Dea sambil berbisik pada Wila agar tidak ketahuan oleh Bu Ayumi.
Wilapun menoleh sedikit pada Dea, lalu berkata tak kalah pelan "Nanti baru gue ceritain pas jam istirahat". Setelah berkata itu, Wilapun kembali fokus pada pelajaran Bu Ayumi.
Dea hanya mengangguk-anggukkan kepalanya dan juga kembali fokus pada pelajaran yang disampaikan Bu Ayumi.
Kringg... kringg.... kringg...
Bel istirahat berbunyi, saatnya siswa dan siswi beristirahat ke kantin untuk mengisi kebutuhan perut mereka.
Sama seperti murid lainnya, Wila dan Dea juga nampak berjalan menuju kantin untuk membeli makanan dan minuman untuk mengisi perut mereka yang sudah kelaparan. Sesampainya dikantin, Wila dan Dea mencari tempat duduk untuk mereka tempati. Setelah mendapat tempat duduk, Wilapun menawarkan diri untuk pergi memesan makanan dan minuman yang akan mereka santap nanti.
"De, lo mau pesen apa?" Tanya Wila menatap Dea.
"Mm, gue pesen bakso sama es teh aja" Jawab Dea sambil menatap balik pada Wila.
"Ok" Ujar Wila singkat dan berlalu dari hadapan Dea untuk pergi memesan makanan dan minuman.
Setelah menunggu beberapa saat, pesanan Wila dan Dea pun siap. Lalu Wilapun membawa makanan dan minumannya serta milik Dea ke meja tempat mereka makan. Namun di tengah perjalanan saat ia membawa nampan berisi pesanannya dan Dea, tiba-tiba ada seorang siswa laki-laki yang berdiri dihadapannya dan hampir saja Wila menabraknya jika saja ia tidak cepat menghentikan langkahnya sama seperti siswa laki-laki itu yang juga memberhentikan langkahnya.
"Duh hampir aja tumpah" Batin Wila lega sambil menatap nampan yang ia pegang itu.
Kemudian Wila mendongak untuk melihat siapa yang hampir menabraknya itu. Dan keterkejutan yang ia dapat, di hadapannya berdiri seorang yang ditemuinya beberapa jam lalu di toilet.
"Lo lagi lo lagi. Kenapa juga harus lo yang gue temuin. Gak ditoilet, gak dikantin ketemunya lo mulu" Bawel Wila sambil memutar bola matanya.
"Eh iya, ketemu lagi. Ternyata dunia itu sempit ya. Apa jangan-jangan kita jodoh dan ini adalah takdir yang sudah direncanakan Tuhan buat kita berdua" Ucap siswa laki-laki itu yang tak lain adalah Raga.
"Dih amit-amit gue jadi jodoh lo. Au ah gelap, minggir lo gue mau lewat" Ucap Wila tampak menyerah meladeni sikap Raga yang aneh itu.
"Silahkan lewat Wila Oktaviana Wijaya atau lebih gampang gue panggil sayang aja" Ucap Raga tersenyum menyeringai dan mengedipkan sebelah matanya sambil menyampingkan badannya seperti yang ia lakukan beberapa jam lalu pada Wila di toilet siswa perempuan.
"Dih nih orang gak jelas" Batin Wila memilih mengacuhkan Raga lalu berjalan menuju meja makannya.
Sesampainya Raga di meja tempat teman-temannya duduk, iapun juga duduk disebelah Rendy masih dengan senyam-senyum yang tidak jelas. Alex yang melihat tingkah aneh temannya itupun berkata "Lo kenapa Ga?" Tanya Alex pada Raga.
Perkataan Alex membuat teman-teman yang lain juga ikut menoleh pada Raga. Raga yang merasa diperhatikan oleh semua temannya itupun hanya menyengir tak jelas sambil berkata "Gak papa, cuman habis ketemu jodoh gue".
Alex dan anak-anak anggota Warrior lainnya yang mendengar itu hanya terheran-heran mendengar ucapan Raga.
"Gak salah denger nih gue. Lo punya jodoh? Gue kira lo bakal jomblo dunia akhirat" Ucap Randy sambil tertawa mengejek pada Raga diikuti anak-anak Warrior lainnya yang juga ikut tertawa akibat ledekan Randy.
Raga yang melihat semua temannya menertawainya itu pun mendengus sebal, lalu berkata "Lo doain gue jadi perjaka tua hah?!" Nyolot Raga membalas ejekan Randy.
"Eh eh ampun bos, bercanda doang kok suer" Balas Randy gelagapan sambil menyengir tanpa dosa.
Ragapun mendengus lagi dan memilih mengacuhkan teman-temannya lalu membalikkan badan dan menatap Wila yang asik menikmati santapan dihadapannya itu.
Ditengah kegiatannya yang asik menatap Wila, Rendy tiba-tiba bertanya pada Raga "Emang yang lo maksud jodoh itu siapa Ga?".
"Tuh" Ucap Raga sambil menunjukkan objek yang sedang mereka perbincangkan dengan tidak mengalihkan pandangannya.
Rendy dan anak-anak Warrior lainnya menengok kearah yang ditunjukkan oleh Raga, seketika mata mereka membulat dengan sempurna karena mengetahui objek yang sedari tadi Raga perhatikan itu.
"Jadi yang lo maksud jodoh itu si Wila? Most Wanted Girl disekolah ini?!" Seru Randy dengan tidak santai.
"Bawel lo ah ke emak-emak. Kalau iya kenapa?" Ucap Raga dengan santainya.
"Wah wah berani juga lo Ga. Yang gue denger yah, si Wila itu gak gampang buat dideketin. Banyak banget tuh yang deketin dia eh ujung-ujungnya ditolak juga kayak si Rio, kakak kelas kita itu. Dia juga nekat deketin Wila dan berakhir ditolak juga sama tuh cewek. Tapi Rio masih gencar deketin Wila terus padahal udah di tolak" Jelas Alex panjang lebar.
"Gak ada yang gak mungkin kan. Dicoba dulu baru tau hasilnya" Ujar Raga dengan tenang sambil menoleh pada Alex.
"Gue dukung lo bro. Semangat dan semoga berhasil" Ucap Alex sambil menepuk pundak Raga memberi semangat.
Raga hanya tersenyum tipis sambil menatap kembali ke arah Wila berada. Dilihatnya cewek itu sudah selesai dengan santapannya dan berlalu pergi meninggalkan kantin bersama temannya. Raga terus mengamati punggung Wila yang menjauh dari area kantin, iapun menyeringai sambil membatin "Gue yakin lo jodoh yang dititipin Tuhan buat gue, sampai bertemu dimasa-masa perjuangan gue buat dapetin lo, my bae".
To Be Continued.
Hola gaes, RAGAWILA update lagi :)
Nantikan kelanjutan cerita RAGAWILA gengs :)
Jangan lupa untuk membantu author dengan vote dan comment ya :)
See you :*