
matt beserta rombongannya sedang berjalan ke arah kantin tempat queen biasanya makan, sebenarnya matt malas karna dia kesal dengan suara cewe yang meneriaki dan menatapnya lapar.
tapi apa daya dia mendengar dari radit bahwa queen dengan di kantin bersama cowo berdua lagi, dengan gayanya yg akuh matt menatap sekeliling kantin menemukan queen.
"minggir" ucap matt tegas
"eh - ituuu kan masih banyak kursi kosong" ucap cowo itu takut, secara aura matt sangat seram *** senggol bacok
"gue mau disini, minggir!" tegas matt
"hai cantik" ucap radit
matt yg mendengar itu berdecak kesal menatap radit, dia ga trima ada yg muji queen nya selain dirinya, gimana nanti kalau queen jatuh cinta sama radit ga bisa di bayangin.
"hehehe sans dong"
"knp berdua aja?" tanya matt menatap queen
"celine lagi ada urusan katnya yaudah aku ke sini sendiri, gue ga bareng dia, dia aja yg duduk disini" ucap queen menjelaskan dia takut dengan mata matt yg menatap nya tajam
"lain kali kalau lagi sendiri hubungi gue atau yg lain, jgn sampai sendiri" ucap matt sembari menunjukkan anggotanya yg ikut
"beb gamau pesenin makanan sama aku? tanya radit menatap harap farhan
"lo aja males gue" ucap farhan cuek memainkan hp nya
"isss jdi cowo ga inisiatif banget sih, pacarnya laper juga" ucap radit cemberut
siapa pun yg melihat itu akan merasa lucu melihat tingkah radit, queen yg melihat itupun berbinar secara dia suka melihat radit mode manja kalau sedang dengan farhan.
"ihhh lucu banget sihh, kenapa kalian ga pacaran aja sih, gpp kok dunia udah modern juga" ucap queen excited
mereka yg mendengar itu serempak tertawa lain dengan matt dia merasa ga suka ketika dia berkata bahwa radit imut, dia ga mau queen memuji orang lain.
"anjing radit jadi uke dong ahahahha" goda andre
"ehhh sat enak aja gue itu seme maco, ganteng gagah gini jdi uke, seme lah" ucap radit dia ga trima jdi uke
"ih gpp cocok kok lo jadi uke nya farhan jdi semenya, farhan kan ganteng, tinggi gagah lagi" puji queen
Matt yg sedang minum pun tersedak ketika mendengar omongan queen yg mendukung radit dan farhan, mana di puji lagi
"gpp bro? tnya raden, matt menggeleng kan kepalanya
"masih ada kelas ga? tanya matt ke queen
"ga siap makan gue langsung pulang"
"gue antar"
"eh ga usah naik angkot aja gue"
"udah gpp queen, skalian pdkt ye kan bos" ucap salah satu anggotanya
"aciiieeeeee ehhheeemm bentar lagi bakalan ada pj nih" ucap radit
"tunggu di parkiran, gue ambil tas dulu" ucap matt berlalu sembari membayar makanan queen
"eh queen ntar kalo matt ajak jalan kabari ya, gue mau ngintil in kepo gue matt pacarannya gimna" ucap radit
"eh emg matt mau ngajak jln? tanya queen
"goblok malah di kasih tau" ucap raden mengeplak kepala radit
"aisssss sakit bego, beb kepala aku di pukul sakitttt" adu radit ke farhan
"sakit? tanya farhan sembari mengusap kepala radit, queen yg melihat itu lantas mengabadikan moment mreka, jiwa fujo nya seketika membara
"ga usah bucin lo berdua disini, enek gue lihat nya" ucap andre
"sirik aje lo jdi setan" ucap radit
"yaudah queen jln aja nanti matt nunggu lama" ucap raden
"oh iya gue duluan ya" pamit queen ke mereka
Sesampainya queen di parkiran dia sudah melihat matt berjalan ke arah motornya, dia menunjuk ke arah pohon menyuruh queen menunggu di bawah pohon aja biar ga panas
sesampainya matt di depan queen dia memberi helm yg dia sedia kn khusus untuk queen, dia mengulurkan tangannya membantu queen naik ke motor
"udah? tanya matt memastikan
"iya udah"
selama perjalanan queen dan matt tidak ada yang membuka percakapan, queen yg masih memikirkan ucapan radit yg mengatakan bahwa matt akan mengajak nya, dia gugup sekaligus senang
"sampai" ucap matt
"thanks yah"
"sabtu lo bebas ga? tanya matt
"bebas sih" ucap queen seneng, brarti radit tidak berbohong
"sabtu gue jemput yah"
"eh ok" ucap queen gugup
"yaudah gue balik dulu, di kost hati-hati jgn sembarangan buka pintu, kalau ada apa-apa telpon gue ga usah sungkan minta bantuan gue, sampai rumah nanti gue kabari" ucap matt
queen yg mendengar itu pun senang, matt perhatian dan itu kalimat terpanjang matt yg dia dengar.
"iya hati-hati ya" ucap queen tersenyum manis, matt yg melihat itu tanpa sadar mengelus rambut queen lembut sembari tersenyum lebar
"cantik" ucap matt
"eh _ makasih" ucap queen malu
"gue balik ya" queen hanya menganggukkan kepala sambil melambaikan tangan.