
saat ini queen dan celine sedang makan di kantin, suasana kantin masih sepi karna blm banyak mahasiswa yg ke kantin, ya gmn mau ke kantin biasanya di hari senin mahasiswa masuk pagi,,, dan ya queen lebih mementingkan perut laparnya dripada masuk kelas dmna dia dan celine sedang ada kelas pagi.
"line lo bawa duit kan? gue pesen bakso, somay, batagor, sama minumnya es jeruk aja, makasih" ucap queen sambil menunjuk gerobak jajanan tersebut. setelah dia memesan dia pun duduk manis ala putri kerajaan.
"eh bangsat,, lo kira gue pembantu lo? mana banyak lagi,, lo mau morotin gue lagi? modal dong" ucap celine dengan cemberut
"skali skali nyenengin temen line, ntar gw do'ain deh lo banyak duit truss" ucap queen sambil tersenyum manis
"ga usah sok cantik ajg, lo udah jelek makin jelek" ucap celine sembari menoyor kepala queen
"tungguin,, jgn genit lo" ucap celine berjalan kearah gerobak jajanan
"iya bebiehhhh aku tungguuuinnn kok,,, muaacchhhh" teriak queen gatau malu. Celine yg mendengar itu menggedikan badannya ngeri.
"nih pesanannya tuan ratu" ucap celine dengan drama
"terimakasih maidku, tidak sia sia aku memberimu uang" balas queen dengan drama juga, celine yg mendengar itu hanya menatap queen dengan tatapan tajam.
saat queen ingin menuangkan saos ke mangkoknya tiba-tiba seseorang merebut botol saos yg ada ditangannya membuat queen spontan melihat siapa orang tersebut.
Queen berdecak kesal saat dia tau siapa yg merebut saos dengan kesal dia merebut kembali botol saos itu kembali namun matt malah meletakkan di meja sebelah nya. queen ga ngerespon apapun dia kembali mengambil cabe yg ada di depannya tapi dia kalah cepat dengan matt yg sudah lebih dulu mengambil cabe tersebut.
"ngapain sih lo?" tanya kesal queen
matt yg tidak merespon queen membuatnya makin kesal, queen dengan cepat mengambil saos dan bakso itu langsung menuangkan ke mangkok baksonya, dengan cepat juga matt langsung mengambil saos sebelum saos itu kluar banyak ke mangkok queen.
"jgn banyak saos, ga sehat" ucap matt
"siapa yg bilang saos sehat?"
"ga ada"
"yaudah siniin ga enak kalo ga pedes"
"ga, lo makan ini!" ucap matt tegas dengan tatapan tajam
queen yg melihat wajah matt lebih menyeramkan dri dosen killer langsung memakan baksonya tanpa membumbui apapun, hanya saos dikit yg sempat dia rebut tadi. dia memakan baksonya tanpa memperdulikan seseorang yg terus menatap nya.
***
Saat ini queen sedang di kostnya dengan celine yg ikut karna alasan dia bosan di rumahnya ga ada siapa" ortunya kerja di luar negeri, kadang juga gue nginap di rumah celine.
"queen besok ke rumah gue ya pleaseee, besok juga kita ga ada kuliah" ucap celine memasang muka kasihan
"yaudah iya, kita skrng aja ke rumah lo biar besok puas mainnya" ucap queen
"yaudah kuy" ucap celine semngt
sesampai di rumah celine mereka di kagetkan dengan mobil sport hitam yg terparkir di depan rumah celine
"ortu lo udh balik line? tanya queen
" blom kok, ortu gue baliknya minggu depan"
"trus ini mobil siapa? lo mobil baru lagi? kapan lo beli kok gue ga di ajak, brapa harganya?" cerocos queen bertnya
"bukan gue elahhhh,, yaudah kita masuk dulu" ucap celine turun dri mobilnya.
"bi ada tamu ya?" teriak celine yg baru buka pintu
"ucap salam dulu celine, bilang asalamualaikum gituuu ga sopan banget masuk rumah org ga salam"
"gue Kristen btw" balas celine malas
"sejak kpn lo kristen?" goda queen dia senang melihat muka kesal sahabatnya itu karna menurut dia celine itu lucu
"emg lo sejak kpn juga pake salam asalamualaikum?" tanya celine kesal
"mon maap ni ye gue dari orok udh kristen"
"non ada den matt sedang berkunjung" ucap bi asih yg sejak kapan sudah di depan mreka,, mendengar nama yg bi asih ucap mambuat mreka berdua terdiam dan dengan adegan slow motion mreka berdua melihat lelaki yg di samping bi asih.
"ngapain lo kesini?" tanya queen
"gue yg tnya gitu" ucap matt
" eh ini tuh rumah sahabat gue, ya gue gpp lah kalo gue disini, lah lo siapa main datang ke rumah sahabat gue, lo mau maling ya?" cerocos queen tanpa henti
celine yg sudah gemes dengan tingkat sahabatnya itu langsung menoyor kepala queen dengan kuat, sembari menarik sahabatnya itu ke belakang nya.
"eh bg, kapan dtng? kok ga bilang celine kalo mau datang" tanya celine kepada matt
"tdi tante nelpon gue buat mastiin keadaan lo, HP lo ga bisa di hubungi"
" eh iya HP gue mati" ucap celine sembari memeriksa hp nya yg sudah mati
"non makanan sudah siap" ucap bi asih datang
"iya bi, makasih ya bi"
queen yg tidak sabar lagi untuk makan tanpa babibu dia langsung berlari ke meja makan tanpa izin kepada yg punya rumah. matt yg melihat itu tersenyum tipis sangat tipis hanya dia dan Tuhan yg tau.
"bi enakkk bangetttettt makanannn nyaa, kapan kapan bikinin buat queen ya" teriak queen keras
"siap non nanti bi masakin" balas teriak bi asih
"ga boleh ngomong kalau lagi mkn" ucap celine
"iya iya iya maap ga sengaja"
matt yg duduk di depan queen menatap tajam ke arah queen, sebenarnya dia hanya melihat queen tidak menatap tajam, tapi karena wajah matt yg seram dan tanpa ekspresi itu membuat orang jdi salah paham.
matt yg melihat queen yg makan lahap hanya geleng-geleng kepala dia berpikir bahwa queen jauh dari kata anggun.
"pelan aja mknnya" ucap matt sambil mengusap pinggir bibir queen yg kotor,,, queen terdiam dan mencerna apa yg barusan terjadi celine juga yg melihat itu tanpa sengaja menjatuhkan sendok yg dia pegang.
setelah menyadari apa yg matt lakukan dia pun langsung mengalihkan wajahnya ke arah lain karna tanpa sadar tangannya bergerak sendiri.
"ekheem oh iya queen jdi kan nginap di sini?" tanya celine mengalihkan pembicaraan
"iya jadi gue kasihan liat lo sendiri mulu, mana jomblo lagi"
"gue temenin, ga baik 2 gadis tinggal" ucap matt
"dih banyak pembantu bg, ada satpam juga" ucap celine
matt yg tidak merespon celine dia bangkit sembari menelpon seseorang
**
saat ini queen celine dan matt menonton drakor di ruang tamu, queen dan celine duduk di karpet tebal sedangkan matt di sofa dia tidak ingin bergabung karna dia mls mendengarkan jeritan kedua gadis itu ketika melihat oppa oppa korea nya itu.
sedang asik nya nonton mreka bertiga di kagetkan dengan suara bel.
"gue yg buka" ucap matt berdiri
"siapa? tanya queen kepada celine
" gatau gue"
"helllooooowwwww efribadihhhhh babang radit datang nichhh" ribut radit dengan hebohnya
"diam ah bg brisik" kesal celine
"eh kecebong babang tamvan dtng lo pada ga ada sambutan gitu"
"males" ucap queen lanjut nonton