
"bg raden mana?" tanya celine celingak celinguk melihat kearah belakang radit
"ntar lgi nyusul, mandiin doggie katanye" ucap radit berjalan ke arah queen dia ingin duduk di samping queen, sebelum itu terjadi matt lebih dulu menarik kerah baju radit dan mendorongnya ke arah sofa.
"kasar ihhh ga syukaaaa" ucap radit menggoda matt radit tau matt ada rasa sama queen
matt yg mendengar itu langsung berdecak kesal, dia duduk di samping radit sembari memerhatikan dua gadis di depannya lebih tepatnya dia lebih memerhatikan queen.
"bg radit bilangin dong sama bg raden nitip makanan, lapeerrr" melas queen kearah radit
matt yg mendengar itu pun langsung berdiri dan mengulurkan tangan kearah radit, radit yg menatap itupun menatap heran matt
"apa? tnya radit
" kunci motor"
"kmna lo? gue baru dateng main pigi aja" ucap radit sembari memberi kunci motor miliknya
"beli makanan, lo ikut gue" tunjuk matt ke arah queen
queen yg asik nonton ga memperhatikan matt yg sedang menunjuk dirinya, celine yg melihat itu langsung menoyor kepala queen agar temannya itu sadar
"adohhhhh apaan sih" ucap queen
"nohhh bg matt nungguin lo goblok" ucap celine nunjuk matt
"ngapain? tnya queen ke matt
"ikut gue, gue tunggu di luar" ucap matt kluar
queen yg melihat itu mengerutkan keningnya heran mksdnya apa
"yaelaaahhhh lo sono beli makanan sama matt" ucap radit kesal mendorong queen kluar
"kok gue sih, lagi seruuu flimnyaaa" males queen
"udah lo sono flimnya masih bisa nanti di tonton" dorong radit lagi
matt yg sudah menunggu di luar dengan motor radit melihat queen yg berjalan malas hanya tersenyum tipis, lucu pikirnya,,, secara queen memakai baju tdur, sendal hello kitty milik celine, kacamata bulat, rambut acak acakan, dan muka cemberutnya menambah kesan manis
"ayo" ucap matt sembari menurunkan standar motor
"iya iyaa sabar napa"
selama diperjalanan queen dan matt tidak ada yg memulai percakapan, queen yg diam dalam pikiran sedangkan matt asik melihat kaca spion yg mengarah ke arah queen sembari tersenyum tipis. selama 5 mnit perjalanan mreka pun berhenti didepan minimarket
"beli untuk stok besok juga" ucap matt
"beli banyak gpp kan? ucap queen tersenyum sumringah
" iya" ucap matt berjalan di samping queen
setelah selesai memilih makanan
"gue tunggu di kasir" ucap matt setelah dia pikir cukup untuk mreka
"iya duluan aja" ucap queen tanpa melihat matt, dia asik melihat lihat ramen mana yg akan dia beli, setelah selesai dia pun berjalan ke arah kasir dengan matt yg sudah menunggu nya
"totalnya 580k mas" ucap mba kasir
matt pun segera membayar dengan memberikan kartu debit miliknya, sedangkan queen yg mendengar harga makanan yg mreka beli merasa bersalah karena itu sudah terlalu banyak.
"sorry kayaknya kebanyakan deh" kata queen
"gpp, pulang" ucap matt membawa belanjaan mreka
"sini aku pegangin, nanti susah bawa motornya" ucap queen
"thanks" ucap matt memberi ke queen
sesampainya di rumah celine mereka sudah melihat raden sudah ikut nimbrung nonton dengan celine dan radit
"nih makanannya, per orang 200k bayar nya" ucap queen
"dih kok bayar" omel radit
"ehhh lo kira beli nih makanan pake daon" ucap queen
" Matthew " ucap queen polos menunjuk matt
"kalo uang matt gpp, selowwww ajee duit dia banyak jdi ga usah takut duitnye habiss oke" ucap radit
"tapi... kan"
"ga masalah" potong matt duduk di samping raden
"seriuss nih gpp? bisa di makan smua kan? ga perlu di bayarkan? tanya queen sumringah
" hm" ucap matt menahan diri dia gemes sendiri melihat queen yg bahagia hanya dengan makanan
pukul 23.40
matt yg melihat jam tersebut menghampiri 3 bocah yg sedang rebahan sembari menonton drakor mreka
"tidur" ucap matt
"bentar lagi nanggung ini 2 episode lagi bg" ucap celine
"iyaa nih bentar lagi matt lgi seru nih film detektif nya keren bat njir" ucap radit sembari memakan kripik ke empat nya itu.
"lanjut bsk, tdur!" ucap matt menatap tajam kearah mreka
"issshhh ngerti nanggung ga sih" kesal queen mendelikkan mata menatap matt
"ga"
"bentar lgi ya bg" ucap celine
matt pun berlalu duduk di sofa di samping raden yg asik main hp
"biarin aja besok juga mreka ga ada jadwal kuliah" ucap raden
"hm, gman perusahaan lo? tanya matt
fyi raden virendra sahabat matt yang memiliki tingkat kewarasan yg normal tidak seperti radit, memiliki wajah tampan manis, tinggi 178 cm, memiliki hobi balap mobil, memiliki banyak harta tapi tidak sebanyak milik matthew.
" udah gue atur, biasa ada sampah yg ingin bermain dengan gue" ucap raden tajam
"perlu bantuan? tnya matt
" ga usah bro, udah aman"
***
Pagi hari
"queen bangun" ucap celine menggoyang badan queen
"5 menit lagi"
"udah jam 10 ege"
iya mreka berdua tidur di depan TV, yg cowo tdur sembari duduk di sofa yg tidak jauh dari ruang nonton. mreka tidak ingin meninggalkan dua gadis itu di ruang tamu, terutama matt dia tidur sesudah semua teman nya tdur pulas.
"sarapan" ucap matt menghampiri mreka
queen yg masih mengumpulkan nyawanya tidak menjawab matt
ruang makan
"eh ke taman komplek kuy" ajak celine
"ngapain lo siang² gini ke taman ege" tanya radit
"emg siapa bilang skrng bambang, mksd gue ntar sore skalian lari² soree"
"ah maless gue" ucap queen
"kayaknya hidup lo di penuhi kata males deh" ucap radit
"sok tau"
"udahhh nanti sore kita smua ke taman skalian hirup udara segar" ucap raden