Queen Rainbow

Queen Rainbow
Prolog



Gadis dengan seragam putih-biru sedang berjalan santai di trotoar. Mata indahnya tak fokus dengan seseorang di depannya. Seorang lelaki dengan tudung hoodie yang menutupi kepalanya.


Bruk!


Gadis berseragam putih-biru itu menabrak laki-laki didepannya. Lelaki itu mundur beberapa langkah akibat tabrakan barusan. Gadis berseragam putih-biru itu mendongak melihat seseorang yang ditabraknya. Wajah tampan lelaki itu langsung menjadi objek pertama yang dilihatnya.


"Kalau jalan pakai mata bukan pakai dengkul!" sentak Lelaki itu.


"Maaf, Kak. Tadi Quera gak fokus," ujar gadis berseragam putih-biru—Quera.


"Maaf-maaf lo kira gue bakal nerima permintaan maaf lo, gitu," ujar lelaki itu sinis. Quera menelan salivanya susah payah.


"Sekali lagi Quera minta maaf, Kak." Laki-laki itu berdecih pelan mendengar penuturan gadis didepannya.


"Gue bukan tipe orang yang gampang maafin orang lain. Jadi, gue gak mau nerima maaf lo," ujar lelaki itu lagi. Quera menggembungkan pipinya kesal. Tangan Quera memegang tangan lelaki itu. "Maafin Quera, Kak. Quera gak sengaja sumpah," ujar Quera sambil mengangkat jari telunjuk dan tengahnya.


"Siapa nama lo?" tanya lelaki itu pada Quera. Dengan cepat Quera menjawab, "Queen Rainbow biasa dipanggil Quera."


Lelaki itu mengangguk-anggukan kepalanya sambil menjentikkan jarinya. "Nama lo aneh! Nanti kalau kita ketemu lagi, gue bakal kasih perhitungan buat lo," ujar lelaki itu kemudian melanjutkan jalannya.


Quera menganga tak percaya atas ucapan lelaki tadi. Quera mengusap-usap dadanya yang merasa jengkel dengan lelaki tadi. Dalam hati Quera berdoa agar tak dipertemukan lagi dengan lelaki itu.


"Ya Allah jauhkan Quera dari hambamu yang tadi," gumam Quera sambil menengadah. Kemudian Quera melanjutkan langkahnya.


TBC❤️


Baca kelanjutan kisahnya yuk!