
Misyha adalah seorang gadis yang tangguh dengan baju kaos hitam dan celana jeans. Ia mendapatkan kabar dari bundanya John bahwa John menolak tinggal di rumah yang begitu mewah dan menolak berkerja kembali di kantor. Misyha memutuskan untuk keapartement sahabatnya dan begitu kaget ketika melihat sisa darah bercucuran dengan begitu kental dan bau amis yang sangat menyengat. namun ia tidak menemukan seseorang di dalam ruangan tersebut. siapakah pemuda yang ia bunuh.
Tempat yang begitu seram dengan lampu yang gelap dan ruangan yang kosong bagaikan tidak berpenghuni. saat aku di dalam ruangan betapa kagetnya melihat sisa darah dan bau amis darah walaupun sudah dibersihkan. Aku datang ketika dia sedang lupa dan aku merasa selamat"
................................................
Hari yang begitu cerah sudah menungguku kembali beraktivitas. Aku menunggu bus menuju tempat John tinggal. Aku memberanikan menekan bel berharap ia todak ada di dalam
"Teng Tong" 2x
sepertinya sedang tidak ada di rumah.Aku memasukan kode tanggal lahirnya dan pintu berhasil terbuka.
Misyha melangkahkan kakinya dengan mengendap sambil memanggil John khawatir ia sedang tertidur di kamar, namun panggilannya tidak ada yang menggubris. Aku begitu kaget melihat isi ruangan kamar John dengan Foto foto manusia yang tertempel rapih dan tulisan beberapa orang di tembok dengan begitu jelas.
"Ini foto insyiur, foto polisi, Foto pengusaha" sambil membaca dan menelusuri satu persatu dengan tanggannya.
"Nama mereka semua siapa? dan mengapa ada beberapa nama yang belum tercoret"
Misyha melangkahkan menuju meja terdapat foto foto pembunuhan dengan mengenaskan dan namanya dibawah foto tersebut. pandangannya melihat salah satu buku cerita diary dan ia membawanya dalam tas. Misyha sangat penasaran dengan lemari yang ada di dekatnya dan langsung membukanya dan betapa kaget melihat seorang pria yang sudah sedikit terluka dan mulut yang di lakban dan badan terikat.
"Aaaaaaa, siapa kamu!! "
Tanpa pikir panjang ia langsung membuka ikatannya dan membuka lakban di mulutnya.
"Cepat tinggalkan tempat ini sebelum dia datang"
"Cepat!!! " perasaan khawatir
Misyha langsung melangkahkan kakinya hendak keluar ruangan tiba tiba pemilik rumah datang dan mereka sudah sangat ketakutan dengan sorotan mata yang tajam, sepertinya Ajal sudah di depan matanya.
"Siapa kalian berdua" John tajam
mereka semua saling lempar pandangan dan saat itu juga Pak polisi melarikan diri dan John mengejarnya dengan kecepatan sangat tinggi dan Misyha mengikuti dari belakang
Tunggulah aku akan mendapatkanmu wahai pemuda~John
John terus mengejar dengan melewati pasar dan tidak menghiraukan orang dan menabraknya orang yang menghalanginya, semakin lawannya lari semakin rasa ingin membunuh semakin tinggi hingga suatu ketika ia melihat lawannya tertabrak bus dengan laju yang sangat tinggi dan banyak orang mengkerumuninya termasuk John dan Misyha dari sudut yang berbeda
"Bagaimana ini, pemuda itu telah menewaskan dirinya di jalanan raya dan tinggal aku sendiri "
Misyha melangkahkan kakinya mundur dari kerumunan orang dan John melihatnya langsung mengejarnya dengan sangat cepat, Misyha memasuki Mall yang begitu banyak pengunjung dan ia memasuki tempat toko mas banyak wanita yang di sana.
10 menit kemudiaan ingatannya kembali lupa, dan ia begitu kaget mendapatkan dirinya di Mall. Ia memandang satu persatu wanita yang ada di Mall hingga pandangan jatuh di Misyha namun wanita tersebut pura pura menghiraukannya. ketika ia hendak mengambil foto Misyha langsung menghampiri John dengan biasa saja.
"John lest go" ucapnya mengajak keluar dari Mall
"Tunggu! mengapa kita seperti saling mengejar dan nafasmu pun sama denganku terenggah-enggah"
Misyha bingung menjawabnya dan melihat sekeliling untuk mencari jawaban yang tepat
"..........."