Princes Is Mine

Princes Is Mine
Uncover The Secrets



"Oh, haha itu hanya kebetulan"


Tak lama datang empat Pangeran masuk kedalam ruangan mereka berjalan dengan uraian rambut beterbangan seakan tertiup angin dan semua tatapan tertuju ke arah empat pangeran tersebut. Seluruh Putri yang berada dalam ruangan berdandan dan memperbaiki posisi duduk, tata rambut.


"Itu siapa? Putri Yiomi. Mengapa semua Putri seperti menyukai keempat Pangeran itu?." tanya Putri Khaning


"Emang kamu tidak tau?, itu Pangeran Han bersama ketiga sahabatnya. Pangeran Han sangat populer loh di kampus dia di kagumi banyak Putri, kita yang satu ruangan dengan keempat Pangeran ini sangat beruntung." jawab putri Yiomi


"Apanya yang tampan dari keempat Pangeran ini, muka saja kayak operasi plastik gitu, seandainya Aku tampakkan wajahku baru kita uji mereka" suara batin Putri Khaning


 


Keempat pangeran tersebut duduk di kursi mereka, kemudian datang Putri Chelse membawa sebuah bekal sarapan dan memperlihatkan isinya ke Pangeran Han.


 


"Pangeran ini bekal sarapan untukmu aku buat spesial untuk pangeran"


"Ehmm,,hmm ih soswetnya Putri Chelse sampai repot-repot gitu buat makanan spesial segala ke Pangeran Han" gombal pangeran In


Pangeran Han memandang putri Chelse dengan tatapan tajam, Putri Chelse yang melihat tatapan Pangeran Han seketika membuat pipinya memerah.


"Tidak usah. Terima kasih, aku sudah makan." Ucap Pangeran Han menolak dengan eksperesi dingin dan memalingkan pandanganya.


 


Semua Putri dan Pangeran yang berada dalam ruangan tertawa dengan menutup mulut mereka saat melihat Putri Chelse ditolak pemberiannya oleh Pangeran Han


 


"Ppfftt..., (menutup mulut) kasian Putri Chelse sini biar Aku aja yang makan lagi pula aku lapar nih," gombalan Pangeran In


Tidak berselang lama dosen datang, kemudian materi kuliah dimulai..


Beberapa jam berlalu kelas selesai hari ini, para Putri dan Pangeran keluar dari setiap ruangan.


Suara batin Putri Khaning 'Adduh gatal banget sih, bedak hitam ini hanya menyakiti kulitku' menggarut wajahnya


"Putri Dianra? aku duluan yah soalnya sopirku udah datang, dahh" ujar Putri Yiomi berlari dan melambaikan tangan ke Putri Dianra


"Kamu hati - hati" seru melambaikan tangan ke Putri Yiomi dan tersenyum


 


Beberapa saat Putri Khaning menunggu dan semua orang di kampus telah pulang kecuali pangeran Youl yang masih berada dalam ruangan dan sementara berjalan keluar, penjemput Putri Khaning datang, saat pangeran Youl berjalan untuk bergegas pulang ia melihat Putri Khaning yang di kelilingi banyak pengawal dan dua mobil mewah datang menjemputnya ia curiga dan mengikuti Putri.


 


"Tuan putri Khaning telah pulang?" tanya salah seorang pengawal pribadi Putri


"Iyah kita cepat-cepat pulang soalnya aku udah enggak tahan dengan bedak hitam ini, hanya merusak wajahku," keluh Putri Khaning menggarut wajahnya


"Baik Putri, mari biar saya yang bawa tasnya" kata Pengawal pribadi Putri sambil menundukkan kepala


Pintu mobil terbuka otomatis lalu Putri berjalan menuju mobil yan terparkir tepat didepan gerbang, kemudian naik ke mobil dan memasang headshet ketelinganya. Pintu mobil tertutup otomatis. Dua mobil yang menjemput putri berangkat dan meninggalkan kampus.


"Wah anggun banget tuh Putri cupu, kayaknya dia bukan dari kerajaan biasa dan bukannya tadi dia mengatakan bedak? Ada yang disembunyikan darinya, hmm..., Putri ini kayaknya sedikit menarik." ucap Pangeran sambil tersenyum.