Prince Without Crown

Prince Without Crown
episode 4 kekuatan yang bicara



disebuah ruangan di kekaisaran tepatnya di kamar pangeran ke3 terlihat sedang berbicara dengan seorang pria.


" bagaimana menurutmu pangeran ke 7 dengan berhasil nya rencana kita kekuatan kita akan semakin bertambah dan aku yakin pangeran pertama pasti akan memberikan kita hadiah " pangeran ke3 mulai menjelaskan rencananya kepada pangeran ke7.


.


..


...


sementara itu di kamar Zhao fan sedang berkultivasi dan mulai mempelajari tentang teknik jari kaisar dulu dikehidupan sebelum nya dia sudah mencapai tahap terakhir yaitu jari elemen sekarang dia hanya perlu melatih nya lagi.


' tok tok tok ' namun suara ketukan pintu membuat nya mengakhiri kultivasi nya.


" kakak ini aku boleh kah aku masuk " dari suaranya Zhao fan mengenalinya sebagai adik angkatnya yaitu putri selir kedua yaitu chu bijun.


" masuklah adik chu " setelah pintu terbuka chu bijun memasuki kamar.


" ada perlu apa adik chu menemui ku " dari yang dilihat Zhao fan putri chu ini sangat lah cantik memiliki warna rambut ungu muda yang panjang dipadukan dengan gaun yang serasi membuat nya begitu mempesona namun setelah dia bertanya kepada adiknya tiba tiba adiknya itu menangis dan memeluk nya dengan erat.


" ah adiknya chu apakah ada yang mengganggu mu cepat katakan padaku akan ku patahkan tangan mereka " tanya pangeran Zhao sambil melihat adiknya yang masih terus memeluk nya.


" bodoh kakak bodoh " mendengar adiknya mengupat padanya membuat ekspresi pangeran Zhao bingung.


" bukan kah tidak sopan mengatai seseorang didepan orang nya langsung adik kecil "


" kenapa kenapa kakak selalu membuat ku kuatir waktu aku mendengar tentang hilangnya kakak itu membuat ku hampir ma.."


sebelum putri chu menyelesaikan perkataannya pangeran terlebih dahulu memeluk nya dengan erat dan mengelus rambut adiknya dengan lembut.


" maafkan aku " putri chu tidak menjawab dia hanya menikmati perlakuan kakaknya sekarang,.jujur saja kedua kakak kandungnya tidak pernah memberikan perhatian mereka padanya kakak kandungnya hanya fokus mencari kekuatan dan menjilat para putra mahkota hanya kakak angkat nya pangeran Zhao yang bisa memberikan waktu lebih padanya .


" kakak aku mendengar kakak ke 7 akan mencari masalah dengan mu " mendengar ucapan adiknya dirinya tidak terlalu kuatir.


" sttt tenanglah tidak akan ada yang terjadi " ujar Zhao fan sambil terus memberikan kenyamanan kepada adik angkatnya beruntung dikehidupan yang sebelumnya dia memiliki banyak adik angkat dan secara kebetulan mereka semua perempuan.


Karena kenyamanan yang dia dapatkan akhirnya putri chu tertidur pulas dipelukan pangeran Zhao.


berjalan ke pintu keluar untuk membiarkan adiknya beristirahat namun setelah menutup pintu dengan hati hati agar tidak menimbulkan suara dia pun berbalik dan mendapati seseorang orang berdiri di depan nya yaitu kaisar ayahnya sendiri melihat ayahnya yang memandang nya dengan wajah penuh kecurigaan membuat nya tersenyum kecut.


" ayahanda kaisar aku bisa jelaskan " ucap Zhao fan sambil memberikan hormat pada ayahnya.


" jelaskan lah " pangeran Zhao fan pun mulai menjelaskan keadaan yang sebenarnya.


" hmm jadi begitu " ucap kaisar sambil mengelus janggut nya.


" jadi ada berita apa sampai ayahanda kaisar datang ke kamar saya "


" sebenarnya... " kaisar pun mulai menjelaskan kepada anaknya perihal ketidak setujuan beberapa pangeran tentang penugasannya sebagai tuan kota danau rembulan karena kondisi nya yang tidak sempurna.


mendengar ucapan ayahnya Zhao fan mulai memikirkan berbagai rencana.


" bagaimana kalo begini saja yang mulia kaisar saya menunggu pangeran ke 7 di arena kekaisaran biarkan kekuatan yang memutuskan siapa yang layak dan tidak layak " mendengar ucapan anaknya membuat kaisar terkejut dia sangat mengenal putranya satu ini yaitu dia tidak suka terhadap perkelahian tapi dia memang masih mengikuti latihan namun tidak segiat pangeran lainnya apakah putra nya menyembunyikan sesuatu.


" tapi pangeran Zhao kau harus tau kakak mu sekarang sudah berada di ranah jenderal perunggu tahap menengah sedangkan kau hanya di ranah prajurit perak awa.... " belum selesai kaisar menyelesaikan perkataannya sebuah aura mengerikan keluar dari tubuh pangeran Zhao., kaisar tidak bisa untuk tidak terkejut pangeran termuda di kekaisaran ini benar benar memiliki ranah jenderal perunggu tahap awal yang 3 bulan lalu masih ranah prajurit perak tahap awal bagaimana mungkin ini terjadi.


" putra ku kau " kaisar tidak bisa melanjutkan perkataannya pangeran kesepuluh ini benar benar memiliki kekuatan yang sama dengan pangeran ke dua.


" ayah saat aku menghilang itu bukan hanya kemalangan semata tapi juga merupakan sebuah berkah dan pelajaran anggap saja semua luka yang kuderita saat ini sebagai bayaran akan kekuatan ku " ucapan pangeran Zhao membuat kaisar menghela nafas namun sekarang dia menatap putra nya dengan tajam.


" apakah kau membangkitkan garis keturunan spesial anak ku "


" entah ini garis keturunan spesial atau bukan saya kurang terlalu paham yang mulia "


" hmm baiklah kembali lah beristirahat aku akan mengatur semuanya besok tapi ini hanya akan menjadi rahasia kita tentang kekuatan mu "


" baik ayahanda kaisar "


setelah kaisar menghilang senyum diwajah pangeran menghilang dan kembali ke wajah datar seperti biasanya.


" baiklah anak anak gila kekuasaan besok bersiap lah kuharap kalian dapat menghibur kaisar ini "