
1 bulan berlalu kini terlihat disebuah gua terlihat Zhou fan yang sudah menyembuhkan seluruh lukanya dia mendapatkan pengetahuan baru dari ingatannya.... sekarang dia berada di benua selatan kekuatan di dunia ini hampir sama dengan dunia nya dulu tapi penyebutan nya berbeda dulu disini tingkat kekuatan disebut dengan ranah prajurit
ranah jenderal
ranah raja
ranah kaisar
ranah saint
dan disetiap tingkat dibagi menjadi 3 bagian contoh nya prajurit perunggu , perak emas, dan dibagi lagi menjadi 3 bagian
prajurit perunggu tingkat : rendah, menengah , puncak .
dan dirinya sekarang berada di ranah prajurit perak awal .
" benar benar kualitas tubuh yang buruk pemilik tubuh ini dulu pasti hanya mengandalkan kekuatan luar untuk menaikkan ranah nya hmm apakah teknik ku dulu cocok untuk tubuh ini hmm coba saja dulu"
mengambil posisi lotus tubuh Zhou fan mulai tertutupi aura berwarna hitam setelah 3 hari semua aura dalam jarak 1 kilometer terserap masuk kedalam tubuh nya.
" hanya butuh tiga hari untuk mengaktifkan garis keturunan tubuh kaisar padahal dulu aku perlu satu bulan penuh untuk mengaktifkan nya... bahkan ranah ku naik menjadi prajurit perak tahap akhir apakah garis keturunan di dunia ini sama dengan kehidupan ku sebelumnya atau ada perbedaan dari ingatan yang kudapat ouh ternyata garis keturunan tubuh ini sebelumnya belum menghilang kita lihat garis keturunan macam apa yang dimiliki tubuh ini sebelumnya kuharap itu berhubungan dengan elemen ataupun jiwa " setelah bermeditasi cukup lama . setelah meditasi cukup lama tiba tiba Zhao fan membuka matanya dengan tatapan tidak percaya " garis keturunan binatang suci hydra "
keluar dari gua Zhao fan mulai menjelajahi hutan lebih dalam .
dan dia mendapatkan beberapa bahan obat kualitas rendah dan menengah namun tidak lama kemudian dia mendengar suara pertarungan.
bersembunyi di balik pohon Zhao fan melihat pertarungan antara ular kristal ungu melawan kalajengking ekor petir Zhao fan dapat melihat bahwa ular itu sedang melindungi sarang nya.
kedua hewan itu berada di ranah jenderal perak tahap menengah pertarungan yang dahsyat terjadi dimana kedua monster core itu sama sama terkena racun dari lawannya masing-masing setelah satu jam kedua hewan itu sama sama mati.
sementara Zhao fan yang melihat kedua hewan itu tidak bergerak mulai mendekati mereka dengan wajah yang sangat cerah.
" sepertinya keberuntungan berpihak pada ku"
karena Zhao fan tidak memiliki cincin ruang akhirnya dia hanya mengambil bagian yang penting dari tubuh kedua monster core itu.
Zhao fan mengambil kantung racun kedua monster itu dan cuga mengambil inti core yang berbentuk seukuran kepalan tangan yang berwarna ungu cerah.
" dengan bahan bahan yang aku kumpulkan seharusnya aku bisa menembus ranah jenderal perunggu dengan mudah mari kita lihat harta apa yang dilindungi oleh ular kristal ungu ini " Zhao fan mulai memasuki gua yang cukup besar.
didalam gua terdapat beberapa tanaman obat tingkat menengah kualitas rendah dan menengah ada beberapa juga yang hampir mencapai tingkat tinggi.
" hmm penyebutan bahan di dunia baru ini cukup berbeda "
dimulai dari
bahan obat bumi rendah, menengah , atas
obat langit
obat spritual
obat surga
pil disini juga berbeda
pil kelas 1 kualitas rendah, menengah,tinggi dan sempurna ( nadi pil )
pil kelas 2
pil kelas 3
pil kelas 4
pil kelas 5
pil kelas 6
pil kelas 7
pil kelas 8
setelah berjalan menyusuri gua dari kejauhan dia melihat kaki yang telah menjadi tulang.
" sepertinya mereka juga kulivator " melihat kearah tulang belulang yang membentuk bukit kecil itu dia melihat dengan teliti kearah tangan dan melihat cincin ruang yang membuat nya ingin tertawa dengan keras.
" hahahah seperti nya surga sangat menyayangi ku dengan ini aku akan bisa seratus persen menembus ranah jenderal emas dengan mudah hahahah " dia pun mulai bergegas mengambil semua cincin ruang yang ada setelah mengumpulkan semua nya total ada 300 cincin ruang hanya setengah yang memiliki cincin ruang padahal ada sekitar 600 mayat.
" mungkin aku bisa memakai teknik tinju kaisar setelah meningkatkan tubuh kaisar ku menjadi tubuh kaisar perunggu "
teknik tubuh kaisar dibagi menjadi 6 tingkat
- tubuh kaisar besi rendah menengah akhir
- tubuh kaisar perunggu
- tubuh kaisar perak
- tubuh kaisar emas
- tubuh kaisar giok
" ouh ternyata salah satu cincin ini memiliki tungku obat " mendapatkan julukan kaisar bela diri tidak membuat nya hanya belajar bela diri dia juga mempelajari tentang teknik Aray teknik alkemis pencapaian yang dimilikinya dulu juga tidak rendah.
" hmm apakah aku bisa membuat pil kelas 4dengan semua bahan ini " melihat tidak adanya bahan obat tingkat spritual dia hanya bisa membuat pil kelas 4 kualitas tinggi.
selain tungku obat hampir semua cincin ruang memiliki senjata didalamnya juga ada koin emas dan perak
" kalo ditotal aku memiliki 15 juta koin emas 20 juta koin perak dan 30 juta koin perunggu "
untuk nilai tukar 1 koin emas sama dengan 10 perak, 1 perak sama dengan 10 perunggu.
" yang tertinggi hanya 50 senjata tingkat langit dan sisanya 150 adalah tingkat bumi ..
baiklah saat nya untuk berlatih dengan keras "
.
..
sementara itu di kekaisaran.
" yang mulia ini sudah hampir 2 bulan apakah tidak ada petunjuk dengan hilangnya pangeran " selir lanting bertanya dengan cemas dan terlihat kondisi nya yang pucat dan Kurus siapapun yang melihatnya pasti akan menyangka selir lanting memiliki penyakit padahal dirinya hanya frustasi karena anaknya belum juga ditemukan.
" sebenarnya para prajurit menemukan beberapa petunjuk tapi itu mengarah ke pangeran aku tidak bisa memastikan "
.
..
..
setelah 2 bulan
didalam gua tubuh Zhao fan ditutupi aura hitam bercampur ungu gelap aura itu mulai memadat dan ' Bang ' Zhao fan berhasil menerobos ke ranah jenderal perak tahap akhir dan juga seni tubuh kaisar miliknya sudah berada di tingkat perunggu akhir .
dia sudah menggunakan setengah dari sumber daya yang ada .
" karena aku hanya memiliki satu tangan membuat ku tidak bisa meramu pil dengan baik sebelumnya aku yakin bisa membuat pil kelas 4 tapi nyatanya aku hanya bisa membuat pil kelas 3 " Zhao fan tersenyum pahit dengan keadaan yang menimpanya ini.
" hmm masih ada satu bulan setidaknya aku akan berusaha agar bisa menembus ranah jenderal emas awal aku juga akan memulai kembali teknik jari kaisar "
.
..
..
time skip 1bulan
di kekaisaran disebuah tempat tidur berbaring selir lanting yang mulai sakit sakitan setiap malam dia selalu menyebut nama pangeran.
" hmm bagaimana keadaannya tabib " kaisar yang berada di sebelah selir lanting bertanya kepada tabib yang baru memeriksa selir nya.
" keadaan selir lanting semakin menurun kaisar hamba akan menyiapkan ramuan agar kondisi nya menjadi lebih baik "
" aku percayakan padamu "
" hamba permisi "
.
..
...
dihutan para prajurit terus mencari keberadaan pangeran melalui petunjuk yang mereka dapatkan yaitu bekas darah yang ada di rumput.
tim pencarian yang dipimpin jenderal li mulai mendekati gua yang ditempati pangeran Zhao fan, Zhao fan yang sedang dalam pelatihan pun membuka matanya sekarang dia sedang mengokohkan pondasinya setelah menerobos ranah jenderal emas awal seminggu yang lalu merasakan kedatangan sekelompok orang dan memanggil namanya membuat Zhao fan mengakhiri kultivasi nya dan berjalan keluar gua.
jenderal li yang melihat gua juga merasakan ada orang yang mendekatinya dari dalam gua jenderal li pun memberhentikan pasukannya dan menatap mulut gua dengan tajam.
setelah mereka melihat seorang keluar dari mulut gua mereka tidak bisa tidak untuk terkejut mereka melihat seorang pemuda yang memiliki luka bakar di separuh wajahnya dan saat jubah nya tertiup angin jenderal li tidak bisa untuk tidak merasa kasian karena pemuda itu kehilangan lengan kirinya.
" lama tidak bertemu jenderal li "
" pangeran Zhao anda " jenderal li tidak bisa melanjutkan kata-katanya karena takut menyinggung pangeran.
" sebaiknya kita kembali ke kekaisaran dulu paman "
" baik pangeran semuanya kita kembali ke kekaisaran beritahukan kepada seluruh pasukan pencari bahwa pangeran berhasil ditemukan dalam keadaan selamat "
" siap jenderal " jenderal li pun memanggil hewan kontrak nya yaitu seekor burung bangau yang sangat besar .
.
..
..