
"Cepat Kalian semua masuk ke lift"
(Suara teriakan Drake diikuti oleh para murid dengan cepat.)
Mereka semua terlihat sangat antusias. Hingga akhirnya tibalah mereka pada satu ruangan yang sangat megah. Ruangan tersebut sangat besar dan lowong. Tidak terlalu banyak ornamen-ornamen di dalamnya, hanya ada pilar-pilar besar disetiap sudutnya.
Murid tahun pertama memasuki ruangan itu dengan rasa takjub di dalam hati mereka.
"Peacey! Apa rumahmu juga sebesar ini? Kalau Iya, lebih baik Kau dirumah saja hahahaha"
(Seorang murid berjubah hitam tiba-tiba seperti sedang menyindir Peacey.)
Peacey hanya diam dan memperhatikan murid itu.
Anak laki-laki itu melihat kearah Peacey dengan tatapan yang licik. Namun Peacey tetap tidak berbuat atau bicara apapun. Ia hanya menatap anak laki-laki itu dengan tatapan kosong.
Queenie yang melihat hal itu langsung menarik badan Peacey agar tidak melihat kearah anak laki-laki itu lagi.
"Aland Darga"
(Queenie berbisik pada Peacey.)
"Siapa dia?"
(Kata Peacey.)
"Golongan Peri Bangsa Api. Ayah nya salah satu pengikut... Emh.."
(Ketika sedang menjelaskan, Queenie tiba-tiba saja terdiam)
"Pengikut siapa? Mengapa Kau diam Queen?"
(Peacey jadi penasaran)
"Ah tidak tidak. Nanti Kau juga akan tau Peacey. Yang jelas Ia dari golongan peri ilmu hitam"
Queenie merasakan waktu yang belum tepat untuk memberi tau Peacey lebih jauh soal Aland. Mereka kemudian kembali dalam barisan murid-murid yang lain dan menunggu untuk diperkenalkan dengan para guru di Asrama Newgrange.
Di depan mata mereka sudah berjajar rapi guru-guru tersebut. Yang paling tengah terlihat paling tua, berambut putih panjang dan menggunakan mahkota berwarna perak. Ia juga selalu menggunakan tongkat untuk membantunya berjalan.
Kemudian Drake memberi salam kepada mereka dengan membungkukkan badannya.
"Baiklah semuanya. Selamat Datang di Asrama Newgrange"
(Kata Pria yang berambut putih itu)
"Kalian adalah murid-murid pilihan yang beruntung bisa masuk di asrama ini. Kami semua menyambut dengan hangat kehadiran kalian"
(Kemudian pria itu menyambut para murid)
Dan...
"BRUSSSSHHHHHHHHHHHHHH!"
Pria itu mengayunkan tongkatnya. Dan berubahlah seluruh isi ruangan ini. Penuh dengan meja makan yang panjang sekali, dilengkapi dengan makanan yang super mewah dan dalam porsi yang besar. Lampu gantung menyala-nyala dengan terang, sehingga membuat ruangan ini terlihat lebih hidup.
Seluruh murid bergembira. Mereka bertepuk tangan secara bersamaan saking takjubnya dengan pemandangan yang mereka lihat.
"PROKPROKPROKPROKPROK"
"Wow! ini keren! Wuhuuu!!"
(Gough tampak bergembira pula bersama murid-murid lain)
Begitupun Queenie dan Peacey.
"TOLONG PERHATIANNYA"
(Tiba-tiba suara Drake terdengar seperti memberi aba-aba dan membuat murid-murid itu serentak terdiam)
"BERI SALAM KEPADA KEPALA ASRAMA DAN BARISAN PARA GURU ASRAMA NEWGRANGE"
(Kemudian Drake memberi tanda kepada pria tua itu dengan membungkukkan badan nya kembali)
Para murid mengikuti sikap Drake.
Mereka tetap pada barisannya dan terlihat lebih hening karna saatnya memperkenalkan guru-guru di Asrama Newgrange.
Kemudian pria tua itu mengambil alih.
"Perhatian semuanya, Aku akan mengenalkan kepada kalian siapa saja guru-guru terbaik di asrama ini"
"Dan langsung saja, disebelah kanan ku, beliau adalah Kepala Sekolah Asrama Newgrange... Mrs. Merfyn Adita! Beri tepuk tangan!!"
(Pria itu memperkenalkan seorang wanita yang terlihat sudah sedikit tua namun tetap cantik dan memiliki mata yang berwana kebiruan)
"PROKPROKPROKPROK"
(Seluruh murid bertepuk tangan menyambutnya)
"Hallo Anak-Anak , Kalian bisa memanggilku dengan sebutan Mrs. Merfyn. Selamat Datang"
(Mrs. Merfyn terlihat ramah menyapa mereka)
Kemudian pria itu melanjutkan perkenalannya.
"Yang berikutnya adalah Kepala Bagian Whitehouse (Peri Ilmu Putih) , Aku perkenalkan kepada kalian Mr. Avery Numpin! Beri tepuk tangan!!"
(Mr. Avery Numpin terlihat lebih muda, Ia memiliki senyum yang lebar dan juga terlihat sangat ramah)
"Hallo semua! Senang berjumpa dengan kalian. Kalian bisa memanggilku dengan sebutan Mr. Numpin!"
(Mr. Numpin kemudian menunjukkan senyumannya lagi)
"PROKPROKPROKPROKPROK"
(Suara tepuk tangan murid masih terdengar)
Lalu pria tua itu melanjutkan lagi
"Mari berpindah ke sisi kiri. Tepat disebelah kiri ku, hmh.. siapa dia? hahaha"
(Pria itu sedikit bercanda)
"Hahahahaha"
(Diikuti dengan tertawanya seluruh guru dan para murid)
"Perkenalkan anak-anak! Ia adalah Mr. Genrald! Beri tepuk tangan!!"
(Ucap pria itu saat memperkenalkan Mr. Genrald)
"PROKPROKPROKPROK"
(Seluruh murid bertepuk tangan lebih kencang)
"Ah. Ada apa?"
Ia tampak bingung melihat para murid yang lebih bersemangat ketika Ia memperkenalkan Mr. Genrald.
"Kalian sudah mengenal Mr. Genrald sebelumnya?"
(Tanya nya lagi)
"Sudaaaaaah"
(Para murid menjawabnya serentak)
Mr.Genrald memang sudah mondar-mandir sejak masih di kapal. Tidak lupa Ia juga memberikan Cokelat dan Permen peri kepada semua murid.
"Mr. Genrald?"
(Pria tua itu terlihat sedang berbisik kepada Mr. Genrald)
"Apa Kau melakukannya lagi?"
(Tanya pria itu pada Mr. Genrald)
"Ah. Haha. Kau tau, itu hal yang sangat menyenangkan. Bisa bertemu dengan murid-murid. Hehehe"
(Mr. Genrald rupanya tidak meminta izin untuk berada di dalam kapal. Ia terlihat sedang menjelaskan perbuatannya?
"Kau ini. Apa tidak bisa menunggu saja?"
(Pria tua itu terlihat bingung dengan tingkah Mr. Genrald)
Mr. Genrald hanya tersenyum dan akhirnya memperkenalkan diri.
"Hallo semua! Panggil saja Aku Genrald. Panggilan dengan Mr. hanya menambahku terasa lebih tua. Hahaha. Senang berjumpa dengan kalian!"
(Mr. Genrald ini pandai dalam hal kucing-kucingan dengan Kepala Yayasan Asrama Newgrange, mereka tampak dekat.
"Ya! Sudah. Sudah! Mari kita lanjutkan"
(Kemudian pria tua itu kembali melanjutkan perkenalan guru-guru asrama negrange)
Sisa satu guru yang belum diperkenalkan. Guru yang satu-satunya berwajah dingin. Tidak ada senyum sedikitpun.
"Untuk yang terkahir, Aku akan memperkenalkan kalian kepada Kepala Bagian Blackhouse (Peri Ilmu Hitam) , Professor Devian Marcos! Beri tepuk tangan yang meriah!"
(Professor itu kemudian maju kedepan, mendekat kearah para murid)
"PROKPROKPROKPROK"
(Para murid memberi tepukan yang diiringi dengan raut wajah ketakutan)
Raut wajah Professor Marcos sangat tidak nyaman untuk dilihat. Dingin. Tidak ramah.
Profesor Marcos kemudian memberi senyuman tipis kepada para murid lalu kembali lagi ketempatnya.
Para murid hanya diam. Mereka sepertinya benar-benar ketakutan.
Kecuali satu orang, yaitu Aland Darga.
"Hallo Professor Marcos, lama tidak bertemu denganmu"
(Aland tiba-tiba menyapa Professor Marcos)
Semua terdiam melihatnya.
"Apa Kau sudah tau, Peacey Dover sudah berada di tengah-tengah kita"
(Kemudian Aland memasang wajah liciknya)
"Apaaaaa? Peacey Dover?"
(Kata murid yang lain)
"Peacey Dover katanya? Yang benar saja? Dimana dia?"
(Kata murid yang lain)
Suasana menjadi ribut dan kalang kabut akibat mendengar nama Peacey disebut oleh Aland.
Tidak hanya murid, para guru pun terlihat bingung. Mereka saling bertanya tentang keberadaan Peacey.
"HARAP PERHATIAAAAAN"
(Pria tua itu menghentakkan tongkatnya ketanah sebanyak 3x)
Siapa sangka, ternyata hal itu membuat kebisingan dan situasi yang kalang kabut ini bisa mereda seketika.
Mereka semua terdiam dan memperhatikan pria tua itu.
"Aland Darga. Jaga bicaramu! Jangan bawa hal-hal yang sifatnya belum pasti kesini"
(Pria tua itu terlihat menyalahkan Aland)
"Kau tidak percaya padaku?"
(Aland seperti melawan)
Kemudian Aland berjalan kedepan barisan.
"HAI PEACEY! Jangan bersembunyi! Majulah kedepan dan berikan salam selamat datang kepada Tuan Aaric! Cepat!"
(Aland memanggil Peacey)
Rupanya pria tua itu bernama Aaric. Aaric Padrig. Seorang peri tua dari bangsa Haylu.
Para murid menunggu untuk melihat Peacey maju kedepan. Mereka belum mengetahui Peacey ada diantara mereka.
"KAU INI BENAR-BENAR TIDAK SOPAN ALAND!"
(Tuan Aaric marah dan sudah mengakat tongkatnya dan mengarahkannya pada Aland)
"TUNGGU!"
(Tiba-tiba suara Peacey terdengar dari kerumunan para murid tahun pertama)
Wajah Drake tampak khawatir ketika mendengar suara adiknya.
Tuan Aaric pun seketika menurunkan tongkatnya kembali.
"AKU DISINI! AKU PEACEY DOVER!"
(Peacey dengan lantang berteriak)
❣
Hai, bagaimana dengan episode baru yang berjudul "aku, peacey dover!" ini? Ditunggu kritik dan saran yang membangun nya yaaa! Dan jangan lupa juga buat klik LIKE nya. Happy Readingg, Terimakashii❣