
"KLEK"
(Suara dari pintu ruangan memecah obrolan Peacey dan Gough)
Pintu pun terbuka
Berdiri seorang murid perempuan yang ternyata satu ruangan dengan Peacey dan Gough di kapal itu
Ia terlihat begitu cantik
Rambutnya hitam, panjang, dan lurus
Cara berpakaian nya pun sangat menarik untuk dipandang mata
Hanya saja, iya terlihat agak judes
Judes atau lebih tepatnya, tegas mungkin
Tanpa sadar, Gough sudah terpana dengan kecantikan murid perempuan itu
Dan kemudian, sang murid perempuan itu masuk dan menyimpan kopernya bersamaan dengan koper Peacey dan Gough
Lalu Ia duduk di sebelah Peacey
"Hai. Aku Queenie Oswald"
(Queenie mengulurkan tangan nya ke arah Peacey)
Tangan Queenie malah disamber oleh Gough
Sambil gemetar Gough juga memperkenalkan diri
"Aku. Aku Gough. Gough Humphey"
(Gough dan Queenie berjabatan, seolah-olah tidak akan dilepas oleh Gough)
"Oh. Hahaha. Baiklah"
(Lalu Queenie segera melepas tangan nya dari genggaman Gough)
Queenie menghela napasnya
"Kalo kau?"
(Dengan nada bicara yang sedikit gengsi, Queenie bertanya pada Peacey)
"Aku, Aku Peacey...."
(Peacey baru saja ingin memperkenal kan diri nya)
Kemudian...
"Peacey Dover. Ya. Dia Peacey Dover"
(Tetiba Gough yang menjawab pertanyaan Queenie)
Wajah Queenie berubah
Ia terkejut mendengar nama itu
Reaksi yang sama dengan yang sudah-sudah
"Kau Peacey Dover?"
(Queenie masih kaget)
"Oke. Aku gak nyangka bakal ketemu kamu akhirnya"
(Queenie berubah ramah)
Peacey hanya terdiam, bingung
"Sebenarnya ada apa dengan kalian? Kenapa setelah mendengar namaku kalian seperti tidak asing denganku?"
(Peacey akhirnya menanyakan hal yang dari tadi sudah membuatnya sangat penasaran)
Queenie beranjak dari kursinya
"Siap-siap Peacey, kehidupan asli mu akan segera dimulai"
(Kemudian Queenie membuka pintu ruangan)
"Tunggu. Kau mau kemana?"
(Gough merasa omongan Queenie perlu di jelaskan, tapi Queenie malah pergi)
"Aku ingin cari permen dan coklat. Aku dengar permen dan coklat disini sangat menarik. Aku ingin mencobanya. Ada yang mau? "
(Queenie menawarkan jajanan bangsa peri kepada kedua teman baru nya itu)
"Queenie, tunggu. Tapi kau perlu menjelaskan maksud omongan mu tadi"
(Peacey yang semakin bingung, hanya berharap pada Queenie yang sepertinya akan membantu segala pertanyaan di kepalanya)
"Tenang Peacey Dover, kita teman kan? Waktu kita masih panjang"
(Queenie hanya mengedipkan mata dan berlalu pergi)
Wajah Peacey berubah lega
Lain hal dengan Gough
Gough masih melamun dengan rasa terpana nya pada Queenie
"Dia cantik Peace"
(Kata Gough)
Peacey hanya tersenyum
"Ya. Dia memang cantik"
(Kata Peacey dalam hatinya)
-
Peacey dan Gough terlibat obrolan seru
Mereka saling bercerita tentang dari mana mereka berasal
"Kau bahkan tidak tau kalau kau sangat terkenal diantara bangsa peri?
(Gough bertanya pada Peacey)
"Emh.Emh"
(Peacey hanya menggelengkan kepalanya)
"Aish. Bahkan bekas lukamu saja sudah melegenda"
(Gough menambahkan)
"Melegenda?"
(Peacey semakin bingung dan penasaran)
"Tolong ceritakan kepadaku Gough"
(Peacey tidak mampu lagi menahan rasa penasarannya)
-
"KLEK"
(Suara pintu terbuka lagi)
Rupanya Queenie telah kembali dari mencari cokelat dan permen
"Hai. Aku kembali"
(Queenie menyapa kedua temannya)
"Sudahlah Peacey, nanti juga kau akan tau. Kau masih penasaran aja"
(Queenie seolah mendengar pembicaraan Peacey dan Gough)
Peacey mengangguk
"Apa yang kau bawa?"
(Kemudian Gough melihat apa yang dibawa Queenie)
"Bangsa Peri memang menakjubkan. Lihat apa yang kubawa"
(Queenie memperlihatkan cokelat dan permen yang dibawanya)
"Wow, sepertinya enak"
(Gough dengan cepat memgambil cokelat dan permen yang ada di tangan Queenie)
"Hentikan Gough. Kau ini tidak tau sopan santun ya?"
(Queenie malah memarahi tingkah Gough)
Peacey tertawa melihat Gough dan Queenie
"Permen dan Cokelat ini gak sembarangan"
(Dengan nada kesal, Queenie mulai menjelaskan)
"Kalau yang pernah aku dengar, jika kita makan cokelat ini, bisa memperlihatkan rasa kekhawatiran kita akan suatu hal. Nah, untuk meredakan nya makan permen ini. Karna ini permen pembawa mood"
(Queenie masih menjelaskan)
(Gough mengambil cokelat itu lalu memakan nya)
Lalu mereka melihat reaksinya bersama-sama
Tetiba ada suara ketukan di ruangan mereka
Suara itu terdengar sangat keras dan berulang
"TOKTOK TOKTOK"
Kemudian mereka melihat kearah pintu
Dan ternyata munculah sosok seperti Ibunya Gough yang membawa sapu, ingin menyambar Gough dengan omelan
Mereka semua kaget
"Ibuuuuuuuu?????"
(Gough berubah ketakutan)
"Kamu dengar Ibu kan? Jangan macem-macem selama kamu di asrama. Dengar Ibu kan Gough? Dengar kan??"
(Sosok Ibunya Gough itu kemudian ingin memukul Gough dengan sapunya)
Kemudian..
Gough mengambil permen di tangan Queenie lalu memakan nya
Dan...
"BRUSH!"
Sosok Ibunya Gough hilang begitu saja
Mereka terdiam sesaat
Kemudian mereka saling bertatapan
"Wow. Selamat kau Gough. Sekarang giliranku!"
(Queenie mulai membuka plastik coklatnya lalu memakan nya)
Mereka saling bertatapan menunggu reaksi dari cokelat itu
Dan tiba-tiba..
Kapal yang mereka tumpangi mulai berguncang seperti terkena gempa
"Kalian merasakan itu?"
(Gough menanyakan kepada kedua teman nya)
Peacey dan Queenie hanya mengangguk
Mereka mulai panik
Guncangan nya semakin kencang
"Arrrrrghhhhhhhhhh!"
(Queenie berteriak kencang sekali sambil menutup telinganya)
"Arrrghhhhhhhh! Arrrrrghhhhh!"
(Queenie terus berteriak)
"Cepat makan permen nya Queenie! Cepat!"
(Peacey mulai khawatir akan terjadi sesuatu pada kapalnya)
Queenie memilih permen berwarna merah
Dan kemudian...
"NGIK. NGIK."
Perlahan guncangan dikapal berkurang dan sampai akhirnya berhenti
Mereka bertiga terengah-engah dan menghela nafas
"Kau, takut naik kapal ini Queen?"
(Gough menanyakan pada Queenie soal kekhawatiran yang Queenie rasakan)
"Tidak"
(Queenie masih terengah-engah)
"Lalu apa?"
(Gough bertanya lagi)
"Aku hanya pernah alami gempa yang sangat menakutkan bagiku, saat itu aku masih kecil"
(Queenie berusaha untuk menjelaskan)
"Sudah, sudah. Kita sekarang pun masih kecil Queen. Apa maksudmu?"
(Peacey berusaha untuk mencairkan suasana dengan bergurau)
Mereka pun tertawa lega
"Sekarang giliranmu Peace"
(Gough mengambilkan cokelat untuk Peacey, kemudian Peacey memakan nya)
Lagi-lagi mereka menunggu reaksinya
"Sudah hampir semenit, apa kau tidak ada yang dikhawatirkan Peace?"
(Queenie dan Gough heran)
Tanpa mereka sadari, langit di luar jendela menjadi gelap
Kemudian semakin gelap
Dan semakin gelap
Jendela mereka tiba-tiba membeku
Es muncul dan mengumpul di pinggir-pinggir jendela
Udara di sekitar menjadi dingin
Semakin dingin
Dan semakin dingin
Queenie dan Gough mulai merasa kedinginan
Rambut mereka tetiba ikut membeku
"Peaceeeee, sebelum semua nya membeku, Peaceeee'
(Queenie dan Gough panik)
"Cepat makan permen nya, ambil yang mana saja. Cepat Peace"
(Gough mencoba memberikan permen untuk Peacey, tapi tangan nya pun mulai membeku)
Peacey terpaku sejenak
Ia bingung
Apa ini?
Aku sangat asing dengan rasa ini
-
Es semakin menumpuk di sekitar ruangan
Queenie dan Gough pun hampir membeku seluruh badan
"Peace, apalagi yang kau tunggu, cepat ambil permen nya dan makanlah!!"
(Gough mulai kesal)
Kemudian Peacey sadar dan langsung mengambil permen nya
Seketika...
"BRUUUUUUSSHHHHHHHHH"
Semua es yang menyelimuti ruangan itu pun cair menjadi air
Queenie dan Gough kuyup seperti baru terjun ke air
"Ya ampun Peace. Apa yang kau khawatirkan sih? Kenapa jadi seperti ini?"
(Queenie bertanya pada Peacey sambil menepuk nepuk tubuhnya agar kering)
"Sia-sia saja kau menepuk-nepuk tubuhmu dengan cara seperti itu. Apa kau pikir akan kering?"
(Gough masih kesal dengan ulah Peacey)
"Aku akan mengambil handuk lalu berganti baju"
(Gough akhirnya pergi ke toilet untuk berganti baju)
...