Peacey Dover and The Fairy Kingdom

Peacey Dover and The Fairy Kingdom
fairy chocolate candy pt.2



Peacey terdiam


Peacey memikirkan apa yang barusan terjadi


"Apa sebenarnya hal yang aku khawatirkan?"


(Peacey bertanya dalam hati)


Hingga akhirnya Peacey pun menanyakan hal tersebut pada Queenie


Peacey melihat, sepertinya Queenie banyak mengetahui dunia peri


"Queenie, ada apa sebenarnya denganku?"


(Peacey mencoba menanyakan nya pada Queenie)


Queenie masih menepuk-nepuk badannya yang basah


Queenie terdiam setelah mendengar pertanyaan itu


Lalu Queenie menoleh pada Peacey dan melihatnya dalam-dalam


Kemudian Queenie mencoba untuk menyentuh wajah Peacey


Tidak ada perlawanan sedikit pun dari Peacey


Dan tetiba masuklah Queenie kedalam memori alam bawah sadar Peacey


Queenie melihat seorang wanita cantik yang sedang menangis bersama dengan bayi nya


"Peacey sayang, ini adalah hadiah untuk mu. Maaf Ibu hanya bisa meninggalkan ini padamu. Tolong jaga dirimu Peacey. Jagaaaa dirimuuuuu........."


(Wanita itu tampak sedih, seperti ingin meninggalkan bayi nya selama-lamanya)


Kemudian wanita itu mengayunkan tongkat sihirnya ke arah tangan bayi yang bersamanya itu


Dan kemudian timbul cahaya yang sangat terang bersamaan dengan meninggalnya wanita itu


Tongkat sihir wanita itu pun patah hingga berkeping-keping


Bayi itu hanya menangis di atas kasurnya


Kemudian..


"SHHHHHHHHHHHHHTTTT"


Queenie pun kembali ke alam sadarnya


Queenie bingung, apa sebenarnya yang Ia lihat tadi?


Peacey yang terlihat makin penasaran berusaha untuk menanyakannya kepada Queenie


Queenie masih setengah sadar


Queenie hanya terpaku dan berusaha mengetahui apa yang barusan Ia lihat


"Queenie, apa yang kau lakukan barusan? Apa kau bisa melihat sesuatu? Tolong katakan padaku Queenie. Tolong.."


(Peacey memohon pada Queenie)


Queenie menghela nafasnya..


"Peace, siapa wanita itu?"


(Queenie bertanya balik pada Peacey)


"Wanita? Wanita mana?"


(Peacey jadi makin bingung)


"Apa Ia suka hadir di mimpi mu?"


(Queenie berusaha mengetahui)


"Mimpi? Hanya Ibuku yang pernah ku mimpikan Queen. Awalnya aku tidak tau itu siapa. Hanya saja Ia selalu menyebut kata Ibu. Jadi aku yakin, kalau yang aku mimpikan itu memang Ibuku"


(Peacey berusaha untuk menjelaskan pada Queenie)


"Maksudmu?"


(Queenie bingung dengan penjelasan Peacey)


"Aku belum pernah bertemu Ibuku Queen, Ia meninggal saat aku masih bayi. Kakakku Drake, menceritakan semuanya kepadaku"


(Wajah Peacey berubah sedih)


"Maafkan aku Peace. Aku gak bermaksud untuk membuatmu sedih"


(Queenie merasa bersalah)


"Tak apa Queen. Sudah seharusnya aku terbiasa dengan ini semua"


(Peacey mencoba untuk tegar kembali)


Tiba-tiba terlihat sebuah sinar dari lengan baju Peacey


Hanya Queenie yang menyadari nya


"Peace, lihat! Tanganmu!"


(Queenie menunjuk ke arah sinar yang Ia lihat kepada Peacey)


Sinar itu semakin terang


Kemudian Peacey segera melipat lengan bajunya keatas hingga cahaya itu terlihat semakin terang dan semakin terang lagi


Peacey berusaha untuk memadamkan cahaya itu dengan menutupi nya menggunakan tangan nya


Namun cahaya itu tembus dan semakin bersinar


Peacey dan Queenie menjadi silau karna cahaya itu


Hingga cahaya itu padam dengan sendirinya


Dan muncul lah sebuah tanda yang menyerupai bekas luka di lengan Peacey


Peacey merasa asing dengan bekas luka di tangannya itu


Itu muncul begitu saja


"Apa ini?"


(Peacey bertanya dalam hati)


Peacey belum pernah melihat bekas luka itu sebelumnya



Queenie malah memperlihatkan reaksi sebaliknya


Queenie terpesona dengan apa yang baru saja terjadi


"Peace, akhirnya. Aku melihat bekas luka yang sangat melegenda ini"


(Mata Queenie bersinar seketika)


"Apa maksudmu Queen?"


(Peacey masih bingung dengan semua ini)


"Ini Peace, ini bekas luka yang Ibumu tinggalkan untukmu"


(Queenie menjelaskan)


"Tapi Queen, Ibuku seorang Dudley. Mana mungkin Ia bisa memberikanku ini?"


(Peacey terus bertanya sambil terus melihat bekas luka itu)


"Dengar Peace, Ibumu adalah Dudley yang hebat. Dan kau akan tau betapa sangat berarti nya bekas luka ini untuk hidupmu"


(Queenie menatap Peacey dalam-dalam)


"Dan luka ini sangat menjelaskan bahwa kau memang keturunan murni bangsa Llyr"


(Queenie menjelaskan lagi)


Peacey terdiam


"Bangsa Llyr?"


(Kemudian Peacey bertanya)


"Apa kau memang sepolos ini Peace?"


(Queenie mulai kesal karna Peacey selalu bertanya dan bertanya terus)


"Peri Bangsa Llyr adalah Peri Bangsa Air"


(Queenie menjelaskan)


(Queenie sambil sedikit mengejek Peace)


Mereka pun tertawa bersama


-


"Sebentar lagi kapal ini akan memasuki Kanal Newgrange. Mohon persiapkan diri anda untuk turun dengan hati-hati. Terimakasih"


(Suara kondektur kapal terdengar di setiap ruangan)


Peacey, Gough, dan Queenie bersiap untuk turun


Mereka menata koper-koper mereka ke dekat tempat duduk mereka


"Ngomong-ngomong kenapa baju mu bisa kering begitu saja?"


(Gough bertanya pada Queenie)


Queenie tidak menjawab, hanya melihat Gough kemudian sibuk kembali menata kopernya


"Kau ini tetiba bisu, Queen?"


(Gough berubah kesal)


"Gough, apa yang kau bicarakan?"


(Peacey terlihat tidak setuju dengan omongan Gough)


Queenie kemudian membanting kopernya dan pergi meninggalkan ruangan


"Gough lihat. Apa yang sudah kau perbuat"


(Peacey menjadi kesal pada Gough)


"Aku? Aku hanya bertanya padanya Peace. Coba kau dengar tadi. Apa ada yang salah dengan pertanyaanku?"


(Gough membela diri)


"Tapi bisu bukan kata yang tepat untuk saat ini"


(Peacey sedikit menyentak Gough)


Peacey kemudian ikut pergi meninggalkan ruangan


Tinggal Gough seorang diri


"Ada apa dengan mereka sih?"


(Gough kesal dan menendang kopernya)


-


Peacey berjalan di koridor kapal


Peacey berusaha mencari Queenie


Tapi Peacey tidak menemukannya


Peacey terus mencari Queenie


Hingga Peacey melihat Queenie sedang duduk di resto kapal


Kemudian Peacey mendekati Queenie


"Hei, sudahlah. Biarkan saja dia"


(Peacey berusaha menenangkan Queenie)


"Maaf Peace, aku hanya sedikit sensitif"


(Wajah Queenie masih sedih)


"Kau boleh menceritakan nya padaku Queen"


(Peacey berusaha untuk jadi teman yang baik untuk Queenie)


Queenie hanya menggelengkan kepala


"Makasih banyak Peace. Mungkin nanti"


(Queenie sangat berterimakasih atas kebaikan Peacey)


"Kita kembali ke ruangan yuk, sudah mau sampai"


(Peacey mengajak Queenie untuk kembali ke ruangan mereka)


Queenie mengangguk


Dan mereka pun akhirnya kembali keruangan bersama-sama


-


Di koridor kapal, Peacey dan Queenie melihat seorang pria yang sedang membagikan coklat dan permen kepada para murid


Sepertinya Ia seorang guru Newgrange


Pria itu bertubuh besar, gemuk, dan tinggi


Ia memakai kacamata yang sepertinya kurang pas untuknya


Karna ukuran nya begitu kecil


Tetiba pria itu menoleh ke arah Peacey dan Queenie


"Hei kalian, mau ini tidak?"


(Teriak pria itu memanggil Peacey dan Queenie)


"Aku masih punya banyak coklat dan permen untuk kalian"


(Teriaknya lagi)


Peacey dan Queenie merasa tidak enak untuk tidak menerimanya


Akhirnya Peacey dan Queenie menghampiri pria itu


"Ya, ya, ya, kalian murid tahun pertama kan? Kalian mau ini?"


(Tanya pria itu)


"Ya kami murid taun pertama. Aku Queenie dan ini Peacey"


(Queenie memperkenalkan diri)


"Tapi maaf, apa itu coklat peri?"


(Tanya Queenie pada pria itu)


Pria itu tersenyum


"Hohoho namaku Genrald. Rupanya sudah banyak hal yang kamu ketahui disini yaaa, Nak?"


(Pria itu kemudian mengajak ngobrol Peacey dan Queenie sambil berjalan di koridor)


"Tidak, hanya coklat yang mengerikan itu saja yang baru kami ketahui"


(Queenie masih trauma dengan coklat peri itu)


"Lihat lebih dalam lagi, Nak. Nanti kau akan tau, hal-hal yang mengerikan bisa jadi menyenangkan di dunia ini"


(Genrald kemudian merangkul Peacey dan Queenie)


"Ayo, ambilah. Aku bawa ini pada saat kapal masih di kanal tadi pagi. Jadi ini benar permen coklat bangsa dudley"


(Genrald menjelaskan)


Kemudian Peacey dan Queenie mengambil coklat itu


"Terimakasih, Pak Genrald"


(Peacey akhirnya bersuara)


"Hohoho sama-sama, Nak. Oh ya, panggil saja aku Genrald. Kata 'Pak' terasa sangat tua bagiku"


(Genrald berkedip pada Peacey dan Queenie)


Kemudian Genrald pergi meninggalkan Peacey dan Queenie


Peacey dan Queenie sangat senang bertemu dengan salah satu guru yang baik


Mereka berharap suatu saat dapat berteman baik dengan Genrald


...