
Eps 5
Sesampainya di kelas Bobby langsung menghampiri Ayana dan mengelus rambutnya lembut
“Ayaa…”
“Sayang…” Panggil Bobby lembut. Dan Ayana pun mengangkat wajahnya, menghadap Bobby. Menunjukkan wajahnya yang habis menangis. Boby pun menghapus sisa air mata yang ada di pipi Ayana.
“Bii… nanti kita bicara yaa” ucap Ayana sambil segugukan
“ Sekarang aja yaa” balas Bobby lembut
“ Nanti yaa Bii” balas Ayan adengan lebut dan tersenyum. Yang membuat hati Bobby sedikit sakit melihat senyum terpaksa kekasihnya itu. Bobby hanya pasrah dengan kemauan Ayana
Sepulang sekolah diparkiran***
“ Bii”
“Iyaa”
“Kamu tau kan aku gak suka pembohong?” Tanya Ayana dengan mata berlinang dan mencoba tersenyum
“Hmmm aku tau” sambil mengelus pipi Ayana dengan lembut
“Kita udah pacaran 2 tahun kan Bii?” Menjeda kalimatnya dan berusaha sekuat tenaga menahan air matanya agar tidak jatuh. “Tapi kamu bohongin aku, aku udah sering nanya kan sama kamu siapa Ciara, tapi kamu gak mau bilang dia siapa. Sampai sekarang pun aku gak tau dia siapa Bii, aku nunggu kamu jelasin kamu gak mau jelasin dia siapa. Aku gak sekali dua kali lihat dia meluk kamu Bii, siapa yang gak sakit hati liat pacarnya di peluk wanita lain? Dan” Ayana tak sanggup melanjutkan ucapannya dia pun menangis. Melihat Ayana menangis Bobby membawa ayana kepelukannya dan mereka masuk ke dalam mobil
“Ayaa” lirih Bobby, sambil mengelus kepala Ayana sayang
“Bii, aku gak pernah kan ngekang kamu dalam hubungan ini? Aku hanya minta kamu untuk jujur kan Bii.. hiks… tapi kamu bohongin aku dan kamu juga selingkuh? … hiks .. hiks” ucap ayana terbata-bata.Bobby hendak menjawab ucapan Ayana tapi segera Ayana memotongnya. .
“Menurut ku selingkuh dan berbohong itu sesuatu yang dapat mengulang Bii, untuk menutupi kebohongan mu yang ini kau akan membuat kebohongan lain. Hari ini ku maafkan tapi tak ada yang menjamin kedepannya tidak akan terulang.” Ayana kembali menangis
“ Bii, hiks.. kita akhiri aja yaa hiks.. aku gak mau sakit hati dua kali nantinya hiks… aku gak mau ambi resiko hiks… kita akhiri aja yaa Bii” Ayana hanya menunduk dan menangis mengucapkan itu.
“Sayang kok ngomongnya gitu” ucap Bobby sambil mengusap air mata Ayana “Aya tau dari mana selingkuh itu dapat mengulang?” Aya pernah selingkuh?” Ayana menggelengkan kepalanya “Aku gak pernah selingkuh, berbohong? Maaf aku melakukannya, aku punya alasan kenapa aku berbohong Aya” ucap Bobby selembut mungkin, agar tidak semakin menyakiti Ayana
“Aku memang gak pernah tau selingkuh itu dapat mengulang, tapi itu kenyataannya Bii, aku melihat sekeliling ku Bii” masih dengan segugukannya. Ayana memang sering melihat perselingkuhan di sekitar lingkungannya yang terjadi pada sahabatnya semasa SMP dan para sepupunya, dan dia melihat mereka menangis dan sakit hati. Makadari itu ayana sangat tidak suka dengan kebohongan perselingkuhan.
“Tapi kan aku gak gitu Ayy”
“Maaf Bii aku hiks.. a.. aku mau kita sampai sini aja yaa Bii”
“Tapi .. Ayaa dengerin aku dulu”
“Kamu sayang kan sama aku Bii?” Bobby pun mengannguk “lepasin aku yaa, aku mohon hiks..”
“hiks.. maaf Bii hikss…”
“Okey.… kalau itu mau kamu, aku gak bisa maksa kan?, aku harap suatu saat nanti kamu mau dengar penjelasan aku, atau pun kamu dengar dari orang lain dan kamu maafin aku, aku selalu sayang sama kamu sampai kapan pun. Dan aku harap kita bisa bersama lagi seperti dulu, I Love You Ayana Gunandiya Dharma” sambil memeluk Ayana
“ hikss… hikss…”
“Udah jangan nangis lagi yaa, aku antar kamu pulang”
Sampainya di rumah Ayana***
“Maafin aku yaa Ayaa” sambil memeluk Ayana “Aku selalu sayang kamu sampai kapan pun” setelah itu Ayana pun keluar dari mobil dan Bobby pun pulang ke rumahnya
AYANA POV
Maafin aku Bii, aku gak bisa nerima kebohongan, kuharap kamu mendapatkan yang lebih baik dari aku dan segera melupa kan ku, walau sangat sulit karena kita di sekolah dan kelas yang sama. Setiap harinya akan betemu, tapi kuharap kita bisa saling melupakan dan menjalani hidup masing masing dengan baik.
BOBBY POV
Maaf Aya, bukan aku gak mau memberi tahumu masalah Chiara, tapi aku sangat takut kamu akan terpengaruh dengan dia. Dan aku pikir dengan tidak menceritakannya akan semakin baik ternyata lebih buruk dari dugaan ku. Aku juga tidak menceritakannya karena aku sanggat membencinya mengingat aku yang pernah menyukainya membuat aku semakin membenci diriku sendiri dan itu sangat membuat ku sakit. Maaf kan aku yang berbohong padamu, dan aku berani bersumpah aku tidak pernah lagi menyukainya setelah kejadian dulu. Semoga disaat kita berjumpa nanti kita bisa kembali bersama.
AUTHOR POV
Tanpa sepengetahuan Ayana sebenarnya Bobby akan pergi ke Amerika untuk melihat perusahaan keluarganya disana, sekaligus akan melanjutkan pendidikannya di Amerika. Hari ini Bobby berencana untuk memberitahu Ayana bahwa dia akan berangkat 1 minggu lagi ke Amerika namun karena situasi yang menjadi kacau Bobby tidak jadi mengatakannya, dan keberangkatannya dipercept menjadi hari ini juga. Sebenarnya Bobby tidak ingin cepat berangkat namun perusahaannya sudah sangat membutuhkannya disana untuk memperbaiki masalah yang terjadi. (Fyi Bobby sebenarnya sudah memegang perusahaan keluarga di Jakarta selama dia duduk di bangku SMA kelas 1, dia jarang ke kantor dan mengerjakan pekerjaannya di rumah saja)
Bandara ***
“Bob, Lo memang gak ada rencana mau kasih tau Ayana?” Tanya Arga
“Tadinya mau kasih tau, cuman udah kacau” dengan wajah yang mendadak sedih
“Yaudah Bro nanti kita aja yang kasih tau Ayana, Lo tenang aja di sana” sahut Alga
“Hmm makasih” sambil memeluk kedua sahabatnya “Gue berangkat yaa”
“Hati-hati Jangan lupa kabarin kita yaa”
“Iyaa pasti” sambil tersenyum dan perlahan hilang ditelan banyaknya orang berlalu lalang
“Gue berharap saat mereka bertemu nanti mereka akan baik baik saja” gumam Alga yang dapat di dengar oleh Arga
“yaa Gue harap juga begitu. Dan kita harus bantu menjelaskannya pada Ayana”
“Hmm…..”