One and Only

One and Only
Eps 3



Eps 3


Sesampainya Bobby dan Aruna di mall, mereka jalan-jalan terlebih dahulu sebelum ke tempat buah. Mereka membeli boneka dan membeli es krim. Karena sudah puas berjalan- jalan mereka langsung pergi ketempat belanja buah, sayuran dan lainnya. Disana Bobby melihat Ayana sedang berbelanja Bobby pun menarik lengan Aruna untuk mengikutinya menemui Ayana.


“Ayaa.. sayang…” Ayana pun berbalik melihat siapa yang memaggilnya.


“Ehh Bii..” jawab Ayana bingung, sambil melihat kesamping Bobby dan melihat ada wanita yang bersama Bobby beberapa hari yang lalu. Pikiran Ayana pun melayang entah kemana memikirkan yang tidak-tidak


“ Ohh iya kenalin Yang, ini adik sepupu aku” ucap Bobby menepis pemikiran aneh Ayana. Dan Ayanapun merutuki kebodohannya yang telah berpikiran yang aneh-aneh


“ Hay.. kak… kenalin nama aku Aruna panggil aja Una” sapa Aruna ramah dan terlihat senang


“Hay Una, kenalin nama kakak Ayana. Nama kita mirip ya. Hahahah”


“Iya ya kak nama kita mirip yaa hihik” jawab Ayuna sambil tertawa antusias


“kak Aya cantik banget..” lanjut Ayuna


“ Makasih, Una jugak Imut loh” sambil tersenyum manis


“ Kamu udah selesai belanjanya?” Tanya Bobby sambil mengelus kepala Ayana


“ Udah nihh tinggal ngambil ini aja tadi ketinggalan. Mommy sama bang Al juga udah nunggu di sana” sambil mengambil buah naga yang ada di tempat buah. Ayana pun telah selesai berbelanja dan hendak pulang dia pun pamit kepada Bobby


“ Kamu masih mau belanja Bii?”


“ Iyaa ini masih ada yang mau dibeli”


“ Ohh yaudah, Aya deluan yaa Bii, kakak deluan yaa Una” dibalas anggukan dan deheman oleh Bobby dan Aruna. Sebelum Aruna pergi Bobby menahan tangan Ayana dan mengatakan


“ Hati-hati yaa” Ayana tertawa mendengar perkataan kekasihnya itu, dan mengangguk menjawabnya


“ Nanti Aya kabarin yaa”


“Hmm…” sudah biasa bagi Ayuna dengan sikap Bobby yang irit bicara. Bahkan bicara sama Ayana itu sudah termasuk kalimat panjang yang di ucapkan Bobby. Ayana pun tersenyum dan segera pergi karena Abang dan Mommynya sudah menunggu.


21:00


Tingg (bunyi handphone Ayana)


Bunny :* <3


udah sampai rumah ayy?


Anda


udah Bii


kamu udah selesai belanjanya?


Bunny :* <3


udah nihh


ini baru sampai di rumah


Anda


ohh yaudah, istirahat sana. Jangan main game yaa :*


Bunny :* <3


iya sayang…


Read


Ayana sangat senang membaca pesan singkat dari Bobby yang memanggilnya sayang. (walaupun bobby sering memanggilnya begitu)


Setelah itu mereka video call dan membicarakan Ayana yang melihat Bobby yang jalan dengan Aruna. Dan Bobby meminta maaf karena tidak membeitahu dan berbohong, karena Bobby takut Ayana khawatir dengan kesehatannya. Ayana pun paham dengan penjelasan Bobby dan memakluminya. Mereka berbicara sampai tertidur.


***


Keesokan paginya Ayana terbangun seperti biasa melakukan kewajibannya sebagai umat muslim kemudian bersiap untuk pergi kesekolah.


Begitu juga di tempat lain Bobby juga melakukan hal yang sama, setelah selesai memakai seragam dan sarapa Bobby pun pergi mengendarai mobilnya dan pergi menjemput Ayana sebelum itu dia pamit kepada kedua orang tuanya terlebih dahulu untuk berangkat sekolah. Setelah sampai di rumah Ayana dia pun turun untuk mengetuk pintu, sebelum sempat mengetuk, pintu sudah terbuka dan terlihat lah Ayana yang sudah rapih dengan seragamnya


“Waalaikumsalam Bii”


“ Udah ?”


“Udah dong” balas Ayana dengan ceria


“Pamit sama Mommy dan Daddy”


“ Yaudah ayuk masuk dulu “ ajak Ayana sekalian menarik Tangan Bobby.


Sesampainya di meja makan mereka pun langsung pamit dan menyalim tangan kedua orang tua Ayana.


***


Sesampainya disekolah mereka keluar dari mobil dan langsung berjalan beriringan di koridor sekolah sambil berbincang dan terkadang bercanda. Sesampainya di kelas mereka langsung duduk di bangku mereka dan setelah itu Zeze dan Via mendatangi Ayana


“Ayanaaaa” teriak Via dengan suara cemprengnya


“ Iya Via, kenapa? Pagi-pagi berisik banget” jawab Ayana lembut


“ Tau nihh brisik banget pagi-pagi, pasti tadi pagi sarapan toa” sambung Zeze


“ Hahahahah biasa aja dong kalian, oiya nanti kita jalan-jalan yuk, kangen jalan bertiga”


“ iya jugak ya kita udah jarang jalan bertiga” jawab Ayana sambil melirik Bobby. Yang di lirik seakan sadar dia pun menggangguk menanggapinya “ Yaudah nanti pulang sekolah kita langsung pergi yaa”


“ Aruna nanti ikut yaa” Hampir saja pria itu lupa bahwa adik sepupunya mengajak Ayana untuk jalan-jalan.


“ Ohh yaudah nanti aku ajak yaa, semalam Una juga ngajak aku. Gak papa kan?” Tanya Ayana pada temannya


“ Yaudah ajak aja, tapi Aruna itu siapa?” Tanya Zeze heran


“Aruna itu sepupunya Bobby, dia liburan disini” jelas Ayana kepada temannya


“ Yaudah nanti kita pergi” setelah itu Zeze dan Via pun duduk dibangku mereka karena guru sudah datang


Tutt tuttt, bel istirahat telah berbunyi seluruh siswa bersorak bahagia. Ada yang pergi kekantin, ada yang bermain game, keperpustakaan dan lainnya. Begitu juga dengan Ayana, Via, Zeze, Bobby, Arga, dan Alga mereka berjalan kekantin bersama


“ Bii mau pesan apa? Biar aku yang mesan”


“Kamu aja yang pilih” jawab Bobby cuek


“Okey, kalian mau apa?” Tanya Ayana pada yang lain


“ Aku mau….”


“ Gak ada kalian mesan sendiri !!!!!” Bobby langsung memotong ucapan Alga, dan langsung menatapnya tajam. Alga pun langsung berdiri dengan kesal dan memesan makanannya dan yang lain bersama dengan Ayana. Bukan karena Alga takut dengan Bobby hanya saja dia tidak mau mencari masalah. Mereka bahkan sering bertengkar tapi tidak lama, bahkan mereka bertengkar hanya gara-gara game dan itu sudah biasa bagi mereka. Begitulah cara mereka berteman saling membuat kesal dan mengganggu yang lain, dan berakhir dengan salah satu yang mengalah dan mereka akan berdamai. Mungkin dengan begitu persahabatan ketiganya akan semakin erat. Berbeda dengan persahabatan antara Ayuna,Zeze, dan Via mereka sangat dekat satu sama lain, saling menjaga, dan mengerti.


“ Ini Bii, Aya beliin bakso sama jus jeruk” sambil meletakkan makanannya


“hmm” dan melihat Ayana “ Makasih” sambil tersenyum kearah Ayana


“ Iya sama-sama”


***


Sepulang sekolah mereka bertigapun pergi kemall dan menunggu Aruna disana. Tak berapa lama Aruna pun datang, mereka memutuskan untuk makan siang terlebih dahulu. Disana Aruna yang ceria menambah kebehagiaan mereka.


Setelah itu mereka pun langsung pergi ke bioskop untuk melihat film yang baru saja tayang. Setelah menonton mereka masuk ke toko pernak-pernik rambut, mereka berkeliling dan keluar tanpa membeli apa pun. Dan lanjut ke toko-toko lainnya melakukan hal yang sama. Setelah puas berkeliling mereka pun keluar dari mall dan akan pulang, karena jam telah menunjukkan pukul 18:30.


“Aku pulang deluan yaa, kakak aku udah jemput” pamit Via kepada mereka


“Iyaaa dadaaaa” jawab mereka serempak, setelah itu Zeze pun segera pulang karena ojolnya telah sampai. Tak berapa lama mobil Bobby sudah tiba di depan mereka. Ayana dan Ayuna pun masuk kedalam mobil. Dan Bobby pun melajukan mobilnya


“Seru mainnya?” Tanya Bobby, sambil fokus menyetir


“Seru bangettt kak, tadi kita makan, nonton, dan keliling mall” jawab Aruna antusias


“Kok gak beli apa-apa?” Tanya bobby, karena sedari masuk dia tidak melihat ada belanjaan


“Kita tadi keliling-keliling aja Bii, gak beli apa-apa” jelas Ayana


“ Iya kak tadi kita keliling aja liat-liat doang, heheee” sambung Aruna “Kak Una tidur yaa, ngantuk banget kak” karna perjalanan ke rumah Ayuna sekitar 30 menit dan Aruna mengantuk