
Rama pun membawa Rima menuju rumahnya
Tiba di rumah Rama Rima ternganga melihat betapa besarnya rumah Rama dengan penjagaan yang super ketat "ini rumah kamu?" Tanya Rima yang baru turun dari mobil Rama
"Ikutin aku" Ucap Rama mengabaikan pertanyaan Rima, Rima hanya berjalan mengikuti kemana Rama pergi dan ia pun diikuti oleh Bima
Mereka pun tiba di sebuah kamar dan Rima pun langsung mengetahui itu adalah kamar Rama "kenapa aku di bawa kesini? " Tanya Rima
"Bim… kamu bisa meninggalkan kami berdua?" Tanya Rama pada Bima
"Baik.. " Ucap Bima sambil berjalan keluar dan menutup pintu
"Aku gak akan lepasin kamu.....sampai aku tahu kamu siapa....dari mana asal kamu....dan makhluk apa kamu itu" Ucap Rama
"Makhluk… emang aku setan apa? " Tanya Rima dengan nada tinggi
Rama pun lebih mendekat pada Rima "jika kamu manusia.....mengapa kamu bisa datang dan pergi gitu aja? " Tanya Rama
"Aku…aku… " Ucap Rima bingung
"Sebelum kamu bisa menjawab semua pertanyaanku… kamu akan tinggal di sini" Ucap Rama
"Tapi kenapa harus di kamar kamu… aku kan bisa di kamar yang lain..? " Tanya Rima
"Kenapa kamu bisa tahu ini kamarku? " Rama heran
"Hah…tuh… " Ucap Rima menunjuk sebuah foto besar terpasang di dinding kamar
"Ah…itu.. " Ucap Rama " Kamu harus ada dalam pengawasanku… aku gak mau jika kamu tiba-tiba menghilang lagi" Ucap Rama
"Waktu itu aja....aku ngilang tepat di hadapan kamu… kamu gak bisa apa-apa" Gerutu Rima
"Apa kamu bilang? " Tanya Rama karena tak mendengar ucapan Rima
"Hehe… enggak… terus aku tidur dimana? " Tanya Rima karena ia hanya melihat satu tempat tidur di sana
"Disana" Rama menunjuk ke arah tempat tidur nya
"Terus kamu dimana? " Tanya Rima
"Di sana juga" Ucap Rama
"Enak aja… dasar mesum" Ucap Rima marah
"Aku di sofa… tenang kamu bukan tipe aku.. " Ucap Rama
"Hah… kamu juga bukan tipe aku… penjahat… pembunuh… perampok.. " Ucap Rima keceplosan
"Apa katamu?.. " Tanya Rama
"Eeeennnnggga… bukan apa-apa" Ucap Rima
"Kenapa kamu bilang aku penjahat, pembunuh… memang aku pernah melakukan apa? " Tanya Rama
Rima pun mengerutkan dahinya karena tak mengerti, bukankah memang benar Rama adalah penjahat atau mungkin dia hanya berpura-pura? Ucap Rima dalam hatinya
"Woy… malah bengong" Ucap Rama membuat Rima kaget
"Huh… aku boleh ke kamar mandi kan dari kita ketemu aku belum sempat mandi" Ucap Rima
"Hah…. Selama 1 bulan kamu belum mandi?"Tanya Rama
" Satu bulan?... Baru setengah hari aku pergi" Ucap Rima
"Setengah hari? " Tanya Rama heran
"Ah… aku mau mandi dulu" Ucap Rima bergegas pergi menghindari pertanyaan Rama
Rima pun masuk ke dalam kamar mandi Rama "hah….. Ko aku masih di sini sih?... Gimana caranya aku bisa kembali?... Aku pengen pulang" Ucap Rima dengan air mata yang menggenang di matanya
Tak lama Rima pun selesai mandi dan mengenakan kembali pakaian nya dan ia pun keluar dari kamar mandi, Rima melihat Rama tengah duduk di sofa sambil membaca buku
Rima pun duduk di tepi sofa jauh dari Rama
"Kamu sudah selesai mandi? " Tanya Rama
"Udah… " Ucap Rima
Rama melihat Rima masih mengenakan baju yang tadi ia kenakan "kamu gak ganti baju? " Tanya Rama
Rama pun pergi ke ruangan sebelah kamar mandi, tak lama Rama pun keluar membawa baju kaos dan celana "mungkin ini terlalu besar untuk kamu… tapi ini lebih baik daripada kamu memakai baju kotor" Ucap Rama dan ia pun masuk ke kamar mandi
Rima pun memandang baju yang Rama letakan di sebelah nya "…aku bahkan tak pernah memimpikan tinggal dan tidur di satu ruangan dengan laki-laki yang aku kenal" Ucap Rima
Setelah beberapa saat Rama pun keluar dari kamar mandi, ia melihat Rima telah berganti pakaian dan ia telah terlelap di atas sofa
Rama pun mendekati Rima ia memandang Rima yang tengah tidur "kamu sebenarnya apa…mengapa wanita secantik dirimu bisa datang dalam kehidupan ku? " Tanya Rama
"Oma…aku ingin bertemu mama…aku rindu mama....Oma" Ucap Rima mengigau
Rama pun tersenyum mendengar ucapan Rima, tak lama Rama pun menggendong rima memindahkannya ke tempat tidur, saat Rama akan beranjak Rima menarik tangan Rama
"mama mengapa mama pergi… Rima ingin mama tetap disamping Rima..." Rima masih mengigau dengan air mata mengalir menandakan rasa rindu Rima pada ibu nya
Rama pun menatap Rima "kamu terlihat kuat dari luar… tapi ternyata kamu memiliki luka di hati mu" Ucap Rama
Pagi pun tiba
Rima membuka matanya berharap semua kejadian yang ia alami hanyalah mimpi
Rima memandang ke semua arah tapi ia melihat ia masih berada di kamar Rama "ku pikir semua hanya mimpi… tapi ternyata aku benar-benar terjebak di dunia ini" Ucap Rima dengan wajah yang murung
Ia mendengar ponsel berbunyi dari atas meja, ia pun mengambil ponsel itu dan ia melihat ada sebuah pesan dari Rama
Rama [aku harus berangkat ke kantor ada urusan mendadak.. Kamu bisa gunakan ponsel ini untuk menghubungi aku]
Rima pun tersenyum "dia beneran ga ada di rumah kan" Ucap Rima dan bergegas membuka pintu kamar Rama untuk keluar
Saat ia membuka pintu ternyata ajudan Rama telah berbaris di depan pintu kamar Rama "haaahhhhh..." ucap Rima kaget
Ponsel yang Rima pegang pun berbunyi lagi
Rama [jangan coba-coba untuk kabur]
"Hah…gila… jadi aku dikurung di sini? " Gerutu Rima dan menutup kembali pintunya
"Hehhhh…gimana cara aku untuk keluar dari sini? " Ucap Rima dan ia pun duduk di lantai dengan telunjuk yang ia mainkan di atas lantai "waktu aku kembali….karena Rama terkejut saat aku memanggil namanya…apa aku bisa kembali saat perubahan emosi pada Rama? " Tanya Rima pada dirinya
Rima pun masuk ke kamar mandi
Saat Rima berada di kamar mandi ia melihat banyak barang di sana saat Rima membuka nya ternyata semua itu adalah pakaian wanita termasuk dalaman nya dan juga sepatu yang harganya super duper mahal
Rima memang mampu membelinya tapi ia sama sekali tak pernah membayangkan untuk membeli semua barang itu,karena ia merasa pakaian yang ia kenakan,adalah pakaian yang nyaman untuk ia kenakan bukan pakaian yang bisa merubah dirinya
Ponselnya pun berbunyi kembali
Rama [oh ia aku lupa.. Aku sudah belikan kamu pakaian semoga kamu suka…aku akan kembali satu jam lagi]
"Ish…dasar… " Ucap Rima kesal " Ni orang uang nya sudah gak ada tempat nya apa?... Ngapain dia beliin aku pakaian segini banyak… toh yang aku pakai cuma satu…" Tambah Rima
Setelah satu jam Rama pun pulang
Rama masuk ke kamarnya disusul Bima, saat Rama tiba di kamarnya ia melihat Rima yang telah mengenakan baju yang ia belikan
"aku bisa bicara? " Tanya Rima
"Bicara aja" Ucap Rama
"Emm.. " Ucap Rima memandang Bima
"Bim… kamu bisa keluar" Ucap Rama
Bima menghela nafas nya "hem… ia.. "Ucap Bima dan bima pun melangkah keluar dari kamar Rama
" Ada apa? "Tanya Rama mendekat pada Rima dan membungkukan badan nya karena Rima tengah duduk
" Aku mencintaimu" Ucap Rima dan mereka pun saling pandang
Bersambung…
terima kasih😊