Novel World

Novel World
sial



Sore hari


Rumah Rima


"Rima...kamu kapan keluar dari rumah?... Kok gak pamit sama Oma? " Tanya Nenek Rima yang kaget melihat Rima datang dari luar dan saat pergi Rima tidak pamit pada nya.


"Euhh….tadi Rima buru-buru...sampai...Rima lupa pamit sama Oma....Rima ke kamar dulu yah… Rima capek.. " Ucap Rima


"Kamu sudah makan? " Tanya nenek Rima


"Sudah… tadi Rima makan di restoran sama Lusi" Jawab Rima dan masuk ke kamarnya.


Di kamar,Rima membaringkan tubuhnya di atas sofa memandangi layar ponselnya melihat isi episode baru novel nya "sebenarnya apa yang telah terjadi?…. Mengapa cerita ini ada dalam novelku?...apa benar kata Lusi jika aku terlalu menghayati hingga aku meng imajinasikan hal itu seperti nyata terjadi" Ucap Rima yang masih memikirkan hal yang telah terjadi


Tok… . Tok… tok


"Oma boleh masuk kan? " Teriak nenek Rima


"Masuk aja gak dikunci kok" Ucap Rima


Nenek rima pun masuk dan duduk di samping Rima "Ri….kamu kok..akhir-akhir ini selalu menyendiri di kamar?... Kamu gak lagi ada masalah kan? "


"Engga…. Rima cuma lagi pengen sendiri aja… " Jawab Rima


"Ya sudah…tapi kalau ada masalah kamu cerita sama Oma… jangan kamu pendam sendiri ya" Ucap nenek Rima dan beranjak keluar dari kamar Rima


Tiba-tiba Rima kembali melihat huruf-huruf mengelilinginya lagi dan seketika ia pun berpindah tempat, tapi sial nya ia tengah berada di ruang kerjanya Rama ia duduk di sofa tepat di belakang Rama dan Bima


Sementara itu Rama tengah berbicara dengan Bima dan tak menyadari keberadaan Rima


"aku gak mau tahu…. Kamu harus cari gadis itu sampai ketemu.. " Ucap tegas Rama


"Baik… aku akan segera mencari dia" Ucap Bima


"Dia makhluk apa sebenarnya? " Gumam Rama


Rima yang mendengar pembicaraan Rama dengan Bima pun mencoba keluar dari ruangan itu "kenapa aku bisa di sini sih?.... Aku harus keluar...jangan sampai mereka menangkap aku" Ucap Rima dalam hatinya dan mencoba merangkak menuju pintu yang berada tepat di belakangnya


Dan Rima pun berhasil sampai di depan pintu Rima pun berdiri dan memegang gagang pintu mencoba keluar tanpa suara


EHEMMMM


Suara dari seorang pria di belakang nya, Rima pun berbalik dan ia melihat Bima telah berada di belakang nya sementara Rama tengah memperhatikannya "sial… " Gumam Rima


"Siapa kamu…kenapa kamu tiba-tiba ada di sini? " Tanya Bima


"Emmmmm" Rima tak bisa menjawab


"Aku tahu siapa dia… dia gadis yang kita cari" Ucap Rama dan Bima pun menatap tajam Rima


"Bim… bisa kamu tinggalkan kami berdua? " Ucap Rama


"Tapi…. Bisa aja dia berbahaya" Ucap Bima


"Dia gak akan bisa apa-apa… " Ucap Rama dan Bima pun keluar dari ruangan itu


Rama mendekat pada Rima memandangi Rima dari ujung kaki hingga ujung kepala,



Dan Rima hanya menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal


Rima seperti ada yang menyangkut di tenggorokan nya ia sangat sulit untuk bicara, tangannya memelintir ujung baju nya ia takut karena ia tahu Rama adalah seorang pria kejam yang mampu membunuh siapapun


"Kenapa kamu diam? " Rama kembali bertanya


"Emm… aku...juga...gak tau...kenapa aku bisa di sini" Ucap Rima gugup


"Ok… kenapa kamu kemarin tiba-tiba datang tepat di hadapan ku… dan kamu menghilang dengan secepat kilat?" Tanya Rama


"Aku… . Juga gak tau" Jawab Rima dengan suara gemetar


Rama semakin tak mengerti "lalu...mengapa kamu biasa tahu namaku? "


"Aku…. Hanya asal panggil nama" Jawab Rima yang semakin ketakutan, Rama memegang pundak Rima dan sontak Rima pun kaget dan badannya gemetar "kamu…. Mau… . Apa" Ucap Rima


Rama menatap mata Rima "siapa namamu? " Tanya Rama


"Namaku Rima" Ucap Rima dan Rama pun tersenyum, Rima merasa aneh dengan sikap Rama, batinnya bertanya-tanya mengapa dia berbicara santai apa ini cara seorang penjahat yang akan membunuh orang di hadapan nya


Rama tersenyum melihat tubuh Rima yang gemetar "kenapa kamu sangat gemetar?… seperti sedang di introgasi malaikat maut.. " Ucap Rama


Hah… kamu memang malaikat maut yang siap mencabut nyawaku kapan saja Ucap Rima dalam hatinya


"Tenang… aku takan membunuhmu… sebelum kamu bisa menjawab semua pertanyaan ku" Ucap Rama


Apa?.... Jadi aku akan menjadi tawananmu? Ucap Rima dalam hatinya ia semakin ketakutan tapi Rama malah senang melihat wajah Rima yang pucat karena rasa takut


"Aku ingin pulang…" Ucap Rima


"Baik… dimana rumahmu?.... Aku akan mengantarmu" Ucap Rama


Rima pun menyadari bahwa ia tak tahu tempat apa itu dan apakah rumahnya sama dengan rumah di dunia nya "ah sial… rumah ku.. " Gumam Rima


"Kamu kenapa?... Apa kamu tidak ingat rumah mu dimana?...Lalu aku harus mengantarmu kemana?... Apa aku harus mengantarmu ke kuburan? " Tanya Rama


"Hah… .. Kamu mau membunuhku? " Tanya Rima kaget


Rama tertawa dengan pertanyaan Rima "hahaha… siapa yang mau membunuhmu?... Aku hanya tidak tahu harus mengantarmu kemana.. " Ucap Rama


"Aku gak punya tempat tinggal" Ucap Rima menundukan kepalanya


"Lalu… mengapa kamu ingin pulang? " Tanya Rama


"Karena ini bukan duniaku" Jawab Rima


"Lalu…dimana dunia tempat kamu tinggal? " Tanya Rama


"Aku juga tidak tahu dimana...dan bagaimana aku bisa pulang" Ucap Rima


Rima dan Rama saling memandang


Rama tidak tahu apa sebenarnya Rima, sementara Rima ia ingin kembali kedunia nya karena takut akan apa yang akan dilakukan Rama Rama…


bersambung....


jangan lupa


like dan komen nya😊


eh... lupa... votenya juga ya💞💓