Novel World

Novel World
2 world



Rama adalah Nama dari karakter sebuah novel yang Rima tulis


Dari kecil ayah Rama di kisahkan telah meninggal dunia dan ibunya pergi meninggalkan Rama,


Rama 👇



Rima benar-benar menulis apa yang ia alami pada karakter Rama, dan keinginan Rima yang tak bisa ia lakukan di kehidupan nya, membuat karakter Rama menjadi seorang yang sangat jahat dan berkepribadian dingin, Rama dapat membunuh siapa saja yang menentangnya


Tapi Rama diceritakan sangat kaya bahkan ia dapat membungkam polisi dengan uang yang ia miliki, walau terkadang memang ada polisi yang ingin mengungkap kejahatan nya dan akhirnya berakhir tragis di tangan anak buah Rama


Rama memiliki tanda di lengan kanannya sebuah luka goresan besar saat ia melawan semua penjahat yang bertentangan dengan nya


Rama memiliki seorang ajudan bernama Bima ia adalah sahabat Rama sejak kecil dan ia selalu berada di sisi Rama kapanpun Rama membutuhkan nya


Rama tinggal di sebuah rumah mewah nan megah dengan 4 pelayan dan 10 pengawal dan pengawal lain yang berjumlah lebih banyak yang siap bergerak kapanpun Rama perintahkan.


Setelah 1 hari Rima tak sadarkan diri


Rima akhirnya sadar


Dengan mencoba memulihkan kesadaran nya ia membuka matanya dan melihat sekitar, Rima merasakan sakit di tangan nya dan ternyata tangan nya telah dibalut perban "ahh… sakit banget…" Rima coba mengingat apa yang telah terjadi pada nya, hingga ia mengingat kejadian kemarin " Apa aku mimpi… ? " Gumam Rima "tapi aku dimana sekarang?" Rima makin tak mengerti dengan keadaan nya.


Rima melihat ia berada di sebuah kamar besar nan mewah, ia tak tahu ia tengah berada dimana hingga seseorang masuk kedalam kamar itu.


"Kamu sudah sadar.. " Ucap seorang pria mengenakan kaos pendek berwarna hitam dengan celana jeans bertubuh sixpack berparas tampan berkulit putih tengah membawakan makanan di tangan nya


"Kamu siapa? Aku dimana? " Tanya heran Rima


"Harus nya aku bertanya itu kamu siapa? Mengapa kamu tiba-tiba berada di hadapan ku? " Tanya balik pria itu dan duduk di samping Rima


Rima memperhatikan tubuh nya, dan Rima melihat ada sebuah luka di tangan kanan nya seperti karakter Rama "RAMA… ? " Ucap Rima dan memegang luka di tangan pria itu


"Mengapa kamu tahu namaku? Siapa kamu sebenarnya? "Tanya pria itu


" Jadi namamu benar Rama? " Tanya Rima


"Siapa kamu? " Rama tetap dengan pertanyaan nya.


Tiba-tiba Rima melihat huruf-huruf yang mengelilinginya lagi dan dengan seketika rima tengah berada tepat di depan restoran tempat ia bekerja dengan mengenakan baju piyama dan perban yang melingkar di tangan nya


"Rima… kamu lama banget… eh kok kamu pake baju… " Ucap Lusi heran dengan keadaan Rima


"Berapa lama aku pergi? " Tanya Rima


"Pergi..? Memang kamu pergi kemana? " Tanya Lusi heran


"Dan ini apa? Kamu terluka? " Tambah nya lagi dan memegang tangan Rima yang dibalut perban "jangan di pegang" Ucap Rima tapi Lusi telah memegang tangan nya, aneh Rima tak merasakan sakit di tangan nya


"Kok" Ucap Rima dan membuka perban nya, ia tidak merasakan sakit dan tidak ada bekas luka apapun di tangan nya "Ri kamu kenapa?… apa yang terjadi sama kamu? " Tanya Lusi


"Aku benar-benar sudah gila Si" Ucap Rima


"Eh ka Rima, novelnya ko berubah romantis tapi ko nama nya Rima sama kayak kakak? " Tanya seorang pelayan restoran nya


"Aku senang kakak melanjutkan lagi ceritanya, ya walaupun memang readers nya jahat-jahat menghujat kakak terus, tapi kakak semangat yah" Ucap pelayan itu dan ia kembali bekerja


"Lusi aku pinjam ponsel kamu" Ucap Rima, lusi pun memberikan ponselnya pada Rima, dan Rima langsung membuka akun novel nya dan Rima terkejut melihat ada episode baru, ia membuka episode itu dan semua yang ia baca adalah kejadian yang ia baru saja alami.


"Ri… kamu kenapa? " Lusi penasaran, tapi Rima tak menjawab nya ia malah menarik tangan Lusi kedalam ruangan di dalam restoran


"Si… kamu baca ini" Ucap Rima dan memberikan ponsel yang ia pegang pada Lusi, Lusi pun membacanya "kamu telat datang karna kamu sibuk bikin ini? " Tanya Lusi


"Si….dari sejak kamu chat aku sampai aku sekarang di sini kira-kira berapa lama? " Tanya Rima


"Kira-kira 30 menit" Jawab Lusi


"Si… aku pergi selama 1 hari… dan semua cerita ini.. Ini bukan aku yang tulis Si.. " Ucap Rima panik


"Hah… udah lah Ri….aku tahu kamu kalau lagi nulis kamu tuh selalu lupa sama dunia nyata" Ucap Lusi tak percaya


"Si… masa iya sih aku keluar rumah dengan memakai baju piyama… dan piyama pria lagi.. " Ucap Rima


"Ia sih… ah paling kamu lagi di rumah pacar kamu.. " Ucap Lusi masih tak mempercayai ucapan Rima


"Hah… ngejek aku… emang sejak kapan aku punya pacar?" Tanya Rima


"Ya siapa tahu kamu nyembunyiin pacar kamu dari aku.. " Lusi masih tak percaya


"Ah…aku capek jelasin sama kamu" Ucap Rima dan melangkah pergi


"Kamu mau kemana? " Tanya Lusi


"Mau ganti baju, ya kali aku pake baju kaya gini" Ucap Rima dan pergi ke ruangan ganti, ia memang sering menyimpan baju di ruangan nya, karena jika ia harus lembur ia tak usah pulang kerumah untuk ganti bajunya


Sesampai di ruang ganti ia menatap cermin di hadapan nya "apa aku benar-benar sudah gila hanya karena novel ? Hah…." Ucap Rima dan ia pun membasuh muka nya


Sementara Itu


Rama masih terpaku melihat wanita yang ada dihadapan nya tiba-tiba menghilang "dia sebenar nya apa? " Gumam Rama


"Tuan… makanannya sudah siap" Ucap seorang pelayan


"Oh… saya tidak jadi makan… kamu bisa buang atau kamu bisa memakan nya dengan pelayan yang lain" Ucap Rama


"Baik tuan.. " Ucap pelayan dan keluar dari kamar Rama


Rama masih tak habis pikir dengan makhluk apa yang dari semalam tidur di kamar nya, tapi ia yakin..jika wanita yang ia bahkan tidak tahu nama nya itu, adalah jawaban dari semua pertanyaan nya.


bersambung....


jangan lupa vote


like


dan komen ya


terimakasih... 😊