Mysterious House

Mysterious House
Rahasia Yang Terbongkar



Sesaat mereka pulang....


"Jungkook baik-baik saja kan?" khawatir Taehyung


"Sepertinya" ucap Jimin


Sesampainya dirumah, terlihat lah keempat kakak yang sedang duduk di kursi ruang tamu disaat membuka pintu.


"Cepatlah mandi dan setelah itu turun ke ruang tamu. Ada yang ingin kami bicarakan" ucap dingin Yoongi


Terlihat pula, mata sinis keempat kakak mereka yang sedang menatap Jimin dan Taehyung.


Jimin dan Taehyung hanya mengangguk dan langsung menuruti perintah sang kakak menuju kamar tidur dan membasuh tubuh mereka.


Saat tiba di kamar tidur, tampak sang adik kecil tertidur pulas.


Melihat sang adik telah tertidur pulas, mereka pun langsung membasuh tubuh mereka dengan mandi.


Setelah mandi dan berpakaian piyama, mereka berdua pun turut sesuai perintah sang kakak


*Di ruang tamu


"Duduklah" ucap Yoongi dingin


Mereka pun duduk tepat didepan kakak-kakaknya


"Dari mana saja kalian?" Tanya HoSeok


"Kami ada kelas tambahan" ujar Jimin


"Kelas tambahan? Kami menjemput kalian tadi di sekolah dan penjaga sekolah bilang kalau tidak ada kelas tambahan sampai akhir bulan depan" jelas Seokjin dengan tatapan sinis


Jimin dan Taehyung pun terkejut


"K-k-ka-a-ak?? Sudah ku bilang jangan menjemput kami" ucap Jimin menunduk yang diikuti Taehyung


"Apakah ada alasan lain? Kakak ingin mendengarkan lebih jelas" Jelas Yoongi


"K-k-ka-a-ak...... Ka-kami minta maaf" lirih Taehyung dengan suara serak dan sedikit meneteskan air mata


"Jujur pada kita. Apa yang kalian lakukan dari pulang sekolah sampai jam segini?" tanya lembut NamJoon


"Berjanjilah untuk tidak memarahi kami" ucap Jimin


"Apa betul kalian bekerja paruh waktu?" tanya HoSeok


Jimin dan Taehyung tertegun dan mengangguk


"Why?Why did you do it?" tanya NamJoon dengan lembut agar tidak menyakiti mental mereka


"we did that ... wanting to pay our school fees without your help. We are very sorry to you(kami melakukan itu... ingin membayar biaya sekolah kami tanpa bantuan kalian. Kami sangat minta maaf dengan kalian)" jawab Jimin dengan jujur sambil menundukkan kepalanya


"Membiayai kalian sekolah adalah tugas kami, bukan tugas kalian. Tugas kalian hanyalah belajar dan menjadi orang sukses seperti apa yang kalian impikan" ucap lembut HoSeok


"Jimin tidak tahu pasti seperti apa kehidupan kalian waktu dulu. Yang terpenting, kami menjadi beban buat kalian" Jimin tidak berkutik sama sekali untuk membongkar apa yang dia dengar


"Percayalah. Dengan bekerja paruh waktu, masalah keuangan kalian berkurang bahkan mungkin sudah selesai" ucap Taehyung yang sedari tadi hanya diam


Jimin mengeluarkan amplop berwarna putih. Begitu juga dengan Taehyung


"Ini hasil kerja paruh waktu kami. Kami harap, kalian cepat mengatasi masalh keuangan kehidupan kita. Jimin akan tetap bekerja paruh waktu untuk membiayai uang sekolah kami." Begitulah Jimin, yang sangat keras kepala


Sedangkan ke empat kakaknya sngat tertegun dengan apa yang adik-adiknya lakukan


"Jimin~ah.. Taehyung~ah... " panggil HoSeok dengan lembut


"Dan ada satu hal yang terus kami sembunyikan kepada kalian. Mungkin ini waktunya untuk mengatakan semuanya yang tidak kalian ketahui" ucap Jimin dengan suara seraknya


"Jungkook, Tiba-tiba saja demam tadi pagi karena terdengar suara teriakan yang kami tidak tahu itu siapa. Dan.... Jungkook mempunyai penyakit yang masih tidak diketahui sampai sekarang" lanjut Jimin yang sudah tidak bisa membendung air matanya


"Semenjak ayah dan ibu bertengkar hebat, Jungkook selalu sesak. Siapa pun yang berteriak, dia langsung sesak dan demam begitu saja" Jimin masih kuat untuk menahan suara serak dan air matanya didepan kakaknya


"Kami merasa sangat sakit. Terus berpikir, Jungkook perlu dirawat dan saat itu juga kami membawa Jungkook ke rumah sakit tanpa sepengetahuan kalian. Dokter mengatakan bahwa mentalnya sedikit sakit. Itu lah sebabnya ketika kita marah ataupun berteriak, entah siapa marah atau teriakan itu ditujukan, Jungkook tetap menangis, merasakn sesak, dan secara tiba-tiba demam begitu saja" Tiba-tiba saja... Air mata yang ditahan oleh Jimin sedari tadi, sudah tidak bisa membendung nya lagi


"K-k-k-kami... Berusaha untuk... M-m-membicarakannya pada kalian... Tpi kmi tidak kuat untuk bicara" Jimin mengatakan dengan suara serak dan sudah mengeluarkan air mata begitu juga dengan Taehyung


"Kak... Kami sangat minta maaf pada kalian karena tidak jujur dari awal" ucap Taehyung yang masih terisak


Keempat kakaknya pun langsung berdiri dan memeluk Jimin dan Taehyung


"Tidak... Seharusnya kami yang minta maaf. Maafkan kakak ya?" tanya lembut HoSeok didalam pelukan hangat


Semua pun berpeluk hangat dan menangis saat itu juga. Dengan pelukan kehangatan ini, mereka semakin sadar bahwa mereka tidak bisa menyakiti mental adik-adiknya. Walau itu adalah masalah besar, mereka yakin jika masalah besar itu dibicarakan baik-baik akan lebih mudah dan tidak membahayakan mentalnya.


"Maaf karena telah menfosir tubuh kalian untuk bekerja" ucap Yoongi


Jimin hanya menggelengkan kepalanya


"Kami tidak keberatan sekalipun untuk membiayai sekolah kami sendiri" jawab Jimin


Keempat kakaknya hanya tersenyum dengan perilaku dan tindakan yang adik-adik mereka lakukan


"KAAAKK!!!!!! HIKS!!! HIKS!!!! KAKKK!!!! KALIAN DIMANA?!!!!" teriak Jungkook dari kamarnya


******


Sesampainya dikamar


"Kook!!! Jungkook!!!" ucap Jimin yang melihat adiknya mengigau


"Kook?! Bangun!!" teriak Taehyung sambil menggoyangkan badan Jungkook agar sadar


"Minyak!! Dimana minyak kayu putih?!" tegas Seokjin


Jimin yang mendengar arahan itu pun lari ke nakas miliknya dan mengambil sesuatu


"Ini Kak" ucap Jimin dan memberikan minyak kayu putih ke Seokjin


Seokjin yang sudah menerima nya, langsung duduk tepat di samping Jungkook


Seokjin langsung menaruh minyak ke tangan dan di todong kan ke hidung Jungkook


"Kook.... Ayo lah sadar" gumam Seokjin


Setelah melakukan tindakan itu, akhirnya Jungkook langsung tersadar


"Kak!!!" teriak Jungkook langsung memeluk Seokjin


"Kak...." terdengar isakan tangis Jungkook


Yang di peluk pun langsung membalas pelukannya


"Kak.... Jungkook mohon jangan pergi😭" Jungkook pun menangis dengan keras


"Kook..... Kau kenapa?? Kakak tidak akan jauh dari mu. Tidak akan pernah sampai waktu yang tepat" ucap Seokjin yang di kalimat Tidak akan pernah sampai waktu yang tepat dengan suara pelan


"Kak" lirih Jungkook yang masih terisak


"Kook..... Tidak apa-apa. Kakak tidak akan pergi..... Kakak akan selalu ada sama kalian" dengan kata-kata ini, Seokjin harus menerima kenyataannya


"Tidur lah.... Kau butuh istirahat beberapa hari" sambung Seokjin


Dan setelah kau sembuh, aku harus pergi meninggalkan kalian untuk 7 bulan lamanya. Aku minta maaf begitu gumam Seokjin


Semua menatap sendu seorang Seokjin dan Jungkook


"Istirahat lah. Kakak akan tidur di sampingmu hari ini" ucap Seokjin


"Kalian harus cepat tidur. Besok ada jadwal di perusahaan. Jimin, Taehyung apa kalian ada tugas rumah?" tanya Seokjin


Yoongi, HoSeok dan NamJoon pun mengangguk dan langsung pergi meninggalkan kakak tertua nya itu dengan adik-adik mereka. Sedangkan Jimin dan Taehyung,


"Kami tidak ada tugas rumah" jawab Taehyung


"Cepatlah tidur" pinta Seokjin


Mereka berdua pun menuruti perintah sang kakak


******


Keesokan harinya


Seokjin bangun lebih awal dari adik-adiknya. Seperti biasa, Seokjin harus memasak sarapan untuk keenam adiknya


Dan seperti biasa pula, NamJoon membangunkan adik-adiknya


"Jim, Tae, ayo bangun. Jam sudah menunjukan pukul 05:45. Cepatlah. Kakak akan memeriksa Jungkook" ucap NamJoon yang langsung masuk dan duduk disamping Jungkook


Jimin dan Taehyung yang mendengarkan pinta itu pun langsung bngun


Seperti katanya tadi, NamJoon memeriksa Jungkook


"Kook.... Kau ingin sekolah??" tanya lembut NamJoon yang tidak menginginkan Jungkook langsung terbangun


"Hmm" lirih Jungkook sembari menggelengkan kepalanya


NamJoon langsung meletakkan telapak tangannya di dahi Jungkook


"Besok Kookie Sekolahnya?? Sepertinya sedikit kompres besok sudah sembuh" lembut NamJoon


Jungkook hanya menjawab dengan menganggukkan kepalanya. Tanpa sadar, NamJoon tersenyum melihat kelakuan adik bungsunya ini


"Dasar kelinci" gumam NamJoon


"Joon??" tanya seseorang


"Oh? Kak? Ada apa?" tanya NamJoon


-----------------------------


Siapa orang itu? Dan apa yang ingin dikatakan?


Ikuti terus ceritanya😌 happy Reading❤❤


Note: Maaf tidak up untuk beberapa bulan silam🙂 aku ada sedikit mslh jdi hrus di siapkan dulu🙂🙂 maaf menunggu lama🙂