
Keesokan harinya
Seperti biasa, NamJoon akan membangunkan adik-adiknya
"Jimin, Jungkook, Taehyung..... Ayo bangun, ini sudah pukul 5 lewat 45 menit. Kalian harus pergi pukul 7, bukan? Ayo cepat bangun" ucap lembut NamJoon
Jimin pun langsung bangun dari tidurnya. Dengan muka khas orang bangun tidur, Jimin berjalan ke arah kamar mandi
NamJoon hanya mengulas senyumannya
"Jimin, jangan lupa untuk membangunkan adik-adikmu" ucap NamJoon
Jimin pun membalas berdehem
Setelah kepergian NamJoon dari kamarnya, tidak sampai 15 menit, Jimin pun keluar dari kamar mandi yang sudah berpakaian rapi
"Taehyung, Jungkook... Ayo bangun" ucap Jimin sambil mengemas buku pelajaran yang dia bawa hari ini sekaligus buku pelajaran adik-adiknya
Jungkook dan Taehyung yang mendengar perkataan Jimin pun langsung duduk dari tidurnya
"SUDAH KU BILANG!!!! AKU TIDAK AKAN MENYURUH MEREKA UNTUK BEKERJA!!!! AKU TIDAK INGIN MENGHANCURKAN MASA REMAJANYA KAK!!!! BAGAIMANA PUN MEREKA MASIH SEORANG PELAJAR!!! SEKALI LAGI AKU TEKANKAN!!! JANGAN MENYURUH MEREKA BEKERJA SAMPAI AKU MENYETUJUINYA!!!!" Teriak seseorang dari lantai bawah
Jimin yang terkejut akan hal itu, langsung menoleh ke arah Jungkook
Terlihat wajah Jungkook yang tidak bisa di artikan dan muka nya pun terlihat tampak pucat
Jimin dan Taehyung yang melihat itu pun langsung lari ke tempat Jungkook
"Kook!!! Kau baik-baik saja, kan?!" tanya Jimin cemas
"K-k-ka-a-ak..... d-d-da-da k-k-kok-k-kie s-s-sa-k-kit" ringis Jungkook dengan suara serak dan sesak yang kuat
"Taehyung! Tolong ambil minum! aku akan ambil obatnya!" pinta Jimin
Taehyung yang mendengar pinta Jimin pun langsung kebawah menuju dapur untuk mengambil air minum
π―
Taehyung mempercepat langkahnya menuju dapur
Sesampainya di dapur
Taehyung dengan cepatnya langsung mengambil gelas dan menuangkan air ke dalamnya
Kakak-kakaknya yang melihat terkejut sekaligus bingung
"Taehyung? Ada apa? Apa ada masalah?" Tanya Seokjin lembut
"Aku.... Aku mohon jangan pergi ke kamar kami, dan jangan mengikutiku" ucap Taehyung yang tidak menjawab pertanyaan Seokjin tadi
Taehyung langsung lari sambil membawa gelas yang diisinya tadi
π£π―π°
"Kak!! Ini!" Taehyung pun menyodorkan gelasnya
Jimin meraih gelas tersebut langsung memberi obat kepada Jungkook
"Kook... Makan obat ini!" ucap Jimin menyodorkan obat.
Setelah menyuapkan obat ke mulut Jungkook, Jimin pun mentuntut Jungkook untuk meminum air. Perlahan, Jungkook mulai tenang dengan wajah yang pucat
"Taehyung, cepat lah bersiap" ucap Jimin yang masih dilanda kepanikan
Taehyung yang mengerti dengan raut wajah dan perkataan Jimin pun hanya mengangguk dan langsung kekamar mandi
"Kook, beristirahatlah" ucap Jimin yang di anggukan oleh jungkook sambil memegang jidat Jungkook yang terasa panas
Dengan cepat, Jimin turun menuju dapur untuk mengambil mangkuk dan air hangat
π£
Saat Jimin di dapur, semua yang ada di dapur pun melihat ke arah tujuan Jimin
"Kenapa kau tidak turun bersama adikmu?" tanya Seokjin lembut
Jimin yang sibuk dengan kegiatannya, hampir tidak menjawab pertanyaan kakak tertuanya itu
"Jimin?" panggil NamJoon
"Ah, Jungkook tiba-tiba saja demam. Mungkin kami tidak ikut seleksi" jawab Jimin yang disadari oleh NamJoon sambil mengambil air panas dan air dingin
Jimin menuangkan air panas ke mangkuk agak banyak dan dicampur dengan air dingin sedikit
"Kak? Handuk kecil di mana?" tanya Jimin yang sudah siap dengan kegiatannya
"Ada di laci bawah nakas milikmu" Jawab Hoseok
"Terima kasih Kak. Jimin keatas dahulu" ucap Jimin
"Eiiittss! Bawa sekalian sarapan Jungkook" ucap Seokjin sambil mengambil sarapan Jungkook
Jimin mengambil dan menaiki tangga menuju kamarnya
π£π―π°
"Kook? Ayo sarapan terlebih dahulu" ucap Jimin lembut sambil membantu Jungkook duduk
Jimin pun menyuapi Jungkook dengan hati-hati dan penuh kasih sayang
Taehyung pun keluar dari kamar mandi
"Em... Kak? kita tidak jadi ikut, seleksi?" tanya Taehyung hati-hati
"Begitulah. Tidak ada yang bisa menemani dan memberi dukungan kecuali kalian berdua" Jimin mengucapkan kalimat ini dengan penuh ketulusan
Taehyung pun tidak heran dengan kakaknya ini. Jimin selalu menjadikan Jungkook dan Taehyung sebagai pendukungnya. Tidak heran lagi, kasih sayang Jimin kepada adik-adiknya selalu lebih
Setelah selesai menyuapi Jungkook, Jimin langsung membaringkan Jungkook seperti semula dan mengompres Jungkook dengan air hangat yang dia bawa tadi di bawah
Akhirnya mereka siap dengan kegiatannya
"Kook.. Istirahat dengan cukup oke? Jangan memikirkan kami. Jaga kesehatanmu" ucap Jimin sambil mengelus rambut hitam Jungkook begitu juga dengan Taehyung
Jungkook membalasnya dengan anggukan
π£π―
Jimin dan Taehyung pun sarapan dengan tidak moodnya
Kakak-kakaknya yang selalu mengerti dengan adik-adiknya pun tidak tega
"Jimin, Taehyung, makanlah." ucap lembut Seokjin
"Entahlah... Saat aku sudah bersiap dan membangunksn mereka berdua, Jungkook terlihat pucat dan lama-lama demam" ucap Jimin dengan lemas
"Apa kalian tidak bisa meminta izin kepada guru saat kelas tambahan agar kalian di izinkan pulang lebih cepat dan tidak mengikuti kelas tambahan?" tanya Hoseok
"Tidak, kami harus melakukan apa yang menjadi kewajiban kami sebagai seorang pelajar" ucap Taehyung
"Mungkin kami akan izin dan jika diperbolehkan, kami akan pulang lebih cepat dari kemarin dan tetap mengikuti kelas tambahan" ucap Jimin
Seokjin, Yoongi, Hoseok dan NamJoon yang mendengarnya terlihat wajah yang bahagia karena telah berhasil merawat adik-adiknya dengan baik
"Maaf, kami selalu mengecewakan kalian" ucap Jimin sambil menunduk
"Tidak apa-apa Jimin. Itu adalah keputusanmu" ucap NamJoon dengan percaya agar adiknya bisa kembali lagi
"Terima kasih Kak" ucap Jimin sambil tersenyum kepada NamJoon
"Ahh.... Waktunya kami berangkat. Selamat melakukan aktivitas kak" ucap Taehyung sambil mengambil tas dan menarik tangan Jimin
Melihat kepergian adiknya, seperti biasa mereka tersenyum
π£π―
Mereka berjalan seperti biasanya menuju sekolah
β’β’β’
Sesampainya mereka di sekolah, dan melakukan aktivitas seperti biasanya tanpa Jungkook
β’β’β’
Bel pulang pun berbunyi yang membuat anak-anak berhamburan untuk pulang terlebih dahulu
"Kak.... Apa kita izin kepada Direktur untuk tidak masuk hari ini?" tanya Taehyung
"Sepertinya itu bukan idenya. Menurut kakak, kita meminta izin untuk pulang lebih cepat" jawab Jimin
Taehyung hanya mengangguk tanda mengerti
β’β’β’
Sesampainya dicafe...
Jimin dan Taehyung menuju ruang ganti. Setelah selesai, mereka menuju ke dapur
"Hai... apa kabar?" tanya Beomgyu
"Emm.... Dimana adik yang bergigi kelinci itu?" tanya Suho
"Kabar kami baik, Jungkook sedang demam" jawab Jimin
"Sampaikan kataku padanya. Cepatlah sembuh" ucap Suho
Jimin dan Taehyung hanya membalas dengan anggukan
"Dimana Direktur?" tanya Jimin
"Kalian ingin izin untuk pulang lebih cepatnya?" tanya Sehun balik
Jimin hanya membalas dengan anggukan
"Pulang saja, yang terpenting kalian sudah mengambil absen hari ini." jawab Suho
"Terima kasih Kak" ucap Taehyung
Mereka pun bekerja sesuai dengan posisinya
Tidak terasa jam sudah menunjukkan pukul 8 malam
"Kak... Apa kita harus pulang?" tanya ragu Taehyung
"Hm.. Ayo izin" jawab Jimin
"Kak? Kami pulang terlebih dahulu" ucap Jimin
"Hm.... Berhati-hatilah. Sampaikan salamku pada Jungkook" ucap Suho
Jimin dan Taehyung pun meninggalkan dapur langsung menuju kantor pribadi Direktur
Sesampainya di depan pintu kantor pribadi Direktur, Jimin terlebih dahulu mengetuk pintu kantor pribadi Direktur.
"Masuk!" teriak Direktur dari dalam
jimin membuka pintu dan masuk yang diikuti oleh Taehyung
"Direktur, apa boleh kami izin untuk pulang dahulu?" tanya Jimin hati-hati
"Dimana Jungkook?" tanya Direktur balik
"Jungkook sedang sakit. Apa boleh kami pulang terlebih dahulu Direktur?" tanya Jimin lagi
"Hm.. Pulanglah. Jaga adikmu baik-baik dan sampaikan salamku padanya" Jawab Direktur
"Terima kasih Direktur" ucap Jimin senang dan Taehyung pun ikut senang
"Ini upah kalian hari ini" ucap Direktur sambil memberi 3 amplop
"Direktur? Kami hanya bekerja setengah hari. Apa kami bisa mendapatkan upah? Jungkook juga tidak bekerja hari ini" ucap Jimin bingung
Direktur hanya tersenyum
"Pulanglah. Jaga adikmu dan ambil ini sebagai upah kerja kalian dan yang satu, sebagai sumbanganku pada Jungkook." ucap tulus Direktur
"Terima kasih banyak Direktur!" senang Taehyung yang langsung mengambil ketiga amplop tersebut
"Tapi upah kalian hari ini hanya setengah dari kemarin. Tidak apa-apakan?" tanya Direktur
"Hm.. Tidak apa-apa Direktur" ucap lembut Jimin
"Cepatlah tukar pakaian kalian. Jangan lupa sampaikan salamku pada Jungkook agar cepat sembuh" ucap Direktur
"baik Direktur" ucap Jimin
Mereka berdua pun keluar dari ruang Direktur dan menuju ke ruang ganti
Setelah selesai berganti pakaian, mereka pun pulang
****
Terima kasih telah mampir membaca ceritakuπ maaf kalau beberapa hari ini tidak upππ» akan aku double up yaaaπ mohon suka dan favoritnya ππ»π