Mysterious House

Mysterious House
Masalah Keuangan



"kita harus kerja sekarang!" tegas seorang pria dengan kulit pucatnya- Min Yoongi


"Kak!!! tidak semua yang bisa bekerja!! Jimin, Taehyung, dan Jungkook tidak bisa!!! bagaimana pun mereka adalah adik yang harus kita jaga!!! umur mereka tidak cukup untuk bekerja!!" pungkas pria yang dikenal ramah oleh banyak orang- Jung Hoseok


"Apa yang dikatakan Hoseok benar kak, kita tidak bisa memaksa mereka untuk bekerja, kakak juga tidak bisa mengeraskan mereka. Mereka harus menikmati masa remajanya" benar pria yang lembut dan memiliki jiwa kepimpinan- Kim NamJoon


"Hm, aku juga setuju. Tidak seharusnya kita menyuruh mereka bekerja. Mereka harus menikmati masa remajanya" kata pria yang terlihat muda padahal umurnya sudah tua- Kim Seokjin


Mereka berempat sedang berdiskusi masalah keuangan mereka yang hampir menipis. Agar tidak mengganggu waktu tidur sang adik, mereka pun berada di ruang tengah agar tidak bising.


"Apakah kita pernah merasakan masa remaja kita? BAHKAN AKU TIDAK TAHU DAN TIDAK PERNAH MERASAKAN MASA REMAJA KU!!!! MASA REMAJA KU DIPENUHI OLEH KERJA!!! TIDAK KAH KALIAN MEMIKIRKANNYA?!" teriak Yoongi


"Kak, aku selalu memikirkan masa remaja kita dulu. Kau benar, kita tidak pernah merasakan masa remaja kita. Tidakkah kesalahan yang dilakukan oleh ayah kepada adik kita? Aku merasakan mereka sangat senang, bahagia, biarkan saja mereka bahagia. Selagi Ayah dan Ibu sedang di luar negeri dan membiarkan kita hidup mandiri, biarkan mereka menikmati masa remajanya" ucap lembut seorang Hoseok


Dua orang lainnya pun mengangguk dengan tanda setuju akan ucap Hoseok.


Tanpa mereka sadari, seseorang telah mendengar semua perkataan Yoongi dan mengeluarkan setitik air mata


"Mereka tidak pernah merasakan masa remaja mereka?" gumam seseorang tersebut


Keesokan harinya


kegiatan pagi pun dimulai.


"Jungkook??? Taehyung??? Jimin??? Ayo bangun, mandi terlebih dahulu dan sarapan" ucap lembut NamJoon


NamJoon adalah seorang kakak yang tidak pernah membentak adiknya. Walaupun masalah itu sangat besar, dia akan berbicara baik-baik pada adik-adiknya


"Kakak??" ngigau Jungkook


"Ayo bangun.... Jam sudah menunjukan pukul 7" kata NamJoon


"Hmm" ucap Jungkook, Taehyung dan Jimin serentak


"Kakak tunggu dibawah yaa" ucap lembut NamJoon


Setelah NamJoon berbicara seperti itu, Jimin pun bangun dan langsung mandi.


Setelah mandi, tidak lupa Jimin membangunkan adik-adiknya terlebih dahulu baru bisa kebawah untuk sarapan bersama.


"Jungkook, Taehyung.... ayo bangun, sekarang sudah pukul 7 lewat 30 menit. Cepatlah mandi, akan ku tunggu." ucap Jimin


Jungkook dan Taehyung pun bangun


"Jungkook.... Mandilah terlebih dahulu" ucap Taehyung yang dibalas anggukan dengan Jungkook


Jungkook pun langsung mengikuti perintah kakaknya itu.


"Taehyung? apa kau ingin kerja paruh waktu? Sepertinya kakak kita sedang dalam kesulitan. Apa kau mau membantunya? Bahkan mereka tidak bisa menikmati masa remaja mereka dengan baik dan terlalu fokus dengan pekerjaan mereka" ucap sedih Jimin


"Kerja paruh waktu? sepertinya menyenangkan. Jadi kita tidak membuang waktu kita, bukan? Tapi, aku takut mereka marah dengan kita." setuju Taehyung tapi dengan wajah khas orang bangun dari tidur nya


"Kita bilang pada mereka bahwa kita ada kelas tambahan. Bagaimana? Kau setuju? Mungkin ini jalan satu-satunya untuk membantu mereka tanpa sepengetahuan mereka" ucap Jimin yang digiring keluarnya Jungkook dari kamar mandi


"Kak, cepatlah mandi. Kita akan mencari kerja paruh waktu" kata Jungkook yang membuat Taehyung dan Jimin terkejut


"Kook? apa kau serius?" tidak percaya Taehyung


"Apa aku pernah berbohong dengan perkataanku?" Jungkook berusaha meyakinkan Taehyung dan Jimin


"Baiklah, kita bertiga setuju untuk melakukan kerja paruh waktu. Tapi dengan memberi alasan kalau kita ada kelas tambahan." ucap Jimin yang di anggukan oleh Jungkook dan Taehyung


Mereka pun bersiap dan mengambil tas sekolah mereka dan kebawah menuju dapur untuk sarapan


"Selamat pagi semuanya" ramah Jimin pada kakak-kakaknya


"Pagi juga" balas Hoseok dan NamJoon secara bersamaan dengan senyuman


Mereka bertiga pun duduk tepat didepan Yoongi, Hoseok dan NamJoon


"Kak? Kami ada kelas tambahan akhir-akhir ini... Jadi kami izin untuk pulang sedikit malam. Bolehkan? Kami juga sekalian makan di luar. Jadi tidak usah menyisakan kami nantinya" berani Jimin


"Baiklah. Tapi hati-hati saat pulang dimalam hari, jika ada hal aneh telpon saja kak Seokjin ataupun kak Hoseok atau kak NamJoon" ucap Yoongi peduli


Mereka pun senyum bahagia


"Makan yang banyak ya. Semangat untuk sekolah kalian" ucap Seokjin sambil menaruh piring berisi makanan ke hadapan adik-adiknya


Seokjin pun membalas dengan senyuman yang tak kalah manisnya


Setelah sarapan.


"Kak.... kami pergi dulu, daaaa" ucap mereka bertiga sambil melambaikan tangan mereka ke hadapan kakak-kakaknya


"Sepertinya mereka tumbuh dengan baik. " senyum Hoseok mengembangkan dengan kepergian adik-adiknya


NamJoon hanya membalas dengan anggukan nya


🐣🐯🐰


"Kak... Kita berkumpul ditempat biasa, dan langsung mencari kerja paruh waktu" ucap Jungkook


Taehyung dan Jimin yang mendengarnya hanya membalas anggukan.


"Setelah kita mendapatkan upah dengan kerja paruh waktu, jangan menghamburkan nya. Kita kumpul untuk membayar uang semester kita. Jangan sampai kakak-kakak tahu tentang kerja paruh waktu kita" jelas Jimin agar adik-adiknya mengerti


Taehyung dan Jungkook paham maksud dari perkataan Jimin pun membalasnya dengan anggukan.


Bel masuk sekolah pun sudah berbunyi.


Beruntung, ketiga saudara ini sudah ada dikelasnya masing-masing


🐹🐱🐹🐨


Saat di kantor, semua sibuk dengan jabatannya. Termasuk Seokjin, Yoongi, Hoseok dan NamJoon


"Kak?? Keuangan kita semakin menipis, apa yang harus kita lakukan?" ucap NamJoon dengan Seokjin


"Kau melakukan semuanya?" tanya Seokjin


"Yaa.. aku sudah melakukan semuanya" jawab NamJoon


"Bagaimana ini?" gumam Seokjin


"Keluarlah... Akan ku urus semuanya" ucap Seokjin


"Baiklah" pasrah NamJoon


🐣🐯🐰


Bel pulang pun sudah dibunyikan.


Seperti kata Jungkook tadi pagi, mereka berkumpul di tempat biasa dan mendiskusikan akan kerja dimana nantinya


"Kak.. Temanku merekomendasikan kita bekerja di tempat Cafe Dejavu Coffe Latte." ucap Jungkook


"Gajinya sangat besar. 200 Won setiap harinya" lanjut Jungkook dengan girangnya


Taehyung dan Jimin terbelalak mendengar kalimat gajinya sangat besar. 200 won setiap harinya


"Jungkook? kau sedang serius kan?" tanya Jimin tidak prcaya


"Kak... Sejak kapan aku pernah berbohong pada kalian? Aku selalu jujur... Kecuali kejadian tadi pagi. Kalian menyuruhku untuk berbohong" ucap Jungkook santai


Taehyung dan Jimin pun tertawa dengan perkataan Jungkook


"Ya sudah. Kau tahu alamatnya Kook?" tanya Taehyung


Jungkook mengangguk sebagai tanda dia tahu alamatnya


"Ayo cepat!!! aku sudah tidak sabar!! " ucap Jungkook yang tidak sabar


"Iya Kook, iya.. pelan-pelan jalannya. Jangan seperti orang dikejar hantu" ucap Jimin tertawa


Karena tidak sabar, Jungkook menarik tangan Taehyung dan Jimin


"Kalian berdua sangat lambat!!" kesal Jungkook


Keadaan seperti ini lah yang membuat kakak-kakaknya tertawa dengan tingkah laku sang adik kecilnya


πŸ’–πŸ’–πŸ’–


Terima kasih telah membaca ceritakuπŸ˜ŠπŸ˜‡