
...H A P P Y R E A D I N G...
...___________...
Sara menemui Vee yang sedang tidur menikmati hari liburnya. Ah perempuan ini, selalu tidur seperti beruang bila sudah memiliki waktu libur.
"Vee... ayo cepat bangun! Pesawat sebentar lagi akan terbang ke udara dan kau masih terus tidur," ucap Sara yang masih terus mengganggu Vee tidur.
"Aku tidak peduli, Sara. Lagipula apa hubungannya pesawat denganku?" Jawab Vee dengan mata masih terpejam dan suara seraknya.
"Aku sudah memesan tiket berdua denganmu untuk berlibur ke Milan hari ini," jawab Sara.
Vee terlonjak kaget dan langsung duduk diatas ranjangnya. "Kau gila?! Kapan aku menyuruhmu memesan tiket?"
"Memang kau tidak menyuruhku, tapi otak cerdasku yang menuntunku," jawab Sara kemudian menarik tangan Vee untuk mandi dan bersiap-siap.
"Ayo cepat mandi dan bersiap-siap! Kopermu sudah ku siapkan sejak tadi," ucap Sara.
Vee hanya geleng-geleng kepala melihat kelakuan sahabatnya ini. Tapi kali ini ia mendukung ide Sara. Ia memang berniat untuk bersenang-senang karena diberi waktu libur oleh bosnya.
________
Milan, Italy. 10 PM
Vee dan Sara sudah berada di hotel dan menikmati waktu istirahat mereka. Tak lama kemudian notifikasi ponsel Sara berbunyi, kemudian.
Mata Sara berbinar membaca pesan Leone. Kemudian menggoyangkan tubuh Vee agar mendengarkan ucapannya.
"Ada apa?"
"Ayo bersenang-senang," ujar Sara tak sabaran.
"Tidak ada minat, pergilah sendiri," ucap Vee malas.
"Dasar monoton. Ikutlah... jangan menyibukkan diri dengan kasur dan informasi negara saja," bujuk Sara.
Vee membalikkan badannya, "beberapa jam yang lalu kita baru sampai di Milan, tidak bisakah besok saja?"
"Tidak tidak, itu tidak bisa. Karena kesempatan hanya datang satu kali," ucap Sara yang kemudian beranjak dari kasur.
"Ok... istirahat saja beberapa jam, akan ku persiapkan baju kita nanti malam," sambung Sara kemudian pergi ke arah koper yang masih tergeletak.
"Terserah padamu," ucap Vee pasrah.
...*...
...Dont forget to vote and comment about this chapter...
...Thank youuu...