
Direstoran
devan sudah berada di restoran untuk meeting dengan klien nya,pandangannya menangkap sosok wanita cantik yang sedang tertawa lepas bersama 4 wanita di sana siapa lagi kalau bukan tasya sang istri dan para sahabatnya

"cantik! "gumam devan sambil tersenyum tipis
"maksud tuan? " ucap klien dengan nada lembut sambil melambaikan tangan depan wajah devan
"ahh iya maaf,tidak ada tuan,mari lanjut membahas ini! "ujar devan, klien pun mengangguk
Tiba-tiba dimeja makan tempat tasya dan temannya berada ada sesosok pria tampan mendatangi mereka
"tasyaa? benarkah itu kamu? "tanya pria itu sambil memegang bahu tasya dari samping, tasya pun terkejut melihat sosok pria didepannya pasalnya pria itu adalah mantan kekasihnya yang dulu ia cintai,mereka pacaran dari smp sampai lulus sma,saat lulus tasya ingin merayakan kelulusannya dengan datang kerumah pria-nya untuk mengajak nya pergi keluar bersama, ya pria itu ada dirumahnya tapi diluar dugaan pria itu sedang bercengkerama tertawa bersama dengan wanita cantik seperri seorang kekasih mereka serasi, tasya pun terkejut bukan main mendengar mereka saling memanggil 'Sayang' matanya berkaca-kaca lalu dia
"aryatama adiwijayaa?!" nada lemas sedih tasya dan berlari ,arya terkejut
"tasya? a aa aku bisa jelaskan sya! "teriak arya mengejar tasya tapi tak berhasil "akhhhhhhh! "lanjutnya frustasi

Tasya terkejut lalu menepis tangan arya,dilain tempat devan melihatnya tangannya terkepal di bawah meja melihat pria itu menyentuh wanitannya,
"masih punya muka kamu?cihh dimana wanitamu haa? pergi dari sini saya sangat membenci kamu tuan Aryatama Adiwijaya anda pergi dari sini atau saya yang pergi? "geram tasya,ingin beranjak dari tempat duduknya,para sahabatnya tak bergeming karena mereka baru kali ini melihat tasya marah, kecewa, terluka terlihat dari sorot matanya bagaimana tidak selama ini mereka melihat tasya adalah gadis yang ramah sopan dan baik tapi tidak hari ini
"oke baik sya aku akan peegi dari sini tapi aku mohon dengarkan penjelasanku,itu semua tidak seperti yang kamu lihat sya aku masih mencintaimu! "ucap arya hendak memeluk tasya,tapi tasya menghindarinya lalu menampar pipi putih arya Plakk "dengar saya tidak akan mendengar penjelasan kamu!"ucap tasya dan berlari meninggalkan restoran,arya memegang pipinya melihat tasya berlari setelah itu dia menuju mobilnya untuk pulang kerumahnya.Semua orang melihat kearah mereka dari tadi dan juga devan sangat marah dengan laki² itu karna hendak memeluk istrinya ya meskipun dia tidak mencintai tasya tapi tetap saja dia miliknya tidak boleh diganggu orang lain, devan pun mengakhiri meetingnya dan pergi ke kantor
"siapa laki-laki itu beraninnya dia mengganggu milikku"kesal devan lalu dia menghubungi asistennya untuk keruangannya
"permisi tuan ada yang bisa saya bantu tuan? "ucap max asisten devan
"cepat kamu cari tau laki laki yang bernama Aryatama Adiwijaya saya kasih kamu waktu 30 menit dari sekarang harus lengkap semua! "ucap devan tegas
"baik tuan"ucap max, dan meninggalkan ruangan devan
30 menit
"permisi tuan,ini yang anda minta sudah saya dapatkan lengkap! "ucap max
"bagus! "jawab devan dan melihat isinya "oh jadi dia anak dari keluarga Adiwijaya dia mantan kekasih tasya dan dia meninggalkan tasya karena berselingkuh dengan sahabat kecilnya sendiri dan juga dia ingin mendapatkan tasya kembali"seringai devan "bagus max kerjamu memang luar biasa sekarang kau boleh kembali! "ucap devan, max meninggalkan devan
Didanau
Tasya menangis,"kenapa bisa dia datang lagi? aku benci sekali pada dia! "gumamnya, selesainnya menangis tasya beranjak pergi untuk pulang ke mansion nya sendiri.
"Selamat datang nyonya!"ucap pelayan mansion nya
"ahh kalian tidak usah se formal gitu biasa saja panggil aku tasya karna kalian semua sudah saya anggap keluargaku sendiri"ucap tasya dan tersenyum
"baiklah nyonya tapi bolehkah kami yang masih muda memanggil mu nona tidak enak jika hanya memanggil nama"ucap para pelayan yang masih muda
"dan bolehkah saya yang sudah ber umur ini memanggilmu nak tasya? "ucap bi inah
"hmm baiklah terserah kalian yang penting kalian jangan terlalu formal kepadaku karna kalian keluargaku! "ucap tasya ramah kepada para pelayan,dibalas anggukan oleh mereka
Tasya pun pergi ke garasi mobil tasya,tasya memiliki banyak mobil mewah tapi itu hanya koleksinya,karna dia tidak ingin dianggap sombong lagian tasya sangat menyayangi motornya
"wahh kalian rajin sekali membersihkan mobil²ini seperti masih baru"ucap tasya tersenyum kepada para pelayan
"oh nona tasya iya ini kan tidak pernah anda pakai nona jadi kami disini selalu membersihkan dan merawat mobil²ini dengan baik agar tidak rusak"ucap pelayan
"baiklah lanjutkan,yasudah saya pamit dulu, assalamualaikum "pamit tasya
"waalaikum salaam"jawab para pelayanan
Dirumah
devan sudah pulang dia mencari tasya tapi tak menemukannya
"kemana dia pergi, ehh kenapa aku memikirkan nya heuhh! "ucap devan,dan pergi mandi
"dia sudah pulang aku harus bergegas memasakannya!"ucap tasya lalu ke dapur
saat tasya memasak,devan keluar dari kamarnya seusai mandi dan berpakaian
"hmm aromanya enak sekali siapa yang masak"devan turun dari tangga melihat rasa memasak diapun duduk di meja makan memainkan ponselnya dan ada pesan Whatsapp dari oara sahabatnya
Leon Gunadarma
woyy broo pergi ke club yokk! lama nihh ga maen bareng,buat nenangin pikiran kerjaan mulu soalnya gw akhir-akhir ini sekalian cari cewek broo
Alex Anggara Syahputra
gaskeunn bossquue jangan bacot broo harus datang pokoknya awas kalo ga dateng gw ajak baku hantam klean ke lomba MMA wkwk
Tomy Arya Wijaya
dasar lu pada palingan juga gw duluan yang datang dan kalian semua heuhhh terlambat banyak alasan pula jyjyq gw ama lu pada
Maxime Darmawan
boleh gabung ga broo hehe
izin ikut serta pak boss @Devan
Ergiantara Putra Alexander
halah palingan juga si kutu kupret @devan kaga ikut mau enak² sama istrinya bwahahahah,hee lho van kalo berani bawa tu istri lho join ke club gw kasih mobil keluaran terbaru buat lho ya kalo lho ga bisa emang pecundang lho hanya cewe aja gabisa hahaha gw tunggu!
Devanendra Putra Alexander
oke gw bawa,tapi ini bukan gara²mobil ya!tapi gw ga trima ditantang!!
devan pun mematikan ponselnya "apa dia mau gw ajak,heuh dasar brengsek punya kakak satu aja nyebelin tingkat dewa! "gumam devan, dia menghampiri tasya yang sedang memasak
"khemmm, nanti malam ikut gw! "ketus devan
"mau kemana emangnya? "tanya tasya penasaran
"udah deh ikut aja ga usah bawel! "ucap devan kembali ke meja makan,karna masakan tasya sudah matang dan di siapkan dimeja.Mereka pun makan bersama dengan lahap
"enak juga ni masakannya!"ucap devan tersenyum tipis, tidak terlihat "oh ya kok bisa lu jadi pengantinnya bukannya alena ya? "bicara devan di sela makan karena penasaran
Tasya pun menceritakan semuanya
devan pun mengerti sekarang beraninya alena itu mempermainkannya tapi tak apa lagian gaguna juga tohh dia ga ada rasa sama yang namanya alena "hmm, lu bisa ajak temen²lu kalo mau?! "tawar devan
"oke deh gw ajak mereka kamu kirim lokasi nya ke aku terus nanti aku kirim ke mereka!"jawab tasya
"lu lupa kalo gw gada nomer lho nih isi nomer lho! "ucap devan menyodorkan hp nya,tasyapun menulis nomornya di ponsel devan dan menelfon ponsel nya "nih udah"ucap tasya
"hmm"singkat devan
tasya pun memberitahu teman²nya dan lokasinya setelah itu tasya bergegas membersihkan meja makan sedangkan devan kekamar untuk bersiap-siap disusul tasya
Malam hari
tasya pun sudah siap dengan baju sederhananya namun tak mengurangi kecantikkannya dengan gaun putih selutut setengah lengan hills tak terlalu tinggi
devan pun menunggu tasya di depan mansion sedangkan tasya baru turun "ayo berangkat! "ajak tasya
devan pun melihat tasya terkejut karna kagum akan kecantikan tasya,dan tersadar "hmm! "ucap devan berdiri menuju mobil diikuti tasya di belakang
makasihh guys yang udah like:v