my Husband's Handsome CEO

my Husband's Handsome CEO
4. Kabur



Hari ke-6


Tasya masih sibuk,diruang kerjanya dia sangat fokus dengan desain baju pengantin yang akan digunakan oleh keluarga Alexander


"Alhamdulillah selesai juga pekerjaan nya tinggal besok pengantaran baju nya, hmmm saya suruh dara ajal lah mengantarnya besok"ucap tasya seraya keluar ruangannya


"daraaa! "lanjutnya dengan nada lembut mendekat ke dara


"ohh iya ada apa mbk? "tanya dara


"hmm iya,gini ra besok kamu antar baju pengantin ke rumah keluarga Alexander ya? maaf merepotkan soalnya lita besok ijin tidak masuk karena ibunya dirawat dirumah sakit!gimana mau kan? "tanya tasya


"iya siap mbk laksanakan hehe,lagian juga pengen liat rumah mewah nya keluarga Alexander siapa tau ada cogan yang kepincut sama saya hehehe"jawab dara


"bisa aja kamu ra cowo terus dipikiran kamu,yaudah sana kamu siap²tutup butiknya kita pulang ya!"ajak tasya


"wahhh asikk pulang lebih awal bisa kesalon dulu saya mbk haha mau perawatan buat besok cari cogan"ucap dara


"yaudah sana, mbk mau pulang dulu ya dadahhh"pamit tasya


setelah sampai dirumah tasya melihat rumahnya sudah didekorasi sangat mewah banyak bunga²cantik, tasya menghampiri papa nya,


"wahh pahh bagus banget ini dekorasi nya!pasti alena dan calonnya besok bahagia pahh hehe, oiya tasya belum pernah ketemu calon nya alena pah apa dia juga setuju dengan ini?"tanya tasya


"kata om john anaknya setuju dengan perjodohan ini nak, hmm sampai lupa papa kamu udah punya pacar apa belum sya? kalo belum nanti papa carikan"jawab papa


"hmm ga ada pahh tapi tasya ga mau ya dijodohin kaya alena nanti tasya cari deh"jawab tasya


"heuhh tasya terserah kamu tapi ingat kalo kamu ngga nemu²pasangan nanti papa carikan titik! " kata papa sambil meninggalkan tasya


Pagi hari


dikediaman Davidson mereka semua bersiap-siap akan ke gedung ter-mewah dikota itu


"ma coba panggil Alena dan tasya untuk turun kita akan segera menuju gedung nanti make up nya disana aja! "suruh papa,mama menuju kamar tasya


Tok Tok Tok


Ceklek(pintu terbuka)


"oh mama iya ma ini udah siap"jawab tanya


"wahh sayang kamu cantik memakai kebaya couple keluarga"ucap mama,tasta tersenyum "yasudah ayo kita ke kamar alena! "ajak mama,diikuti tasya disampingnya


Tok Tok Tok (tidak ada sautan didalam)


"sya kok ga ada sautan ya?kita buka aja ya? "ucap mama, tasya mengangguk


Ceklek (terbuka)


"lho-lho mana alena sya kok ga ada?"ucap mama kaget dan bingung,tasya menggeleng. "lho sya ini apa nak kok baju dialmari ga ada semua astaga alena dia kemana?dan ini apa? surat?"ucap mama menangis


**maa paa alena pergi, alena ga mau pokoknya nikah sama orang yang ga jelas alena udah punya pasangan ma pa alena akan kembali kalau semua udah selesai, oh ya aku mau tasya aja yang gantiin lagian dia kan ga ada pasangan jadi ya biar dia aja yang nikah aku gamau pokoknya nikah sama anaknya om john aku pergi ma pa


Alena**


"astaga alena! ini gimana sya dia kabur! "ucap mama nangis sesenggukan, papa mendengar tangis mama lalu menghampiri tasya dan mama


"kenapa ma kok nangis? "tanya papa dan memeluk mama,mama memberikan surat nya


"Apa-apa an ini alena dasar ya anak itu!"murka papa


"tasya kamu harus gantiin alena ga ada bantahan kamu harus mau titik cepat ayo berangkat! "ajak papa


"tapi pa tasya ga mau,lagian tasya kan masih kuliah pa! "ucap tasya sambil menangis, tapi papa tak menghiraukan permohonan tasya lalu membawa tasya dan mama nya menuju ke gedung


"Ya Tuhan bagaimana ini apakah aku harus menuruti papa"gumam tasya masih menangis


Sesampainya di gedung


"cepat nak ganti pakaian dan make up ke pelayan di sini"ucap mama,sebenarnya mama tasya tidak tega dengan anaknya itu tapi bagaimana lagi tidak ada pilihan lain


Di dalam gedung papa tasya menghampiri john untuk menceritakan semua dan john marah tapi dia segera menyetujuinnya


Acara dimulai


Semua sudah berkumpul tinggal pengantin wanita yang belum datang,mama tasya menghampiri tasya dan mengajak ke acaranya, semua mata menatap kedatangan pengantin wanita semua orang kagum dan terpesona akan kecantikan tasya yang natural,make up yang tipis dan elegan dan gaun pengantin yang sangat indah


"Itukan bukan alena, ya waktu itu kan saya melihat difoto bukan itu alena, dan oh ya saya pernah bertemu dengannya tapi dimana"gumam devan dalam hati


ijab qobul berjalan lancar tasya dan devan sah menjadi suami istri ,mereka bersiap-siap untuk melanjutkan resepsi


resepsi dimulai pengantin menyalami para tamu undangan banyak yang mengucapkan selamat ke tasya dan devan


"heyy broo wahh cantik juga tuh bini lho?"ucap para sahabat devan


"hmm! "ucap devan singkat


"dasar lho van bini cakep gini masih aja dingin kek es,ya ngga beb? "ucap alex sambil melirik tasya,tasya hanya diam meratapi takdirnya, devan pun beranjak dari sana dan mengajak para sahabatnya berbincang-bincang, tasya yang ditinggalkan dia pergi ke kamar yang disediakan setelah berpamitan padaorang tuannya


"fiuhhh cape juga,mending gw ganti terus tidur"ucap tasya untuk mandi ke kamar mandi


saat tasya mandi pintu terbuka ceklek


ada sosok laki²tampan siapa lagi kalau bukan devan dia merebahkan tubuknya di ranjang dan memainkan ponselnya


tasya keluar dari kamar mandi menggunakan handuk yang menutupi tubuhnya dari atas dada sampai atas lutut melihatkan kaki jenjang putih bersih,dia tidak tau jika didalam kamar itu bukan hanya dia saja tapi ada orang lain yaitu devan, devan menatap istrinya itu dari atas sampai bawah glek menelan susah salivannya tapi dia kembali menatap ponselnya untuk mengalihkannya bagaimana juga dia laki-laki normal


saat tasya ingin membuka handuk dan ganti dia berbalik dan..


"akhhhhhhhh"jerit kaget tasya melihat devan diranjang memainkan ponsel "ka ka kau ka kapan a ada di disini?"ucap gugup tasya karna takut


"dari tadi"ucap devan singkat masih setia melihat ponsel


"astaga ya Tuhan apa ini sampai aku tak menyadarinya"gumam tasya, diapun berganti pakaian di kamar mandi,selesainnya tasya keluar kamar mandi dan devan masuk ke kamar mandi


Drtttt drttt drtttt (dering ponsel tasya)


"assalamualaikum nona tasya ini dibutik semua pakaian ludes diborong pembeli, apakah nona akan ke butik? untuk mendesain baju? "ucap asisten tasya


"waalaikumsalan, hmm ya apakah tidak ada stok lagi pak? "tanya tasya


"ada nona tapi tidak banyak!"jawab asisten tasya


"hmmm baiklah besok saya akan ke butik"ucap tasya


"baiklah nona"sambungan terputus


"khemmmmmm,tidurlah saya akan tidur disofa"ucap devan dingin,dibalas anggukan tasya


keesokan paginya


tasya terbangun dari tidurnya dia ingin membangunkan devan tapi bingung bagaimana membangunkan nya,diapun bergegas mandi lalu keluar dari gedung menuju butiknya.Saat devan bangun dia melihat sekeliling tidak mendapati gadis yang kemarin dia nikahi tapi tidak ada


"apa masalahku biarlah aku tak peduli! "ucap devan lalu pergi kekamar mandi,selesai mandi dia pergi kekantornya


para karyawan menunduk hormat pada CEO-nya namun devan hanya berlalu tak membalasnya.


sampai diruangan dia mendapati seorang yang sangat ia rindukan ia dia adalah kakak devan yaitu ergi


"kakak? "ucap devan


"heyy adikku yang dingin udah kaya freezer oh ya lebih dingin lagi upsss bwahahahha"ucap ergi menertawakan adiknya


"hmm, mau apa kesini hmm baru pulang dari luar negri ngga kangen sama adiknya trus tambah baik ehh ini malah ngejek terus brengsek lu kak!"ucap devan kesal


"hahahaha udah sini gw mau tanya gimana istri lho cantik?udah itu belum tadi malem? bukannya baru kemarin lho nikah udah masuk aja kekantor lu"ucap ergi


"biasa aja"jawab devan dingin


"kalo cantik dan baik gw embat ya gimana? haa?"ucap ergi menggoda deva


"hmm"ucap dingin devan


ergi pun berlalu dari ruangan devan untuk pulang menemui orang tuannya, sedangkan devan sibuk bekerja karna akan meeting dengan klien nanti ke restoran


Tok Tok Tok (pintu ruangan devan diketuk)


"masukkk! "teriak devan


ceklek "permisi tuan ini dokumen meeting untuk hari ini"ucap sekretaris devan dengan nada centil menggoda devan tapi tidak dihiraukan,ia sekretaris devan sudah sejak lama menyukainnya tapi devan tidak menanggapi nya



Hari mulai larut devan menyuruh max merapikan dokumen-dokumen yang ada dimeja kerjannya


"max lho beresing tuh dokumen dimeja gw,kalo udah selesai lho pulang gw bawa mobil sendiri aja?"ucap devan, dibalas anggukan max


terimakasih untuk yang sudah membaca jangan lupa like ya guyss :))