my Husband's Handsome CEO

my Husband's Handsome CEO
3. Tidak setuju



**Dikamar alena


Tok Tok** Tok


"Siapa sihh malam-malam juga heuhh" gumam kesal alena, dan membuka pintunya


ceklek (terbuka)


"ohh mama, ada apa maa? "tanya alena sambil berlalu ke ranjangnya


"mama mau ngomong sesuatu sama kamu sayang! kamu tau kan tadi on john?"tanya mama pada alena


"hhmm"singkat alena


"dia itu tadi kesini ingin kamu jadi calon istri anak om john karena papa mu dan om john dulu pernah janji akan menikahkan salah satu putra-putri mereka nak! "cerita mama


"apakah ini perjodohan mahh? heuhh"nada kesal alena


"iya nakk"jawab mama


"nggak aku nggak mau pokok nya mama kan tau aku udah punya pacar dia kan juga mau serius sama alena, oh iya kenapa bukan tasya aja ma aku pokoknya ngga mau! "kesal alena


"ngga bisa sayang,kamu harus mau oke! soalnya tadi om john udah pilih kamu nak! kalo kamu ngga mau,papa akan mencabut semua fasilitas yang papa berikan selama ini sama kamu jadi kamu harus mandiri gimana? pilihan ada di kamu alena pertama : kamu pilih semua fasilitas dicabut dan kamu mandiri, atau


kedua : kamu menikah dengan anak om john dan fasilitas tidak dicabut?


bagaimana Alena? keputusan ada ditanganmu! "ucap mama panjang lebar dan keluar dari kamar alena


"apa-apaan ini perjodohan? hellow ini udah jaman modern kali masih ada gituan,gw kan cinta nya sama hendrik pacar gw masih aja disuruh sama orang ga jelas gimana kalo udah tua,jelek,iuhhh jyjyq gw,tapi gimana ya duh pusing kepala gw! mending tidur besok gw cari cara dan tanya sama hendrik apa yang harus gw lakuin"ucap alena sendiri dikamarnya


Ditempat Tasya


"fiuhhhhh, alhamdulillah selesai juga desainnya aku pulang aja deh dah malam juga"ucap tasya sambil berlalu dari ruangannya


Tasya menghidupkan motornya dan akan menuju rumah, Tiba-tiba kepala tasya terasa pusing pandangan seperti kabur ada sorot cahaya mendekat tapi tasya tidak melihat begitu jelas akhirnya........


Brakkkkkkkkkk


Tasya terjatuh dari motornya dan entah tak sadarkan diri


"akhhh kepalaku, hmm dimana ini? "tasya sambil memegangi kepalannya,dan dia melihat sesosok laki²mendekatinya


"ka ka kamu siapaa tu tuan"lanjutnya dengan nada terbata-bata


"hmm dirumah sakit"jawabnya dingin


"heuhhh dasar manusia aneh bisa²nya aku tanya Baik-baik dia jawabnya kaya gitu dasar"gumam tasya


"kau sudah boleh pulang! "ucapnya. "rumahmu dimana? " lanjutnya dengan nada dingin,dan berbicara tidak menghadap orangnya


"hmm tuan maaf jika bertanya maupun berkata tolong lihat orangnya" jawabku "heuhh tidak sopan"gumam ku


"apa itu penting ha?"bentaknya"merepotkan saja! "lanjutnya


"tak usah aku pulang sendiri dan oh ya terima kasih sudah mengantar ku kesini tuan yang terhomat"jawabku"dan oh ya dimana motor ku?" tanya tasya


"dasar gadis bodoh,motormu yang butut itu di parkiran rumah sakit!"jawabnya lalu meninggalkanku


"dasar manusia aneh, kepala batu, sombong, angkuh huhh dasar orang gila! "ucapku


sampai dirumah


tasya pu sudah sampai rumah dan tidur,


keesokan harinya tasya pun mandi lalu bersiap-siap kuliah dan sarapan kemuadian berangkat ke sekolah


sampainya disekolah dia dikejutkan oleh para sahabatnya itu siapa lagi kalau bukan zefa, siska, dinda dan sekar


"ehh sya ngapa dah muka lu udah kaya baju belum disetrika?kusut bwahahahhaha"tawa ke-4 sahabatku


"huhh dasar kalian semua ada sahabatnya yang lagi susah malah diketawain! nyebelin tau ga! "ucapku ketus


"hmmm iya-iya tasya ku sayang ada apa hmm? "tanya siska


"iya ada apa beb ku yang cuantikkk udah kaya putri kayangan yang turun ke got bwahahahhahahah"ejek dinda


"dasar lho semua gw kan becanda tau ga ihhh ga asik"jawab dinda


"udah²,ada apasih Anastasya Kimberly Davidson yang cantik ini hmm? " tanya sekar


"heuhhh sekarrrr! lu tu yahh udah dibilangin jangan pake nama dabidson kalo diluar gw gamau ada yang tau!"ucapku kesal


"ohh iya lupa beb!heheh"kikuk sekar karna merasa bersalah


"ayo dong cerita kenapa muka lho kusut gitu syaa? "tanya zefa


"gapapa cuma kemarin gw kecelakaan"jawabku


"kok bisa? " tanya mereka bareng


aku ceritain semuanya


"terus ganteng ga cowo nya aku juga pengen dong di tolongin cowoo hmm" ucap dinda


"dasar lho ogeb! "ucap mereka selain dinda,dinda pun tersenyum sambil menggaruk kepalanya yang ga gatal


Pulang


alena sampai dirumah dan disana sudah ada papa dan om john duduk santai. Alena hendak melangkahkan kaki menaikki tangga tapi tak jadi karna dupanggil papanya


"alena sini! "ucap papa sambil menepuk sofa disampingnya "sini duduk nak papa mau bicara! "lanjutnya


"begini kamu udah tau kan rencana papa gimana kamu setuju? "


"oke alena setuju tapi ada syaratnya! " ucap alena


"apa sebutkan?! "tanya papa


"aku minta transfer uang papa oke! kalo papa gamau yaudah aku gamau gimana pahh? deall? "tanya alena


"oke papa turuti kemauanmu! "ucap papa


Alena pun berlalu menuju kamarnya


"untung saja papa mau memberiku uang hahhaha"gumam alena


lalu ia beranjak ke kamar mandi setelah mandi ia tidur


diruang tamu


"alhamdulillah fajar anakmu setuju, berarti kita tinggal mempersiapkan semuanya soalnya aku sudah mencari tanggal nya dan seminggu lagi adalah hari yang tepat"ucap john


"iya kau pintar john, lebih cepat lebih baik"ucap papa


"baiklah aku akan pulang fajar aku akan menyiapkan semuanya dengan istriku,sampai jumpa sahabatku! "ucap john sambil berlalu


"baiklah hati²dijalan oke?! "ucap papa,dibalas anggukan oleh john


Ditempat lain


Tasya sedang mendesain baju untuk stok butik yang tiap hari cepat berkurang


Tok Tok Tok


Suara pinty diketuk dari luar ruangan tasya "masukkk"jawab tasya yang masih sibuk mendesain


"Maaf nona ini ada pesanan baju dari keluarga Alexander mereka ingin memesan baju pengantin untuk digunakan 1 minggu dari sekarang yang akan datang nona"ucap pak roni asisten tasya (dia juga disuruh tasya untuk menjadi pemilik butik ini karena tasya mem-privacy tentangnya di butik ini hanya karyawan senior yang mengetahui tasya adalah yang mendesain semua gaun di butik ini tapi mereka belum tau jika tasya jugapemiliknya karna yang tau hanya pak roni,tasya,dan Tuhan yang tau)


"hmm, baiklah pak toni, saya akan melakukan sebisa mungkin dan ukurannya? "tanya tasya


"hmm oh ya ini nona saya tadi dapat ukuran nya dari nyonya Alexander"ucap pak toni sambil menyodorkan kertas itu


"baik terima kasih pak"ucap tasya sambil tersenyum


ayo dong like teman-teman biar saya tambah semngat bikinnya heheheh:))


maaf kalo ada kata²yang salah ataupun kurang mohon berkomentar yang positif ya:)