My husband is a Prince

My husband is a Prince
Eps 3 Kedatangan Sang Pangeran



Jam menunjukkan pukul 8 pagi dan Rose terbangun dari tidurnya karena cahaya mentari yang masuk ke kamarnya melalui jendela. Setelah merasa bahwa nyawanya telah kembali ia langsung menuju ke kamar mandi dan mulai melakukan aktivitas rutinnya, tak lama kemudian ia pun keluar dengan handuk kimono yang masih mebalut tubuh mungilnya. Rose yang sangat sederhana dalam berpenampilan tidak membutuhkan waktu yang lama untuk berdandan karena secara alami wajahnya memang terlihat cantik.


Setelah itu ia langsung menuju ke dapur untuk membuat sarapan, ya meskipun ia bisa saja meminta pelayan untuk membuatnya tapi ia lebih suka memasak sendiri karena sudah menjadi kebiasaanya sedari kecil. aktivitas di meja makan pun selesai, ia langsung menuju tempat favoritnya yaitu taman mawar yang ada di belakang rumahnya. ia biasanya menghabiskan waktunya disana dengan membaca buku. Setelah kepergian orang tuanya ia merasa sangat kesepian. Namun di pagi itu Jason datang untuk menemuinya.


Terdengar suara langkah kaki seseorang yang menuju ke taman tempat dimana Alisa berada.


Hi Rose, selamat pagi "sapa Jason".


Rose yang melihat Jason tengah berdiri dihadapannya langsung memeluknya. Ia terlihat sangat bahagia melihat kedatangan sahabatnya itu.


Kau sangat merindukan ku ya hehehe ? "ucap Jason sambil mengelus pipi Rose yang sudah terlihat sangat merah".


Ummm.... aku sangat merindukanmu kak jason " jawab Rose yang tersenyum bahagia".


Setelah adegan mesra itu selesai mereka oun duduk dan berbicara santai, tiba-tiba Jason menarik dagu Rose agar ia menatap matanya.


Rose aku sangat mencintaimu, apakah kamu ingin menjadi istriku? " ucap Jason dengan tegas".


Rose yang mendengar itu hanya terdiam seribu bahasa dan tak lama kemudian suaranya pun mulai terdengar.


Iya aku mau! aku juga sangat mencintaimu mu kak ". jawab Rose yang terlihat sangat bahagia".


Kalau begitu sekarang kamu tutup mata karena aku punya sesuatu untuk mu " tegas Jason".


Ia pun mengambil kalung liontin yang sangat indah dari saku celananya dan memakaikan kalung itu ke leher indah Rose. setalah itu Jason meminta kekasihnya itu untuk membuka mata. Rose yang melihat kalung itu sangat terkejut dan senang hingga tak sadar air matanya telah jatuh ke pipinya.


Wah terima kasih ya kak aku sangat menyukainya, aku mencintaimu ! " ucap Rose sambil terus menatap Jason".


Cuppp!!!


Jason pun mendaratkan ciumannya ke bibir mungil Rose.


Kakak! apa yang kau lakukan? " ucap Rose yang terkjut"


Kenapa? kau tidak suka aku mencium mu ? " tanya jason sambil tersenyum melihat wajah Rose yang sangat merah".


Bu... bu... kan... begitu, hanya saja kau melakukan nya tiba-tiba" jawab Rose yang terlihat gugup".


*Rose*!!! " panggil Justin yang sudah terlihat sangat marah"


Sekarang juga kau harus ikut dengan ku karena seminggu lagi kita akan menikah " jelas Justin dengan tatapan yang sangat tajam kearah mereka berdua".


Tidak! aku tidak mau menikah dengan mu Pangeran Justin!!! " jawab Rose tegas sambil menggenggam kuat tangan Jason".


Berani sekali kau menolak ku, apa kau tidak ingat jika kedua orang tua kita telah menjodohkan kita? sekarang juga kau harus ikut dengan ku. Pengawal!!! cepat bawa Rose menjauh dari pria itu " jelas dan perintah Justin kepada pengawal perempuan yang khusus bertugas untuk melindungi keluarga kerajaan wanita"


Jason yang melihat itu langsung berusaha melindungi Rose namun Justin kembali memerintahkan pengawal pria untuk menghabisi Jason dan akhirnya ia terluka sanagt parah hingga tak sadarkan diri. Melihat hal itu Rose dengan sekuat tenaga mencoba untuk melepaskqn diri dari pengawal itu dan akhirnya dia berhasil dan langsung menghampiri Jason.


Kakak!!! bangunlah aku mohon jangan tinggalkan aku " rintih Rose sambil memegang kepala Jason yang berdarah.


Aku mencintaimu mu kak Jason! " bisik Rose ke telinga Jason agar ia bisa sadar".


Melihat hal itu Justin sangat marah dan langsung menarik Rose dan memegang tangannya dengan sangat kuat, ia berusaha melepas tangannya tapi apa daya kekuatan Justin tidak bisa ia kalahkan.


Awwww sakit!!! lepaskan aku!,,,, aku tidak mau ikut bersama mu! " ucap Rose dengan air mata yang begitu deras"


Pangeran Justin yang memang terkenal dengan sikapnya yang dingin sama sekali tidak menghiraukan Rose, mereka terus berjalan hingga akhirnya sampai di mobil.


Kau sangat jahat!!! lepaskan aku,,,, lepaskan aku " pinta Rose sambil tangan kirinya terus memukul dada bidang sang Pangeran".


Justin hanya dia tanpa melepaskan genggamannya dari tangan mungil Rose.


Kau akan menjadi milikku seutuhnya Rose!!! " batin Justin"


Rose yang tidak hentinya menangis akhirnya tertidur di pelukan Justin, ia merasa sangat lelah karena kejadian itu. Pangeran Justin yang melihat itu menyentuh wajah Rose dan mengusap sisa-sisa air mata yang ada di wajahnya.


Kau sangat cantik Rose, maaf karena aku telah menyakiti mu tapi aku benar-benar tidak suka jika pria lain ingin memilikimu karena aku mencintaimu dan kau harus menjadi milikku " batin Justin sambil terus mengusap wajah calon istrinya itu".


HI GUYS MAAF YA BARU UPDATE SOALNYA AUTHOR NYA LAGI SAKIT


JANGAT LUPA VOTE, LIKE DAN COMMENT YA GUYS


ENJOY 🙂🙂🙂🙂