My husband is a Prince

My husband is a Prince
Eps 1 Rose Si Puteri Bangsawan yang Cantik



Di salah satu ruangan yang cukup luas dimana terdapat banyak buku yang tersusun rapi di setiap rak yang ada di ruangan itu. Tiba-,tiba terlihat seorang gadis cantik yang tak lain adalah Rose yang nampaknya tengah mencari buku. Ia terlihat menaiki tangga yang biasanya digunakan untuk meraih buku-buku yang berada di rak paling tinggi. Tiba-tiba seorang pelayan datang menghampiri nya.


Nona ! " ucap si pelayan".


Ada apa? "jawab Rose",


Saya kemari untuk memanggil nona agar segera ke kamar Nyonya, ini sangat penting kata beliau "jelas si pelayan",


Baiklah aku segera kesana, dan bisakah kamu membawa buku-buku ini ke kamar ku " ucap Rose sambil menunjuk meja tempat buku-buku itu" .


Baik Nona! " jawab si pelayan".


Rose pun segera menuju kamar Sang Ibunda yang jaraknya cukup jauh dari tempat ia mengambil buku.


Tok,,,,, tok,,,,, tok


Ibu bolehkah aku masuk*?* "tanya Rose".


Tentu saja, masuklah! "jawab Sang Ibu".


Apa yang ingin ibu bicarakan, kata pelayan ada hal yang sangat penting " ucap Rose sambil menunjukkan raut wajah penasaran".


Besok keluarga kerajaan akan bertamu ke rumah kita, jadi bersiap-siaplah untuk menyambut mereka besok. kamu harus berdandan yang cantik besok "jelas Sang Ibu sambil melanjutkan kegiatan melukisnya".


Setelah bertemu Sang Ibu, ia pun langsung menuju ke kamarnya yang berada di lantai 2.


Kenapa sih ibu menyuruh ku untuk dandan secantik mungkin, apakah tamu kerajaan yang akan datang sangat spesial " gumam Rose di dalam hati".


Karena hari sudah sore, Rose pun bergegas untuk madi dan berganti pakaian. Waktu makan malam pun tiba, Rose langsung menuju ke ruang makan karena ia tahu bahwa ketika waktu makan tiba semua anggota keluarga harus bergegas dan meninggalkan segala kegiatan yang sedang dilakukan. Jika tidak, Sang Ibu akan marah. Ibunda Rose ini memang terkenal sangat disiplin dalam berbagai hal.


Setelah makan seperti biasanya Rose langsung menuju ke ruang keluarga untuk bertemu sang Ayah dan seperti biasa mereka akan berdebat tentang sesuatu. Di sela perdebatan Sang Ayah mengalihkan pembicaraan ke topik yang lain.


Apa maksud ayah? tentu saja aku akan menikah tapi tidak dalam waktu dekat ini, lagipula aku masih sangat muda dan aku juga masih ingin belajar dan bebas "tegas Rose sambil menunjukkan raut wajah yang terheran-heran".


Mendengar jawaban sang anak, ia pun terlihat sedikit kecewa. Ia benar-benar ingin melihat puterinya segera menikah karena mengingat usianya yang semakin bertambah dan ditambah lagi dengan penyakit yang ia derita. Ia hanya khawatir jika tidak bisa menyaksikan puteri satu-satunya naik pelaminan.


Setelah perdebatan antara anak dan ayah ini telah selesai, Rose pun langsung menuju ke kamarnya dan bersiap untuk tidur. Namun seperti biasa Rose akan membaca buku terlebih dahulu.


Keesokan harinya Rose terbangun karena mendengar keributan di rumahnya. Ia pun langsung bersiap-siap karena mengingat orang dari kerajaan akan bertamu ke rumahnya. Setelah semuanya beres, ia pun langsung menuju ruang utam dimana ia dan keluarganya akan menyambut tamu spesial mereka.


Tak lama kemudian, terdengar suara mobil di halaman rumahnya. dan benar saja yang datang adalah orang kerajaan, Hal itu terlihat sangat jelas dari mobil-mobil mahal yang mereka gunakan dan para pengawal yang mengelilingi mobil tersebut. Kemudian mereka masuk ke dalam ruang utama dan disambut dengan sangat ramah oleh semua anggota keluarga yang tinggal di rumah itu. Ayah Rose pun langsung mempersilakan mereka semua untuk duduk dan menikmati jamuan yang telah disediakan. Setelah jamuan makan siang selesai, Ibu Rose mempersilakan mereka menuju keruang keluarga untuk mengobrol santai sambil menikmati cemilan yang sudah di siapkan oleh pelayan. Dan Sang Ayah pun langsung memperkenalkan puterinya.


Baiklah saya akan memperkenalkan puteri saya yang bernama Rose Marry Russell " jelas sang ayah sambil tersenyum bahagia".


Rose saat itu hanya bisa tersipu malu dan ternyata itu membuat Pangeran Justin semakin jatuh cinta. Setelah itu Paman dari Pangeran Justin juga memperkenalkan Sang Pangeran.


Dan perkenalkan ini adalah keponakan saya yang tak lain ada Pangeran Justin " jelas Sang Paman".


Ya Pangeran Justin telah menjadi yatim piatu sejak usianya menginjak 10 tahun. Setelah usianya menginjak 25 tahun ia akan diangkat menjadi seorang Raja. Rose yang melihat Pangeran Justin sama sekali tidak menghiraukannya, ia hanya fokus menanti sahabatnya Jason yang juga akan datang hari itu



Rose Marry Russell


Penasaran dengan kelanjutan ceritanya!


Yuk Vote!!!


Agar Si thor makin semangat hehehe