
Malam Sudah Tiba .kevin sampai ke Ruamh pukul Tunuh malam. ia masih lengkap mengenakan baju sekolahnya .Rasanya satu hari ini amat melelahlan bagi kevin bagaimana tidal .ia melewati masa-masa diamna tenaganya di kuras habis belum lagi masih banyak tugas sekolah yang belum ia kerjakan.ia mau langsung mandi Makan dan tidur .
Tapi ia yakin Ia tidak bisa melakukanya untuk waktu yang sekarang .orang tuanya pasti sudah menunggu di dalam .kevin juga suda melihat keberadaan mobil ayahnya .Ayahnya sudaha da di dalam .
Tanpa berlama lama kevin masuk ke dalam rumah .Badanya ingin remuk satat itu juga rasa lelah itu menfhantam tubuh kevin.
kevin melanglahkan kakinya ke dalam rumah .ia lalu berpapasan dengan ibu tirinya yang sedang menggendong adiknya dengan kain yang melilit di punggungnya.
"Kamu bary pulang ya nak,"sapa Clara pada kevin .saat keduanya sudah berpapasan .Dan sudah berhenti di tempat .
"Udah ,"Jawab kevin pendek ,"
"Gimana sekolahnya ?lancarkan?"
"Lancar ,"Jawab kevin kembali
"Hem,kamu pasti udah capek kan ,sana buruan mandi ,biar kita makan malam sama -sama ,"
"Iyah ma_
Kevin menggantungkan ucapanya .sumpah ia belum bisa mengatakan ibu dan mama pada ibu tirinta .rasanya lidahnya kelu untuk mengatakan hal itu
"Aku masuk Dulu,"pamit kevin lalu berjalan meninggalkan Clara.
Clara memamdang kepergian kevinn.hampir saja ia melonjak kegirangan karena kevin ingin memanggilnya mama.tapi kevin malahengantungkan ucapanya menyebut mama .membuat clara ssdikit kecewa hampir saja tadi ia di panggil mama tapi hal itu tidaj terjadi
"Sabar ya dek ,nanti kalo kamu udah besar bakal dilindungi sama kakak,"Clara menyecup kening putrinya yang masih berusia tiga bulan .
\*\*\*\*
Kevin merituki kebodohanya yang hampir keceplosan mengatakan Mama padahl hal ifu tidak pernah terbesit dalan dirinya .meskipun ia sudah memiliki adik perempuan dari mama tirinya .kevin masih belum bisa menerima sepenuhnya.ia masih belum siap untulembuak hatinya kepada Mama tirinyab.
"*gua bodoh banget sih.kenapa tadi gua hampir aja keceplosna bilang mama.kan dia jadi baper jadinya .gua belum bisa menerima semaunya .gua juhga bekum.gau kapan gua akan membuka hati .meskipun guaudah punya adik dari dia tapi tetap aja rasanya hampar .apa karena duku gue sering lihat mama papa bertengkar ya .makanya hati gua kosong kosong aja terus .disaat gua menginginkan kaish sayang orang tua.nggak ada satupun dari mereka yang kasih .
Disaat gua udah pengen mandiri gya malah punya mama tiri ,hidup gua gimana sih .kok sulit amat yah*,"
kevin dibuta geleng geleng kepala kerena lerbuataya sendiri .Bukan ssngaja tapi kata itu teelonttar begitu saja dari mulutnya membiat kevin ingin memasukkan kepalanga ke dalam tanah.
Tanpa lama lama kevin masuk ke dalam kamrnya .ia membuka semua pakaianya dan masuk ke dalam kamar mandi .mungmin dengan mengaliri kepalanya denga aid rasa malunya bisa berkurang.kevin menyalakan shower membiarkan air jatuh membasahi kepalanga .
"kok gua bisa bilang itu ya ,bodoh bodohb.ingat vin saat lo menginginkan keluarga tidaka da satupun yang memberikan.saat lo ingin dekapan sebuah keluarga kamu malah mendapatlan tekanan.jadi bersikap bkasa saja.
Selesai Mandi kevin mengeringkan kepalanya .ia sudah ssdikit lega sekarang .perutnya sudah keroncongan daninta untuk di isi.kevin ingin langsung makan tapi ia merasa malu jika berbadapan denga ibu tirinya .pasti mereka sudah menunggu kedatangan mereka di meja makan.
"gua pergi nggak yah ,apa gua barus nyuru mba tia untuk ngantar makanan ke kamar .tapi namtu kalo papah tau bisa bisa dia marah sma gua .nanti urusanya malah jadi panjang .bodo amat ah mendingan gua ke meja makan sekarang .pura pura tidak terjadi apa apa deh .
Kevin keluar dari kamarnya menunu mejak makan dan benar saja dari kejauhna kevins sudah melihat keberadaan ayahnya yang sedabg bermain main dengan putrinya yang masih bayi dan masih berusia tiga bulan.
Kevin Mengendalikan egonya.ia hanya perlu duduk makan dan kembali ke kamar .yah hanya itu.