My Disabled Wife

My Disabled Wife
Tidak mungkin



Setelah melakukan tiganya .Bastian langaung Meninggalkan area Kediaman tuan lexy darah segara masih berbekas di baju yang ia kwnakan.untuk sjaa iamengenakan baju berwarna hita.sehingga noda darah yabg ada di bajunya tidak kelihatan.


Bayangan -bayangan ia membunuh kakeknya .ia lupakan negitu saja yang penting apa yang selama ini ia tahan telah ia keluarkan.ia tidak takut lagi dengan kakeknya yabg semena -mena dengan kekaurganya .ia juga tidak merasa takut pada paman dan bibinya yang Seorang polisi .Yang ia takutkan hanyalah kedaan ayah dan ibunya .bagaiman keadana keduanya sekrang .apalagi keadana mereka sudah membaik .


apa yabg dirasakan oleh kakeknya tidak sebmading dengan apa yang diraskaan oleh kedua orang tuanya.karena kakeknya orang yabg ia sayangi harus meregang nyawa di rumah sakit.


Bastian masuk ke dakam taksi.ia mengehentikan sebuah taksi yang baru saja berjalan di depanya .


"Tolong ke Rumah sakit mediatama pak ,"ujar Bastian di dalm mobuo.ia sudah tidaj sabar melihat ke adana kedua orangtuanya .


"Baik Den ,"Kita betangkat sekarang ,"


Taksi yang dinaiki Bastain langaung melaju debgan kencang me uju Rumah sakit mediatama.


Bastain merasakan Sesuatu keluar dari mulutnya .dengan sigap Bastian merabanya .cairan merah kental keluar dari hidungbya.bastian memgerti ia mimisan.mungkin ia kelelahan.karena berkelahi itulah yang bastian pikirkan.ia sudah menduganya .karena badanya yang Kelelahan di tambah Cuaca yang sangat dingin.membuat ia harus mimisan.


Taksi bethenti di depan Rumah sakit mediatama.Basyian mengambil beberapa uang merha dan menyodorkan pada supir itu .


"Ini pak ,"Kata nastaij menyerahkan uang yang ia ambil dari sakunya .


Supir itu menatap Bastain tidak percaya ia hanya mengantar sejauh Sepuluh kilometwr tapi uang yang diberikan bastain snagat banyak ,"


"uang ini sudah kebayanyakan Den ,Ongkosnya cuma Seratus ribu ,"


"Ambul saja pak ,Selamat malam,"Bals bastain laku kekuar dari dalam taksi.snag sopir hanya menatapnya dengan heran,


"nih orang pasti ank sultan ,masah ongkosnya seratus robu dikasih setengah juta.pasti anak orang kaya berat ,saya bisa melihat dari pakaian yang dikenakan semuanya merek ternama .Mungkin ini sebauh keberuntubgna bagiku malam ini ,"


sang Driver kembaki masuk ke dalam mobil.dengan wajah yabg nerseri -seri.istrinya pasti sangat bahagia dengan apa yang ia bawa malm ini.


Bastian berkati menuju Ruabgan ayah dan ibu ya di epriksa.pasti ayah dan ibunya masih di ruang ugd.setelah melakukan sebuah misi mulia ia akan kembali melihat ke adaan orang tuanya .


Drengan jantung netdegub kencang dan nafas yabg memburu.Bastian berlati menuju Ruabg UGD.Ruangan itu tuabgan tempat banyak nyawa meregang ,


Dan kini bastian sudah nerada pas di Droan Ruangan itu ,


Bastian tanoak ragu.perlahan ia menlmbuak pintu itu .sambil mengumpuljan seluruh keberanianya . bastain masuk.


Di ruangam itua da seorang dokter laki -laki bernama Dokter hasan .Dan tiha orabg perwat wanita di sebwlahnya.terkihat mereka sedang mengerumuni orang yang sedang di pembaringan .


Pak Antoni melihat kedatangan bastain .ia memicingkan matanyanya.meligat bastain debgan punuh tanfmya ia bekum mengenak suapa itu bastain.sementara para Dojter dan perawat sedang membalut tubuh Pasien debgan perban Pak antoni menunggu kedatangan kekuatga dari pak bagas dan bu irene .pak antoni mendekat ke arah bastian .


"Kamu siapa ?Untuk apa kamu kesini?"Tanya pk antoni pada bastain.


Bastian melihat otabg yang betbicara padanya.para Tenaga media tidak melihta keberadaan mereka karena fokus mengurus Zenajah pak bagas dan bu irene .


"Bapak siapa ?"Tanya Bastain balik.


"Dan untuk apa bapak kesini ,bapak bukan tenaga medis disikan?"


"Saya bertabya pada kamu ,kenapa kamu malah bertanya balik ,Kamu siapa dan untuk apa kanu kesini ?"


"Apa !Kamu anaknya ,Kamu tidak berbogongkan ?"Timpak pak amtini tidak percaya .


"Untuk apa saya betbohong ,mereka adalah orabg tua saja ,saya kesini untuk meligat keadana mereka ,"Saya anak mereka satu -satunya,"


deg


deg


deg


Pak antoni memagangi dadanya.ada perasan marah ,emosi ,kasihan kecewa yang ia rasakan sekarabg.jika laki -laki yang di hadapanya inia dakah anak dari pak bagas dan bu irene berarti laki -lai inikah yang menabrak putribyabhingga cacat tapi Jika Dirinya memukul habis laki -laki ini bagainan rasanya nanti jika ia tau kedua orang tuanya sudah meninggal .


"Berarti kamua adapah anak yang bernama BASTIAN !!!??


Bastian mengangguk cepat ,ia adalah bastain kenapa orang ini tau namanya suap orabg ini sebenarnya ,"


"Ya ,saya bastain ,memangya bapak siapa?"


Pak antoni hanya bisa menghela nafas. mungiin nanyi a bisa menyelesaikanya nanti anak remaja yang di depanya ini sudaj yatim piatu tidak mungkin ia harus menghajar anak ini sekarabg .


meskioun ia masih mweasa skait hati atas ap yabg terjadi oada putribya .tapi ia iuga seitabg manusia bagaimana jika ia yabg berada di posisi bastain saat ini pasti snagat terluak.Dan walaupun kina tidak bisa berjaoan normal yag penting ia bisa meminta keadilan nantibya.


"Nak ?"


pak antoni memegang bahu bagas.ia menatp bagas dengan lekat ,Aku tau inia dakah hati terberat bagibya.pergilah dan bertabyakah pada Dokter itu dan tanyakanlah mengani orabg tuqmu pada mereka setelah kamu mengetahui itu kamu bisa menemuiku ke depan,"


"Memnagnya ada apa ,saya tidak mengerti debgan apa yang bapak katakan,"


"Pergulah kamu akan tau nantinya ,"Uajr oaj antoni lalu pergi meninggalkan ruang UGD.Bastian mukai merasa tidak enak ia meras ada hal yang tidak beres .kenapa paman itu mengatakan hal seperti itu pada ya.apa yang sebenarnya terjadi.


"Lebih baik aku langsung bertanya saja ,"batin bastian lalu berjalan menghampiri dokter laki -laki itu ,"


"Malam Dokter bagainan dengan keadaan orang tua saya Dokter ,mereka baik -baik saja kan ?"Ucap bastian Pada Dokter Hasan.


Dokter hasan menatap ke arah Bastain.ia tersenyum getir turut merasakan Apa yang dirasakan oleh bastian ,


"Nak ,Maaf Kami sudah melakukan yang ka.i bisa tapi sayang orabg tuamu tidak tertolong ,"Ungkap Donter hasan Tersenyum getir .


"MAKSUD DOKTER APA ,APA YANG TEEJADI DENGAN KEDUA ORABG TUA SAYA ,"


Bastian menatap Dokter hasna tidak percaya laku menatap ke arah ranjang oembaribgan .melihat ayahnya sudah ditutupinkain putih.air matanya tiba -tiba langsubg menetes behitu saja.seolahbair matanya sudah menunukkan sebuah ke yatan baginya.


"Dokter kenapa ayh syaa ditupi kain putih ,kenapa Doktet ,ayah saya maaih hidupnkan Dojtet mereka berdau baik -baiks aja kan Doktet ,"desak jihan oada dojter hasna .dadanya mukai naik turun wjahnya sudah memerah ,"


"Maaf dik ,kedau orang tamuamu sudaheninghal dan ia menitipakn pesan untukmu ,Sebelum pergi ,"terang Dokter hasna .


Bastian mendebfarnya tidak percaya.reflek ia menampar dirinya berharap ia sedabg bermimpi sekarang ,"


"ITU TIDAK MUNGKIN ,"