My Disabled Wife

My Disabled Wife
Kenyataan yang menyakitkan



Henrietta tak bisa berkutik dari tempatnya setekah mendapat sebuah tamparan dari suaminya.ia tak berani melihat suaminya sekatang apa lagi saat suaminya menatapnya dengan tatapan ingin memutilasi ya hidup -hidup.


"Kamu pikir aku bodoh ,aku juga memikirkan hak ini sebelum melakuan ini semua ,"Hardik Pak antoni merasa geram pada kelakuan istrinya yang mendeskanya untuk menjelaskan apa yang sebenar ya terjadi.


"Kamu lihat aku !!!...


"Kamu pikir aku orang tua yang tidak punya moral aku juga memikirkanya,memikirkan sa depan anak kita ,memangya kamu mau anak kita kina akan berefa dari orabg kain sananya .tidak !!mereka sama ,meskipun anak kita cacat di mata orang lain tapi di mstaku mkina tidak lebih dari pelita bagiku,"


"Tapi mas -aku hanya takut ams ,Keputusan ams salah dan membut kina tidak kita menerima keputusan itu.anak kita masih kecil mas aku nggak mau saat di sudah besar nanti dia menikah dengan orang yabg salah.apa lagi kita belum kenal mereka siapa?"balas henrietta sambil meremas jarinya.


Pak amtoni memegang bahu istrinya.membiat henrieta semakin dirundubg ketakutan apakah siaminyya akan memukulnya apa yang harus ia lakukan apa lagi seperti sekarang.suaminya sedang dalam emosi.


"Asa kamu tahu aku membaut kesepatan ini agar mereka tidak bisa cuci tabgan begitu saja .aku ingin anak yang telah menabrak kuna hidup di dalam rasa bersalah yang telah ia buat dan ini lah kesepakayan yang sepadan,"Kata pak antoni dengan penuh penekanan.


Ia tidak bisa diam saja kepada setiap orang yang mengganggu keluarganya Salah sagunya putrinya. anak satu -satubmbya hampur meregang nyawa karena anak bernama Bastian.dan anak itu juga yang membuat kina tidak bis berjalan normal alias cacat .Keluarga itu harus tanggung jawab.Pak antoni bisa saja menghabisi kelaurga itu hanya dengan satutangan tapi ia tau ada rencana yabg lebih bagus dari itu yaitu membamuat mereka bastian hidup dalam rasa bersalah setiap hari dengan apa yang di lakukan.


"Yaudaj terserah ams tapi aku hanya ingin ibgin anak aku bisa bahagia matibya spertia mao seusinya.kina tidak berbeda dari anak lainya.kina berhak mendapat kebahagiaanya,"ujar henrietta pasrah dengan keputusan suaminya.jika memang itukah yunuan suaminya.ia hanya bisa menurut .menuruti Apa yang ditekankan suaminya.percuma ia memohon pada suaminya yang berakhir ia tidak bisa mendapatknaya.


"Hanya itu yang bisa kamu katakan ?"


"Terus Mas ,Aku harus bilang apa semua keputusan ada di tanganmu .aju tidak bisa mebgngatakan apq lagi.selai menuruti lemauan kamu.yang ku inginkan hanya satu mas,aku hanya ingin Anak aku bahagi masa,deoan kina cerah dan ia mendapatkan orang yang benar-benar mencintainya dengan tulus.aku hanya ingin itu mas ,"ungkap henrierta dengan jujur.kebahagiaanya terletak pada keluarganya jika keluarganya baik -baik saja ua merasa senang apa lagi menyangkut Anak satu -satunya kina.kina Amanda .


Pak antoni menghela nafas.ia lalu mengeluarkan sesuatu dari sebuah kemafi .sebuah kotak perhiasan .henrietta hanya mekuhatnya saja .tidak berniat menanyakanya pada suamiya.


Tapi ia memperhatika kotak itu.kotak berwarna putih.ia mulai penasaran dengan kotak itu.apa sebenarya isinya.


Pak antoni membuka kotak itu deoan istrinya.menunnjukkan sebauh cincin berlian yang sangat indah.membiat henrietta melihatnya dengan perasaan kagum .


"Cincin yang sangat indah .pasti sabgat cantik jika di kenakan.


"Ini adalah cincin pernikah mereka ,saa kina sudah sadar.mereka sudah meniakhs at itu juga dan ini adalah cincin pernikakah mereka .aku tida memberikanya pada kina jarena jari kina masih kecil aku ingi membiat ya jadi bandup kalung tapi tidak sempat,"kata pak antini mejelaskan pada istrinya .


"tapi kenapa mas ,tidak memberitahukanku sejak kemarin mas ,aku juga ingin mengetahuibhal ini.jika seandainya aku tidak mendapatkan map ini.kapan aku akan tahu tentang hal ini.


"Iya ,Aku juga mengerti dengan yang kamu rasakan,"Dan ini kakung ini berikan pada kina dan carikan kalung yang tidak memiliki bandul agar cincin ini yang akan jadi bandulnya,"Ujar pak antoni.


Hemrietta mengangguk lalu meneriam cubcun itu.ia lalu mengingat -ingat kalung.seingatnya kina memikiki banyak kalung di kamarnya.tapi henrietta tidak tahu apakahmasih ada .


"Mas ,seingatku kina punya kalung kosibgams ,bagaimana jika itu saja kita buat .kita tidak usah lagi membelinya ,"dan aku inginas kita sama -sama memberikanya ibgat mas kina itu anak kita sama -sama .kita harus sama -sama mekalakuian yang terbaik untuknya .


"Oke !Kita berikan sekarang ,kina pasti sudahbnagun di jam seguni jam wekernya sudah berbunyi pasti ia sudah mematikanya.


Keduanya keluar dari kamta menuju kamar putrinya.kamar mereka bersebekahan jafi sangat dekat.Kini mereka sudah berdiri di depan pintu


Henrieta membuka pintu untuk masuk ,pak antoni mengikut didekanya dan bemar saja mkina sudah terbangun dan sefabg duduk di meja belajar sambio melakukan sesutay yabg mereka tidak tahu


"Kina kamu lagi ngapain nak ?"Tanya henrieetaendekat kearah putrinya.


kina membalikkan badanya merasa terkejut melihay ayah dan ibunya tiba -tiba berada di belakangnya .ia mekihat kedua otabg tuabya dengan binggung untukaa pa ayh dan ibu ya datablng kesini .


"Mama dan papa ngapai disnini,benat lagi kina keluar kok ma untuk bimuat teh papa sqma sarapan ,"Kata kina pada ayah dan ibunya


"Nggak ,Papa dan mama kesnini bukan untuk buikabg itu.tapia da yang ungin papa dan mama berikan ubtuk kamu ,"Bala Pak Antoni smabul mengelus rambut puyrinya.


"Memang memangnya papa dan mama mau ngasih kina apa ?"Tanya kina kemudian


"Sebelum papa dan mama berikan.mama mau minta dulu kalung kina ?"


"Kalung untuk apa ma ?"


"ada tolong ambil sekarang ya ?"Mama butuh banget ,"


"iyah ma kina ambil dulu sebentar ,"


Kina membuka laci meja belajatnya.ia lalu mengambil sebauh kalung yang pernah dibelikan ibunya untuknya.


"Inih mah ,"Kata kina menyodorkan kalungnya,"


"Oke !!!


Pak Antoni mengambik cincun tabga da fi kotak laku memasukkanga pada kalung kina untuk bandul kalung .


"Ini kalung untuk kina !Di jaga ya jangan sampai hilang ,"Kata pak antoni pada putrinya.ia lalu mengenakanya kembali di leher kina.cincin yang sangat indah menjadi banduk kalung kina .


"Ini untuk kina pah ,mah ?"Tanya kina melihat bandul kalungnya yang sangat indah .wajah kina berseri -seri mweihat bandul kalungnya sekarang.ia sangat senang dengan pemberian orang tuanya padanya


"Iya itu untuk kina,semoga sehat selalu ya nak ,mama dan papa sayang kamu ,"Ujar henrieta sambilm memeluk erat putrinya.


"Makasih ya pah ,maj kina sayang banget sma kalia,"


"Papap juga sayang sama kamu ,kamu ,kamu baik -baik ya belajarnya.papa akan selalu mendukungmu,"Kata pak antoni lalu mengecup kening putriya.ia tidak tau bagaimana kedepanya tapi ia sudah menekankan untuk selalu ada untuk keluarganya