
Bastian berdiri di makan kedua orang taunya.proses pemakaman dari orabg tuanya sudah selesai semenjak satu jam lalu.tapi ia masih berdiri didepan makam orang tuanya sendirian .Tanpa siapa -siapa di dekatnya pamannya heru sudah mengajaknya pulang tapi bastian menolaknya ia masih ingin bersama dengan orang taunya di tempat ini.
Bastian memandang makam ayahnya.lalu beralih lagi kemakan ibunya.orabg yabg ia sayangi sudah terkubur di dalam tanah itu.mukia dari sekarang ia akan semdirian dalam menjalani hari -harinya .tanpa kedua orang tuanya disisinya lagi.
"*Ayah ,ibu Terimakasih atas kasih sayang kalian selami ini padaku.aku senag bisa terlahir dari rahim ibu dan memiliki ayah yang kuat dan hebat seperti ayah.mampukah aku nanti seperti kalian,
"ayah aku akan mengabulkan permintaan terakgirku.meskipun nantinya aku belum bisa sepenuhnya percaya bahwa aku akan menikah dengan perempuan cacat.tapi aku iklas menerinanya ini sudah menjadi takdirku untuk menikahinya.nanti sat usianya sudah sembilan belas tahun aku akan datang padanya untuk segera menikahinya. meskipun.aku tidak yakin aku bisa mencintainya*,"
bastain menghela nafas sudah lebih dari satu j ia berdiri di makan ke kedua orang taunya.mespin harta benda mereka ada si Australia dan amerika.tapi bastian meminta agar ayh dan ibunya di makamkan di indonesia saja .baginya negara ini adalah negara yang menyimpan kenangan baginya.dan ia ingin ayah dan ibunya tinggal disini selamanya.
Bastiam berjongkok di tengah -tengah kefua orabg tuanya.ia mengelus tanah yang sudah di penuhi bunga -bunga yang beraneka ragam,"ia menihoan air matanya untuk yang terakhir kalinya.di atas tanah makam ayahnya .
"Ayah setelah ini aku akan kembakinke melboune untuk melanjutkan bisnis adan perisahan yang ayah bangun .aku tidak yakij bisa mejunjung tanggung jawab sebesat itu ayah.tapi aku akan berusaja melanjutkan usaha.apa yang selama ini ayah buat.aku garap ayah da ibu bia tenang di alam sanah.
"meskipun kalian sudah kemali kepada yang maha kuasa aku harap kalian terus bersama ,"Aku pamit pergi .bisa waktunya tiba aku akan databg lagi kesini.untul melihat kalian berdua.sekali lagi ,Terimakasih atas kasih sayang yang telah kalian berikan ,"Selamat tinggal ,"
Bastian bangkit lalu menghembukan nafasya dalam -dal ia lalu membalikkan badanya menuju Lembatan yang baru setelah ini.ia akan memuli hidupnya dari sekrang tanpa kedua orang tuanya.bastian yakina yahnyaboaat akan sangat bangga jika ia bisa hidup mandiri .karena sejak kecil ia audah di ajarkaj mandiri.dam inilah waktunya ia memulai semua itu.
Bastian Masuk ke dalam mobipewah miliknya.ia kembali mengenakan kacamata hitam miliknya.mulai hari ini hidupnya betubah seratus delapan pukuh derajat ia bukalah seorang murid tapi sekarang ia adalah seorang pengusaha kaya dan mapan.yang menlanjutkan bisnis keluarganya.
Ia tidak lagi mengunka bangku persekolqhan tapi ia hanya akan mengikuti sekkah khusu untuk dirinya karena is sudah berubah.ia akan .memikul tanggung jawap yang snagat besar yang belum cocok untuk usianya yang akan menginjak usia tujuh belas tahun .
**Kedewasaan tidak di lihat dari umur .tapi dilihat dari pola pikrmu.semakin kamu berpikir untuk maju semakin itu pula kamu sudah dewasa .karena mencari uang tidak semudah mebalikkan tangan semuanya ada prosesnya.
Bastian**.
******
Pak antoni begerak dari tempatnya sejak tadi ia berdiri lumayan jauh dari tempat bastian befiridi depan makam kedua orabg tuanya.pak antoni meperhatikn bastian sejak tadi daris itu.ia menaikkan alisnya mendapti bastain sudah pergi.
"Akhirnya anak itu pergi juga ,kau sudah satunj berdiri disini.tapi ia tak kunjung meninghlakan tempat ini .sebegitu sayangnyang kak ia oada kedua orang tuanya hingga lupa seperti ini ,"batin Pak antini.
Pak antoni mengggeleng heran .ia sangat kagum dengan sosok bastian.ruoanya sifat ayahnya tidak jauh darinya.sangat bertanggung jawab dalam mengambil langkah .
"Aku juga harus secepatnya pulang daris ini.tapi sebelum itu aku ingi melihat Makam bagas dam istrinya.pak antii berjalan menunu kedua makam yang masih baru itu.
dan kini ia sudah berdiri di depan makam itu.ia memperhatiakn kedua makam itu dengan seksama .
"Baru beberap hari kuta saling kenal.tapi kamu sudah pergi seceoat ini. aku sudah mengangapmu teman sejak aku menhwnalmu saat itu.kamu sangat bertanggung jawba saya sangat kagum dengan kegigihanm,"Ungkap pak Antoni di depan makam Pak bagas dan bu irene.
*****
Di sebuah ruangan Seorang gadis sedang fibantu oleh ibunya mengenakan kursi rpfa kaki kina belum sembuh sepenuhnya jadi Dokter merekomendasikan untuk mengmakai kursi roda untuk sememtara waktu samapi kaki kina taham untul berjala.meskipun kaki kina sudah di fonis Dokter cacat.tapi mereka juga harus tepa menggunakan kursi alat sebagai alat bantu kina sementara Waktu.
"Ayo nak ,hati -hati masuk ya ya ?"Biar kaki kamu hggak kena,"Kata henrietta memperingatkan pada kina saat kina sedang mencoba memakai kursi roda
"iyah ma,"Jawab kina.
Kina terduduk dalam kursi Roda.setelah selkian lama.berusaha akhirnyan kakinya sudah mulai bisa di gerakkan berbeda dengan kaki kurinya yang sudah nemat -nenat tidak bisa di obati.kaki kina sebelah kiri sudahtotal tidak bisa di obati lagi .
"Mama papa dimana ?"Dari tadi papa nggak kelihatan ?"Tanya kina pada ibunga.sejak tadi pagi ia tidak melihat ayahnya.setelah sarapan pagi ayahnya pergi entah kemana meninggalkan mereka berdua .
Henrrietta melumihat kearah pintu.apa yabg diantakan ileh kina benar.kemana ayahnya perbu sejak tadi tidak kelihatan ,"
"Mas dimana ya ,kenapa dari tadi nggak pimag -pulang dia bilang hanya sebentar .tapi kenapa sampai sekarang tidak pulang -pulang juga ,
"Iya juga ya sayang papa pegi kemana ya ,mungki papa lagi punya urusan ,"hadi pap harus pergi lumayan lama,"
"Papa sering pergi ya ma ,kan kina juga oengen bermain sama papa,dari kemarin papsa sering nggak kelihatan ,"Kata kina dengan wajah memelas.
"iya mama juga paham itu.kamu yang sabar ya ,"
"Mama kita jalan -jalan di luar ya ma ,sebenatr aja kina bisma di dalam terus ,"renggek kina pada ibunya.
henrietta terdiam sejenak.kalo mereka keluar suaminyamarah tidak yah ,tapi apa yang dikatakn oleh kina ada benarnya juga.
'"Boleh deh,kita jalan -jalan sebebentar ,"balas henrietta ,"
"Hore,makasi mama,"
henrieeya mendoring pekan kursi roda yang dipakai anaknya.mereka ingin menghirup udara sore ini.
happy rading 🥰🥰
salam
JelianaDesvita