My

My
Sakit hati



Beberapa bulan berlaku akhir nya aku


menjalin hubungan dengan seorang


laki - laki yang usia nya lebih tua dari aku


aku menjalin hubungan dengan nya


bukan karna aku mencintai nya tapi


karna teman ku


aku menjalin hubungan selama 9 bulan


mungkin karna terbiasa aku merasa


nyaman tapi aku sama sekali tak bisa


Merasa kan cinta pada nya seperti apa


yang aku rasa kan dulu pada temen


sekelas ku


tapi tetap aku jalani karna aku liat dia


cukup serius


waktu hubungan ku menginjak 10 bulan


harus menerima ke nyataan hubungan


ku dan dia putus karna dia tergoda oleh


wanita dan akhir nya mutusin aku


hanya karna ada seorang pembantu


di belakang aku dia menjalin hubungan


dengan pembatu waktu aku tau dan aku


bertanya pada nya dia malah memilih


pembantu itu di banding aku


dengan alasan aku ke kanak - kanak kan


meski aku sakit hati tapi aku terima


karna itu sudah menjadi ke putusan nya


aku menangis bukan karna dia mutusin


aku , aku menangis karna cara dia


seperti dari awal dia sudah tau kalau


usia ku dan dia jauh berbeda kenapa


awal nya dia menerima semua ini


tapi setelah ada wanita lain dia malah


bicara seperti itu


hari demi hari aku selalu mengumpul


kan rasa sakit hati ku


sejauh mana dan sebanyak apa aku


mendapat kan nya


dalam hati aku berjanji suatu saat nanti


aku akan berubah dan aku akan


mendapat apa yang aku ingin kan


"suatu hari nanti orang - orang yang


telah menyakiti ku dan orang - orang


yang sudah merendah kan aku


mereka akan melihat aku berubah"


kata ku


karna sakit di hati ku semakin


bertambah


*


*


*


*


ku , dia mengajak aku main tapi saat itu


ibu ku belum pulang kerja dan ayah ku


sedang tidur


"maaf aku ga bisa , soal nya ibu belum


Pulang dan ayah lagi tidur ga ada


yang menjaga nur" kata ku


"kita main setelah ibu mu pulang


kerja "kata lia


"aku jadi ga enak , kamu mau main


harus nungguin aku" kata ku


"ga apa - apa "kata lia


waktu aku lagi ngobrol dengan lia


tiba - tiba bibi ku datang


"kalau kami mau main pergi ajj


biar nur bibi bawa ke rumah bibi


kalau nunggu ibu kamu pulang


ke buru sore" kata bibi


"nanti kalau ayah tau gimana bi


aku takut ayah dan ibu marah karna


nur di rumah bibi dan aku main" kata ku


"itu biar nanti bibi yang bilang, kamu


main jangan pulang malam ya" kata bibi


"iya bi" kata ku


lalu bibi membawa nur ke rumah nya


sedang kan aku dan lia pergi bermain


lia ngajak aku main ke rumah teman nya


ternyata di sana sudah ada teman - temen


yang lain di sana mereka sedang kumpul


"sengaja aku ngajak kamu ke sini


karna ada yang mau ke temu sama


kamu" kata lia


"siapa" tanya ku


lia diam tak menjawab karena


Orang yang mau bertemu dengan


ku ada di hadapan ku


"aku" kata nya


"kenapa mau ketemu aku" tanya ku


"karna ada hal yang mau aku kata kan"


kata nya


"apa"kata ku


"kita ngobrol di sana" kata nya


dia mengajak aku bicara di tempat


yang agak jauh dari temen - temen


ku karna seperti nya yang mau dia


kata kan sangat penting


😃😃😃😃😃


Bersambung