My

My
teman



Dalam persahabatan pun aku selalu


tak pernah merasa kan kenyamanan


karna teman - teman ku sangat cantik


aku merasa paling jelek dari teman - teman


ku , dan dari segi ekonomi pun aku


selalu kalah dari mereka


teman - teman ku serba ke cukupan


sedang kan aku kalau ingin sesuatu


aku harus bekerja di sela - sela


aku sekolah , menjaga adik dan


mengerja kan pekerjaan rumah


aku selalu membantu orang yang


membutuh kan tenang ku


dan di sana aku akan mendapat kan


upah dari orang itu


di sana lah aku bisa membeli semua


ke butuhan aku


bahkan aku selalu menyisih kan


uang jajan dan uang hasil aku


membantu tetangga ku untuk bayar


SPP karna orang tua ku selalu


terlambat membayar nya dari pada


aku malu sama guru dan teman - teman


yang selalu terlambat membayar SPP


jadi aku lebih baik membayar lebih


dulu pake uang ku sendiri


*


*


*


Di sekolah aku pernah menyukai seorang


laki - laki dia teman sekelas ku


tapi aku sama sekali tidak berani


mengungkap kan isi hati ku pada Nya


aku cukup sadar diri


aku ga cantik , aku ga kaya , aku


takut mendapat hinaan karena


sudah cukup banyak hinaan yang


aku dapat dari banyak orang


dan aku ga mau kembali di hina


oleh orang yang aku cintai


aku cukup memendam nya di dalam


hati aku dan berharap ada ke ajaiban


dia akan membalas rasa cinta ku


tapi dugaan ku salah laki - laki itu


malah pacaran dengan teman ku


sahabat yang paling deket dengan


aku


aku merasa sakit hati karna cinta


pertama ku , berpacaran dengan


teman ku


aku selalu melihat mereka selalu


dan di luar sekolah pun mereka selalu


bersama


mereka bahkan selalu bermesraan


di depan aku


tampa memperduli kan perasaan


aku , bertapa hancur nya aku


waktu melihat orang yang aku cintai


bermesraan dengan teman ku


"kenapa tuhan tak pernah adil sama


aku , di rumah aku tak mendapat kan


ke bahagian di luar rumah pun aku


tidak mendapat kan ke bahagian


semua terasa sangat tidak adil untuk


ku" kata ku


aku menangis di dalam kamar ku


karna semua sangat menyakit kan


adik ku dana selalu menjadi saksi


kalau aku sering menangis di dalam


kamar pada malam hari


karna aku dan dana tidur sekamar


karna di kamar kami ada dua kasur


Rutinitas itu yang selalu aku kerjakan setiap


hari , aku sudah tidak bisa mengeluh


aku hanya bisa pasrah semua aku jalani


dengan ke sabaran dan ke iklasan


aku masih mempunyai harapan mungkin


suatu hari nanti hidup ku akan berubah


aku bisa mendapat kan kembali kebahagiaan


aku yang dulu yang pernah hilang


aku pun tidak pernah membenci ayah dan


ibu dan aku pun tak pernah membenci


dan menyesali lahir nya adik ku nur


biar bagai mana pun dia adik ku


mungkin kalau dia sudah besar dia


akan menyayangi ku sebagai kakak


nya , kakak yang selalu menjaga nya


kakak yang selalu menyayangi nya


dalam hal cinta pun aku selalu


mempunyai harapan , mungkin


suatu hari nanti akan ada laki - laki


yang tulus mencintai ku , meski


itu bukan dengan cinta pertama ku


karna itu tidak mungkin , dia tidak


sudah dengan teman ku


itu harapan ku , sehingga aku bisa


melewati hari - hari ku


dan kuat bertahan hidup


😃😃😃😃😃


Bersambung