Murders with myriad mysteries

Murders with myriad mysteries
Orang yang tidak berdosa



Triiisssh(bunyi air dari dalam kamar mandi).


Waki secara perlahan mendekati pintu kamar mandi, di menuju pintu dengan berhati-hati semakin dekat suara air semakin jelas.


Treeek "bunyi pintu kamar mandi terbuka.


Aisyah yang selesai mandi keluar dari kamar mandi dan menuju ke tangga.


Trek trek trek


" ah siapa kam... " waki yang tidak ingin ada yang bangun langsung menutup mulut aisyah dengan kain di tanggannya.


" mmm... Mmm... "


" diam,"


"kau sudah tidak bisa lagi berteriak," dengan tawa jahat wakipun membawa aisyah ke dalam kamar mandi kembali dan mengunci kamar mandi tersebut.


"sreek sreek"


Waki pun mengikat kedua tanggan aisyah di besi dan kedua kakinya.


"haha, akhirnya kamu tidak bisa bergerak lagi kan haha" waki yang berhasil menangkap korban pertamanya merasa senang.


Waki pun berbisik ke telingga aisyah.


"aku akan membuka penutup mulutmu, tapi jika kau berteriak kau akan langsung ku bunuh" ujar waki.


Aisyah yang tidak berdaya hanya bisa pasrah dan menganggukkan kepalanya.


Waki pun membuka penutup mulut aisyah.


Sreek.


"Apa yang kau inginkan?" kata aisyah.


"aku akan bertanya, jadi jawab dengan jujur." saut waki.


"baiklah."


Tanpa memberi peringatan atau bertanya waki langsung memberi pertanyaan inti.


"dimana ryoutaro?" tanya waki


"ah, aku tidak tau, aku tidak tau siapa itu" jawab aisyah.


"sudah ku bilang jangan berbohong" waki yang kesal mendapatkan jawaban seperti itu marah dan menarik rambut aisyah.


"aaak.... Aa" suara kesakitan aisyah karena rambutnya di tarik dengan keras.


"aku akan bertanya sekali lagi, dimana ryoutaro?"


"ak,...aku tidak tau" jawab aisyah sembari kesakitan.


"ternyata kau masih ingin menyembunyikan si brengsek itu ah?" jawab waki dengan kesal.


Lalu waki memukul perut aisyah dengan keras.


"aak..... Ah ah" (suara nafas aisyah yang kesakitan).


"ini pertanyaan terakhir, jika kau masih berbohong aku akan membunuhmu di sini." ujar waki.


"dimana ryoutaro?" lanjut waki.


"aku sudah bilang, aku tidak ta....... Ak..."


Thusssh


Waki menusuk perut aisyah, sudahku bilang kan janggan berbohong.


Hahaha rasakan akibatnya.


Aisyah yang telah kehilangan darah cukup banyak akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya.


Waki pun membuka ikatan aisyah dan membawanya ke bak mandi,


"akan ku letakan kau di sini terlebih dahulu, masih ada satu orang lagi"


Treeek (pintu kamar terbuka) dan waki pun masuk secara perlahan menuju ranjang sembari memegang pisau.


Waki pun sampai di ranjang, tapi tidak ada orang di sana.


"ah?, tidak ada siapapun di sini" ujarnya


"kemana dia pergi?"


Tiba tiba..


Duk...... Waki hampir saja terkena pukulan keras dari belakang dan berhasil menghindarinya.


Untungnya pukulan itu mengenai kayu tempat tidur.


"apa yang telah kau lakukan pada aisyah ah, brengsek"


"ah,dia sudah pulang ketempat asalnya," sambil tertawa.


Dan ternyata orang itu adalah aziz teman aisyah.


"ternyata kau orang kedua nya ah haha" ujar waki.


"apa. Maksutmu" jawab aziz.


"aku akan langsung bertanya, dimana ryoutaro bersembunyi?" tanya waki.


"aku sama sekali tidak menggerti apa yang kau bilang, konyol," jawab aziz.


Dan waki yang sudah teramat kesal karena jawaban yang sama akhirnya mengambil tindakan bruntal.


Shuaash,, yaah


" cih, ternyata kau cepat juga menghindar."


Dan pertarungan antar senjatapun tidak terlakan, waki yang mengunakan pisau dan aziz mengunakan kayu baseball.


Tasssh waki berhasil mengenai kaki dan tangan aziz.


"haha, percuma saja kau melawan," ujar waki.


"brengsek kau, yaaah,"


Tussk.


Waki pun menusuk kepalanya dan akhirnya aziz pun meninggal.


Waki menyeret mayat aziz ke dalam kamar mandi dan memasukkannya ke dalam bak mandi di tempat aisyah di letakan.


"ah aku harus membersihkan semua ini terlebih dahulu," ujarnya.


Waki pun mulai membersihkan darah dan kekacauan yang terjadi sana dan kemudian membungkus mayat aisyah dan aziz lalu memasukkan mereka ke karung.


"yah, aku harus mengubur mereka terlebih dahulu" ujar waki.


Dan waki pun pergi ke hutan untuk menguburkan mayat aisyah dan aziz.


"disini saja"


Sama seperti sebelumnya, waki mengali lubang dalam dan memasukkan mayat tersebut lalu memasukkan semen.


Waki yang telah menyelesaikan aksinya pergi pulang ke rumahnya.


"huuh, hari yang melelahkan." ujarnya


Dan dia pun pergi menaiki mobilnya dan pulang.


Tidak bersilang waktu lama waki pun tiba di rumahnya pukul 04:30 pagi.


"huuh, aku ingin istirahat sebentar" ujarnya.


Dan dia pun beristirahat di kamarnya.


Setelah dua jam tertidur dia pun bermimpi...