
Hari berlalu dengan cepat
[room chat]
"woyh... Aku ketemu 1 cowo yang cakep banget di sesi 2" -sherlly
"siapa tuhh" -iyona
"gatau, dia anak kelas 9, bentar aku kirim fotonya " -sherlly
/Sherlly send photos
"lohh ini kan crush yang aku ceritain" -lia
"lahhh????? Cakep nian woyh" -sherlly
"cocok di kamu sih" -bry
"aga kaget cuman tetap cool" -iyona
"astaga bikin kaget aja, dia cakep banget terakhir liat dia kapan ya? Kelas 5 mungkin? Padahal dulu sedekat itu.... huh" kata Lia dalam hati
"Lia besok kamu datang ke sekolah pakai baju muslim Melayu kita ya, untuk foto calon ketua osis dan waketos -khalil
"lah? Siapa yang daftarin ??"-lia
"tapi pembina osis yang bilang" -khalil
"loh ga bisa, gmna ni?? Padahal baru kemarin aku bilang ga mau jadi ketos" -lia
"katanya sih kamu dapat rekomendasi dari pak uti, yaudah deh klo mau tanya lanjut dengan Bu aida aja ya" -khalil
"mah gimana ni? lia terima ga ya?" tanya Lia kepada mama nya
"ya terima aja asalkan bisa mengkondisikan tugas pelajaran nya dengan baik" jawab mama nya kepada lia
"bry besok temenin aku foto untuk osis ya" -lia
"oke tenang aja aku bisa nemenin" -bry
(esok harinya)
"duh ribet banget sih rasanya mau kabur cepet aja" ujar Lia dalam hati
"hai lia salam kenal ya, aku anisa" sapa Anisa dengan hangat
"oh iya ini rashta" nisa menunjuk salah satu perempuan yang sedikit menunjukkan ke angkuhan nya
"apaan si mata nya julid banget,tapi bodo amat deh" batin lia
Setelah beberapa jam berlalu, Lia bergegas mendatangi bry dan mengajak ny pergi untuk pulang, bel sekolah berbunyi menunjukkan bahwa siswa/i nya juga akan pulang.
Lia bertemu dengan resky, dan menyapa nya namun Lia kabur karena takut akan bertemu nya, ya begitulah perempuan.
dibawah pohon yang sejuk Lia mengajak douma mengobrol tentang osis, bry dengan setia menunggu teman nya itu, ya suasana yang ramai dan angin yang berlalu-lalang di sekitar tubuh Lia membuatnya larut di pembicaraan itu hingga tak sadar ada yang memanggil nya.
"lia.. Tuh cowo daritadi manggil" tunjuk bry kepada salah satu pria
"heh liat aja besok ya" teriak resky
"hah? Apasih??" ujar lia
Lia terjebak di kebingungan
"dia kenapa sih?, kok jadi begitu? Trus gimana? duh gatau deh bikin binggung" batin lia
Beberapa hari berlalu
Lia semakin mendekati resky mengajak nya mengobrol dan semakin mendekat, waktu semakin cepat berlalu semester 1 hampir selesai mereka pun memulai ujian
"duh mau liat resky" -lia
"ah ilah tenang aja kan bakal pergantian sesi pasti ketemu itu" -sherlly
"iya nanti ketemu aman lahh" -bry
esok hari nya
"ayo kita pulang, aku udah cape nih nungguin" ujar Lia penuh kelelahan
"yaudah deh ayo pulang" balas iyona dengan lelah
...belum jauh mereka berjalan tampak tubuh seorang pria tinggi, dengan penuh kemantapan berjalan dengan indah nya, kulit putih yang disinari cahaya matahari tampak indah jika dilihat,mata sipit yang begitu lucu bagaikan manis nya madu, yahh tidak salah lagi itu crush nya...
"eh itu Resky, itu Resky???" teriak bry
"loh iya, pura-pura gatau aja lia" balas Sherlly