Me, Him And Them

Me, Him And Them
apess



Dan di sekolahan ada pria yang sedang dilanda dilema


" Gue harus gimna ya nanya si dasa,, aishhh ini semua karena si Aprizha itu, tapi kalo gue gk nanya dasa yang ada pupus pertemanan gue Ama aprizha,, huaaa gue harus gimana huhuhu"


Disaat kemal sedang menggerutu sendiri ada seorang gadis yang sedang mengamatinya


'itu sikemal gila apa gimana, kenapa dia ngomong sendiri' dasa membatin


" Heh kemal Lo kenapa kek org gila gitu, ngomong sendiri" sergah dasa membuat kemal terkejut


"N-nggak gue gk ngomong sendiri"elak kemal


"Terus kalo gk ngomong sendiri ngomong ama siapa, sama setan?" Tanya dasaa


"Sembarangan" grutu kemal


"Apa Lo bilang''?? Kesal dasa


"N-nggak dasaaa gue gk ada bilang apa-apa suerr dehh" ujar kemal meyakinkan dasaa


'nah ini kesempatan nih dasa ada didekat gue, ya gue tanya aja dimana itu si dama' kemal membatin


"Dasaaaa"


"Apaaa" tegas dasaa


'aduh ini perempuan galak amatsii guekan jadi takut, kok gue bisa suka Ama makhluk beginian ya' kemal membatin


"I-itu si dama dimana ya"


"Oh dama, dama ada dikontrakkan gue,hutfff eh gue gk tau" tegas dama ' aduhh kenapa gue keceplosan sih mati gue dibunuh dama' dasa membatin


"Haa dikontrakkan Lo" teriak kemal


Dengan cepat dasa membekap mulut kemall


"Bisa gak sihh ngomong nya gk teriak gituu"kesal dasa dengan marah dan dasa tidak sadar dia dan kemal jaraknya begitu dekat dan sii kemall mulai merasakan gemuruh di jantung nya


'aduh kenapa gue deg deg an gini ya' kemal membatin


"Hemtfff hemtfff" berontak kemall


"Gue lepasin Lo tpi Lo jgn teriak lagi, malu Kem Lo kebiasaan banget maen teriak teriak aja" perintah dasa


Dan dengan cepat kemal mengangguk menyetujui


Setelah dasa melepaskan bekapan tangannya kemal buru buru mengambil nafas


"Huh huh huh untung gk mati" ujar kemal


"Makanya kalo gk mau mati gk usah teriak teriak"jwb dasa


"Ya maaf, tapi beneran Si dama tinggal dikontrakkan Lo sa" tanya kemal


"Iya, tapi gk usah Lo sebarin ya awas Lo kalo berani nyebarin" ancam dasa


"I-iya tapi kalo gue beritahu ke Aprizha bolehkan" tawar kemal


" Lah untuk apa Lo beritahu Aprizha? Emang urusan dia Ama si dama apa? Diakan yang marah marah kemarin sama dama karena si flora fauna itu" kesal dasaa


" Ya secara dia yang nyuruh gue untuk nanya Lo dimana dama, oh itu yang kemarin. Ehh mungkin dia ingin minta maaf kali sama si dama karena kan dia udah salah paham Ama si dama, eh tapi kok Lo tau Aprizha marah marah ama si dama, kan Lo lagi dihukum ibu herla dikelas?" Tanya kemal


"Gue bisa tau dari org lain bocor, yaaaaaa Lo gk usah ngingetin gue sama si ibu herla ya gue males tau gak" kesal dasaa


"Ya maaf" ucap kemal


"Yaudah, terserah Lo mau beritahu Aprizha, tapi awas ya sampe yang lain tau, Lo bakalan berhadapan ama gue, ngerti!" Ancam dasa


"Iya iya" jwb kemal


"Oke, kalo gitu gue mau masuk kelas dulu. Bye!" Ucap dasa sambil melambaikan tangan dan si kemal cosplay menjadi patung


"Aduh kok gue bisa deg deg an padahal cuman di dadain doang" gerutu kemal


Tiba-tiba


'plakkk' kemal terkejut "aduhh" kemal menoleh ke samping


"Lo kenapa senyum senyum sendiri Kem?" Tanya Leon


"Sakit ogeb, mana ada gue senyum senyum mata Lo katarak kali" kesal kemal


"Dihh katarak, jelas jelas gue liat Lo senyum senyum kek kemasukkan setan" jwb Leon


"Apaasii, udah ah gue mau masuk kelas, nanti gue dihukum si herla lagi" ucap kemal sambil berlalu pergi


" Itu anak kenapa ya" gumam leon


Dikelasss si kemal mulai beraksi


Sedangkan Aprizha sedang mendengarkan penjelasan guru didepan yakni ibu herla, dan si kemal


"Sutsutt"kode kemal namun yang dikode tidak peka


" Lo kenapa si lh Kem kek cacing kepanasan aja, tadi senyum senyum sendiri, ini kek cacing kepanasan" tanya Leon


"Bacot" jwb kemal


"Kau" kesall Leon


Mendengar kegaduhan disebelahnya Aprizha menoleh


"Kalian kenapa?" Tanya Aprizha


"Gatau zha tanya aja si kemal itu" jelas Leon


"Apa kemm?" Tanya Aprizha


"Gue tau dimana dama" bisik kemal


"Ha dimana dia?" Tanya Aprizha


"Dia ada di kontrakan si dasa" tukas kemal


"Oh oke thank you ya Kem" ucap Aprizha


"Yoiii bro" teriak kemal


Dan semua orang menoleh ke kemal


'aduh kebiasaan mulut gue suka teriak' gumam kemal


" Kamu kenapa kemal?"tanya si ibu guru herla


"Mampuss hahaha" ejek Leon


" Gkpapa buk" jwb kemal


" Oh begitu, coba jelaskan lagi! Yang tadi saya jelaskan"perintah ibu guru herla


'mati aku' batin kemal


" Ma-maaf buk saya lupa heheh" elak kemal


" Oh lupa,, yaudah kamu keluar saja!" Perintah ibu guru herla


"Baik buk" jwb kemal


" Yang sabar ya Kem" ejek Leon


"Awasloo" kesal kemal


Sedangkan Aprizha merasa lega karena ia sudah tau dimana keberadaan dama


" Baik anak-anak lanjutkan pelajaran kalian!" Perintah ibu guru herla"