
hmmm hah heheheh
hai i'm Damami seorang perempuan yang hidupnya selalu merasa muak dengan keadaan. Ya karena kehidupan dunia ini menyebalkan bukan? hahaha kalian pasti pernah merasakan kehidupan seperti dirimu siapa sih yang tidak pernah merasakan pahitnya hidup yakan.
disebuah sekolah adalah seorang anak perempuan yang tidak peduli dengan keadaan dan selalu merasa muak dengan orang orang disekitarnya.
"berhentilah menggangguku! apa kau ini tidak ada kerjaan lain selain hanya beromong kosong seperti itu. ha?" teriak seseorang yaitu Dama.
"aku memang berbicara faktakan kalau kau itu hanya seorang anak yang tidak dianggap"ujar musuh bebuyutan Dama yaitu Flora.
"heh Flora Fauna sialan jika aku anak yang tidak dianggap lalu apa urusannya denganmu ha? apa itu mengganggumu?
"tentu saja menggangguku, Karena kau membuat sekolah menjadi tercemar karena anak pembawa sial sepertimu." teriak flora ke Dama.
"huh, menyebalkan! gumam Dama.
"whatt? tercemar, apa aku tidak salah dengar? emang ada sekolah tercemar hanya karena seorang anak yang tidak dianggap? otak you itu harusnya dipake bego! yang tercemar itu bukan sekolah tapi otak youuu!" teriak Dama
"kamu!!!!" geram flora
"apa?? gak terima ha?" balas Dama
"kau!!"dengan cepat tangan flora menarik rambut Dama
"akkkk! lepas sialan" teriak Dama
"hahaha rasakan ini rasakan" balas flora
dan dengan cepat Dama juga menarik rambut flora
"akkk sakit dama! lepass Dama" teriak flora
dan terjadilah tarik menarik rambut yang tidak berkesudahan
disuatu kantin ada seorang siswa laki-laki yang tampan dan selalu menjadi pusat perhatian siswa perempuan terkecuali Dama ya. ingat ituu!! yaitu bernama "Aprizha Kingquerght" sedang duduk menikmati makanan bersama konco konconya
tiba-tiba "gubrakkk"
"eh, apaan si Lo Kem? tiba-tiba datang kek dikejar setan" ujar Leon teman Aprizha.
"Ya biarinlah, terserah mereka!" ujar Aprizha
"masalahnya itu si Dama keknya muak banget sama si itu flora ogeb" ujar Kemal
"terus hubungan nya sama Aprizha apa coba?" ujar Leon
"ya Lo gk kasihan sama si Flora gtu" ujar Kemal
"lah apa yang dikasihin, palingan juga dia yang mulai duluan nyari masalah Ama Dama" jawab Leon dengan santai.
sedangkan si Aprizha sedang mencerna perkataan temannya dengan berdiam diri sambil minum es tak lama kemudian....
"ayok kita lihat!"ujar Aprizha
"zha beneran Lo mau liat itu flora Ama Dama"tanya si Leon
"ikut aja ayok"jawab Aprizha
dan tibalah mereka ditempat kejadian....
dannnn rambut flora sudah tidak terkondisikan dengan wajahnya yang penuh cakaran dan di Dama si santuy juga tidak terkontrol dengan wajahnya yang habis karena tersandung ke kursi karena didorong si Flora Fauna, darah dari hidung mengalir karena hidung Dama terkena kursi tersebut.
"Stop!!!!" teriak Aprizha dengan lantang.
"apaan sih kalian berantem di tempat yang seperti ini" ujar Aprizha
dan sii penggemar berat Aprizha sii florapun mulai mendrama membuat Dama muak melihatnya.
"Aprizha kamu lihat kan si Dama udah nyakitin aku hiks hiks" ujar flora dengan mendramatisir
sedangkan si Dama hanya berdiri berkacak pinggang dengan merasakan nyeri di hidungnya.
"huh,, mulai mendrama"gumam Dama
sedangkan si Aprizha menatap tajam Dama dengan mata elangnya. sedangkan Dama dengan santainya membuang muka.