Marry The Husband Of Your Dream

Marry The Husband Of Your Dream
Butterfly (Memiliki Makna)



Oma datang ke kantor Papa Vino, Diam- diam Oma datang kesana, Papa Vino yang kaget dengan kedatangan Mertua nya pun, segera melihat Oma dan bertanya.


Papa Vino " Oma, kapan Oma Datang kesini ?"


Oma "Hmm barusan anak ku, hmm abis oma bosan, anak oma yang perempuan arisan masa oma dirumahmu sendiri, tanpa ada yang bisa oma bicara."


Papa Vino "Kan dirumah Ada Vino kan Oma dia kan lagi WFh, memang Vino kemana Oma?"


Oma " Hmm Cucu Oma juga sama aja sibuk juga, Oma makanya kesini".


Papa Vino "Baiklah Oma disini aja, tapi oma jangan mengganggu karyawan yang lain yang sedang bekerja ya oma".


Oma " Iya Oma disini, engga bakal ganggu siapapun".


Papa Vino "Oke Oma".


Oma Izin ke toilet, pas di toilet oma ketemuan Sama Sheila dan temannya.


Sheila "Maaf - maaf bu, saya buru- buru ingin keluar."


Oma "Kamu gimana sih, sebentar kayaknya saya pernah ketemu kamu dimana ya, hmmm ouh kamu pernah beli bunga di toko yang sama saya and cucu saya kesana".


Sheila " hmm Ibu siapa ya, saya agak lupa..., ouh Ini Oma ?".


Oma " Iya cantik, Ini Oma..".


Sheila "Oma apa kabar, ko Oma bisa kesini ?"


Oma "Alhamdulillah kabar oma baik, kamu masih ingat Oma seneng deh Oma disini ada yang kenal Oma."


Sheila "Iya dong, Oma Sheila masih ingat walaupun tadi masih agak -agak lupa".


Oma dan Sheila akhirnya keluar dari toilet, Oma bertanya ke Sheila, Dimana tempat jajan di kantor ini. Oma Lapar sekali, dan Sheila mengantar oma ke kantin tempat jajan di kantor. Oma pun terus mengajak ngobrol Sheila. sampe sheila mau kerja pun bingung gimana secara pemotongan bicara ini.


akhirnya Bos Sheila melihat Oma dan Sheila di Kantin.


Bos " Oma, saya cariin ternyata disini, tadi oma udah janji, engga akan ganggu karyawan disini."


Oma " Oma cuma mau makan disini, memangnya salah, Oma juga gak ganggu kamu kan nak?".


Sheila kaget, haa ini oma orang tuanya Bos kah, omg ternyata gue kenal sama Keluarganya Bos.


Sheila mengangguk ke oma.


Bos " Sheila, kamu kembali kerja saja biar oma disini sendiri."


Oma " Yah oma gk ada yang temenin makan, ah sedih oma, dirumah sendiri masa di sini sendiri."


Papa Vino " Nanti akan ada yang Temenin Oma ko, ini para pengawal kantor ini."


muka oma ekspresi kesel.


Sheila, baik pak saya kembali bekerja lagi, Maaf ya Oma Sheila tidak bisa menemani oma lama - lama disini. Sheila pamit ke Oma dengan salim, Permisi Pak.


Oma dalam hati, anak kantor itu baik saya senang melihat perempuan yang selalu ramah, senyum nya manis, baik lagi sama orang yang lebih tua juga sopan.


Akhirnya Papa Vino menelpon Vino, dan menjemput Oma di kantor.


Vino yang kaget sedang meeting dadakan di kantor pun, bingung ko Oma bisa tau Kantor Papa. Akhirnya Vino menyelesaikan Meetingnya dengan cepat. dan segera ke kantor Oma.


Vino sampai di kantor Oma, mencari Oma di Kantin. tapi tidak ada, Vino ke ruang Papa.


Oma yang diam-diam melihat Sheila dari jauh, ternyata Sheila dan Temannya tadi Kerja di lantai 22, Oma yang kepo pengen sekali memanggil Sheila kesana, tapi gimana ya. hmm


Oma pun terkaget.


Staff karyawan " Maaf ibu, sedang apa ya dari tadi saya liat ko ibu dari tadi seperti nya mencurigakan."


Oma dalam Hati, ini orang gak sopan sekali, aha Oma Punya Ide.


oma "Saya mau anter ini ke Nona Sheila, oiya bilang jangan lupa sarapan."


Staff karyawan "Hmm baik bu,saya kasih ke Ibu Sheila".


Oma "oke deh"


oma selalu banyak akal, Sheila yang membaca Pesan Oma di kertas, di tuliskan.


Sheila tolongin Oma ya di taman, Oma bingung jalan disini. Sheila segera Ke Taman.


Akhirnya Sheila baca pesan Oma hehe, Oma ditelpon Vino.


oma "hallo cucu oma tersayang ada apa?"


Vino "Oma , di kantor papa kan. ini Vino udah di kantor papa, oma dimana?".


Oma "Hmm Oma lagi di taman bawah."


Vino segera menutup telpon oma dan segera ke Taman.


Sampai Taman, Vino mencari sudut dari arah timur, barat pun tidak ketemu Oma.


Sheila juga masih mencari keberadaan Oma di Taman, dan di arah barat pintu taman. Sheila and Vino berpapasan.


Sheila " maaf -maaf tuan"


Sheila bingung mau bilang apa


"Seharusnya aku, tanya kamu kenapa kamu kesini, kamu di cari sama bos ya."


Vino dengan bahagia ingin sekali berpelukan dengan Sheila, dan akhirnya Vino refleks berpelukan ke Sheila.


Sheila, Vin lepasin ini aku..., Vino bicara pelan -pelan, please gue ingin peluk lu sebentar saja.


Oma yang melihat dari kejauhan kaget.


Ternyata cucu oma udah kenal dengan Sheila. Oma pun mengambil foto mereka berdua di taman yang Cantik itu.


Sebuah Lagu terdengar dari luar kantor


-Butterfly Melly goeslow-


Reff


Butterfly terbanglah tinggi


Setinggi anganku untuk meraihmu


Memeluk batinmu yang sama kacau


Karena merindu


Butterfly fly away so high


As high as hopes I pray


To come and reach for you


Rescuing your soul


The precious messed up thoughts of me and you


cekrek cekrek cekrek, hasil foto oma cantik banget mereka berpelukan di tengah air mancur dengan di kelilingi bunga - bunga cantik di taman serta kupu-kupu berterbangan.



Sheila, Vin please ini di kantor, lepasin ya.


Vino " hmm sory sory, gue refleks tadi. Oiya gue kesini lagi cari Oma".


Sheila " Sama dong, gue juga ini dapat pesan surat dari oma".


Vino kaget, lu kenal Oma gue.


Sheila "Iya waktu itu gue pernah ketemu oma di toko bunga".


Vino, pantesan oma juga pernah ceritain lo Shel.


Oma menghampiri mereka berdua, Cucu oma ada disini.


Vino "Oma kemana saja".


Sheila " Oma darimana, tadi kata Oma lagi di taman kasihan Vino juga cari Oma".


Oma "Ternyata kalian saling kenal ya, oma seneng deh jadi Oma gak usah kenalin kalian satu -satu ya. Kenapa kalian gak jadian aja.hehe...."


Vino "Oma, sutt Vino malu.."


Sheila "Kita berteman ko Oma".


Oma " Serius berteman, Vin kamu gimana sih jadi cowo gak sat set sat set, ada cewe cantik di depan mu ini nanti ada yang ambil nyesel lo kamu."


Vino "hmm oma jangan bikin malu Vino dong".


Sheila " Ahh oma memujinya bisa aja, oma juga Cantik, masih keliatan Muda".


Oma "Iyalah kan oma perawatan, tau gak Sheila dulu oma juga secantik kamu mudanya."


Sheila " Iya oma Sheila percaya ko."


Vino "Masa sih oma, cantikan Sheila kali oma


oma " cucu oma udah bisa ledekin Oma ya. awas kamu ya."


Oma cubit perut Vino, Vino pun bilang iya iya maaf oma, bercanda ko.


mereka bertiga tersenyum...


Oma pun segera ambil hapenya dan mereka bertiga Foto selfie di taman.


***


lelaki dan perempuan bisa jadi teman atau sahabat tetapi di satu titik mereka akan jatuh cinta pada satu sama lain, Mungkin sementara


mungkin diwaktu yang akan tepat, mungkin terlambat, atau mungkin selamanya.


bersambung✨