
Sheila yang dari tadi cegukan akhirnya setelah minum air putih yang banyak,, cegukan itu hilang. Sheila Kembali bekerja....
Ara menghampiri Sheila, Shel kayak begini udah bener belum menurut lo kata ara.
Sheila melihat surat yang di kasih Ara.
sheila mengecek surat tersebut, Sheila "Hmm udah paling lu tambahin tanda tangan lu di samping kiri, kan lu bendahara nya".
Ara yang terbengong melihat handphone nya.
Sheila "Ra, lu denger kan yang gue tadi omongin...?" jadi lu print lagi surat nya ya."
Ara "Ouh, oke Shel Thank's ya".
Sheila "Ya sama - sama, bentar lu kayak ada yang di sembunyiin, Ayolah cerita kenapa...??"
Ara" biasalah dulu kan sekolah gue sering kena bully, tapi gue sih udah lupain kejadian nya, terus gue berteman sama mereka semua di sosial media, terua gue posting foto gue yang ini,, terus ada yang comment gue sombong,, kesel banget gue padahal mereka yang sombong daripada gue. hmm kalau gituh gue gak berteman aja sama mereka bikin mental gue drop. padahal foto gue sama caption nya biasa aja Shel."
'gue pengen keluar dari zona nyaman gue. shel...'
Sheila "Ya gue setuju, lu bagus bisa mau keluar dari zona nyaman lu. Tapi namanya temen sekolah walaupun sekarang tidak sedekat dulu lu juga jangan unfollow temen lu, siapa tau suatu saat lu sukses dan bisa membantu mereka dan mereka dulu membully lu bisa liat kesuksesan lu ra."
...-Quotes Today-...
Semua terlahir spesial di bumi,
awan dengan langitnya,
planet dan bulannya...
Dan aku dengan segala kekurangan ku...
***
Ara "Thank you Sheila, lu selalu mengingatkan gue terus,, Alhamdulillah gue punya bestie seperti lu, gue jadi open minded. 'Kita engga akan bisa membuat semua orang menyukai kita, menyukai dengan semua kita lakukan. yang engga suka sama kita bakal tetep engga suka. sekalipun apa yang kita lakukan bener.'
Sheila "That's Right sis"
Sheila tersenyum, sambil mengacung jempolnya ke Ara.
"Gue cuma pesen Jangan pernah berhenti berbuat baik hanya tidak disukai, Tidak apa tidak disukai selama kamu tidak mengusik dan merugikan mereka maka kamu akan baik-baik saja. oiya satu lagi, kamu hidup bukan untuk membuat orang lain terkesan Padamu*
Ara tersenyum dan langsung memeluk Sheila.
Mereka saling berpelukan.
Jadi Dewasa tidak seindah khayalan anak kecil,, memasuki kepala dua, mulai produktif kuliah, bekerja, meringankan beban ekonomi keluarga. Sampe memakan banyak waktu dan tenaga.
Pertanyaannya Apakah Menjadi Dewasa Bahagia??
Bisa ditanya kepada Masing- masing diri kita.
Sheila dan Ara melanjutkan pekerjaan,
jam 12 siang mereka langsung Istirahat, solat, Makan bersama.
Angel "Tumben ya menu hari ini di kantor enak semua"
Ara "Iya biasanya menu nya gk begini nih'
Sheila "Alhamdulillah..., ayo baca doa dulu sebelum makan"
Firza "Hy guys,, gue duduk sini ya."
Fiki and Alex juga tiba mereka semua makan siang bersama.
Faradina lewat....
Alex "Eh itu kan si fara, kayak kebingungan cari tempat duduk"
Angel Memanggil Faradina " Hey Fara sinii..."
Faradina menuju tempat duduk team Sheila.
Semua makan bersama,, sambil bercerita juga.
Faradina seneng,, akhirnya hari ini gue gak makan sendirian seperti biasa. Ada Team Sheila menjadi ramai makan siang hari ini.
Selesai Makan siang, mereka semua kembali bekerja sampai jam 4 sore lalu solat dan balik dari kantor jam sekitar 17.30.
Ara "Shel, gue duluan pulang ya..."
Sheila "Gue juga nih udah rapi-rapi..."
Ara "Oke, bye guys semua byee..."
Angel "Shel, tumben banget tuh anak langsung pulang"
Sheila " Ya kan udah jam pulang kerja."
Angel "Iya gue tau, tapi biasanya dia paling lamaaa pulangnya"
Sheila "Mungkin dia lelah hehe"
Angel " Shel, lu mau temenin gue ke mall gak abis ini."
Sheila "Maaf Angel, hari ini gue lelah banget,, Sorry ya beb"
Angel "Yah, its okay not problem, gue tau tadi kerjaan lu paling banyak dari kita,, gak papa shel. Tapi lain waktu bisa ya..."
Sheila "Oke baby, See youu ya...gue duluan pulang...".
Angel " Ya bestie...."