
Waktu makan siang, masih banyak murid cwek yang mendekati Akira terus. Lisa adalah arang yang tidak menyukai yang nama nya rebutan cowok memilih untuk pergi dari tempat duduk nya, tapi tangan nya ditarik oleh Akira.
"apa" tanya Lisa sambil menarik tangan nya.
"aku ikut kamu saja" jawab Akira hendak berdiri dari kursi nya.
"gk usah, banyak murid lain yang ingin makan dengan mu"
"ingat, aku adalah tanggung jawab mu dalam seminggu ini" ucapan Akira terdengar penuh dengan penekanan bagi Lisa, Akira menggenggam tangan Lisa lagi.
"eh! jangan pegang tangan Lisa terus dong! " Ucap Yui disamping Lisa.
"sakit?" tanya Akira
"lepas! terserah kamu mau ikutan atau tidak, yang penting jangan bawa kebisingan di dekat ku" Lisa pergi meninggalkan Akira
"eh! iya aku ikut, kalian jangan ikut ya... " ucap Akira menyuruh teman teman nya tadi untuk tidak mengikutinya, Akira berlari mengikuti langkah Lisa.
mereka melewati lorong, termasuk melewati kelas Zee berada. tepat didepan kelas itu juga ada Kei bersama Zee.
"Woii Lisa" ucap Kei melambaikan tangan nya, tentu saja Lisa menghampiri Kei, bagaimanapun dia adalah sahabat masa kecilnya.
"paan? " tanya Lisa yang sudah berada didepan Kei.
"makan siang bareng yuk" ajak Kei.
"serah lu, biasanya juga makan bareng"
"kan takut ganggu lu, yg ngurus murid baru"
"ikut kagak?"
"iya, kuy lah"
mereka menelusuri lorong bersama dan menjadi pusat perhatian. bagaimana tidak, Zee dan Kei adalah lelaki yang terkenal dalam bidang olahraga dan wajah yg tampan. dan sekarang malah nambah satu lagi Akira dengan rambut nya berwarna dan tampan.
kami memilih tempat sepi dan jarang ada murid yang lewat situ, tak lain adalah atap gedung sekolah.
"aku suka angin di atap" ucap Yui senang.
"aku juga suka, apalagi jika Yui suka" ucap Lisa pada Yui sambil tersenyum tulus.
makan siang mereka telah habis, "ayo balik ke kelas" ajak Yui.
"boleh, kayak nya kita udh cukup lama bercanda mulu" ucap Zee setuju pada Yui.
"ayo-" ucap Lisa yang terpotong oleh Akira, "kalian berdua duluan saja, aku ingin berbicara dengan Kei dan Lisa saja" ucap Akira dengan wajah yang serius.
"eh? Ba-baiklah" ucap Yui tak yakin meninggal Lisa, tapi dia yakin jika ada Kei, Lisa akan Baik baik saja, Yui pergi sambil menarik Zee untuk ikut pergi.
"apa, lu nyuruh kita diem disini? " ucap Kei
"lu bener Kei?" tanya Akira.
"iya! kita kan sekelas, gua duduk belakang Lisa"
"kalian inget aku gk? " tanya Akira
"paan sih, gua pergi jika gk nyambung sama otak gua" ucap Lisa dengan wajah bodoh dan emosi nya.
"gua Akira"
"iya!! kita tau!! " ucap Kei dan Lisa bersamaan.
"hahaha,,,, lu liat wajah nya gk? " ucap Kei sambil tertawa.
"Sial gk gua poto wajahnya tadi" ucap Lisa ikut tertawa.
"yodah yuk balik kelas" ajak Kei.
"tu-tunggu kalian inget aku?* tanya Akira yang masih kebingungan.
" iya, awalnya sih gua gk tau lu siapa, Kei yang kasih tau kalo lu mirip sama Nop nop (sebutan Akira saat masih kecil)"ucap Lisa menjelaskan.
"ya... awalnya gua gk yakin, tapi setelah lu bilang nop nop , gua dah yakin itu lu kok" lanjut Lisa.
Akira hendak ingin. memeluk kedua sahabat kecilnya. "Woi woi, jangan main peluk" ujar Kei.
"wah jangan gila, nanti kalo ada yang liat gua bisa jadi biang gosip, gua gk suka" ucap Lisa.
"kan gua terharu, kalian masih ingat gua" ucap Akira terharu.
"gimana kita rayain kembali nya Akira dirumah gua? nginep sekalian" Ide itu muncul dari kepala Kei. ya! dari kecil mereka bertiga slalu bermain bersama dirumah Kei, bahkan sering menginap.
"Gua ajak Mei ikut lhu" ucap Lisa
"iyalah, yakali lu tinggal Mei sendiri dirumah" ujar Kei yang hendak pergi membelakangi Lisa, dan berbalik untuk memukul pelan kepala Lisa dari belakang.
"sakit tau!" ucap Lisa sambil mengelus belakang kepala nya. Lisa ngikuti langkah Kei yang hendak pergi dari atap.
"woi, jangan bengong! ayo kita balik ke kelas" teriak Kei untuk membuyarkan bengongan Akira.
"tentu!" Akira berlari mengejar kedua sahabat nya.senyum lebar, bahagia yang membara.
...----------------...
Kelas berakhir, seperti biasa Lisa slalu menunggu Ruki pulang, dan pulang bersama.
"Aku pulang!" teriak Lisa.
"selamat pulang" ucap Jiro mendatangi kehadiran Lisa dan Ruki.
"Mei, dimana Jiro?" tanya Lisa sambil menunduk menyamakan tinggi Jiro.
"Mei tidur, sepertinya dia capek karena slalu ceria" Jelas Jiro.
"makasih mau nemenin Mei ya, aku buatkan makan malam yang spesial buat kamu yang bisa menidurkan Mei" ucap Lisa menoel hidung Jiro sambil tersenyum tulus.
...----------------...
keesokan harinya, tepat pada hari sabtu sore. Rencana Lisa menginap dirumah Kei, dan Lisa diperbolehkan oleh Ruki untuk menginap yang penting tidak membiarkan Mei sendiri hanya untuk bersenang-senang.
"Aaaa- Akira akhirnya kamu kembali ke kota mu dan negara mu kembali" ucap mama Kei memeluk erat Akira
.
.
.
mohon dukungannya ini novel pertama aku. mungkin keliatan canggung kata²nya karena author bukan orang yang bisa diajak bersosialisasi, karena saat sekolah saya jarang punya teman🤗 minta maaf sekali lagi jika kata² novel saya canggung (maaf malah sedikit curhat 😅)
mohon dukungannya, jika ada yang kurang tolong komen saja🙏