
bagi saya jika berbicara dengan sesama teman menggunakan kata (Lo dan gua)
dan jika dengan yang lebih tua adalah dengan kata yang lebih sopan, seperti (aku, kamu, saya, anda)
Maaf jika ada kata kasar yang tidak baik atau kurang sopan☺🙏
...--------------------------------------------------------------...
"Duh, sakit banget ****** ku" Kei berjalan menelusuri lorong untuk kembali ke kelas, karena sebelum jatuh ke lantai tadi Kei sempat menabrak ujung meja, lorong yang sepi sudah mulai ramai.
"Woii! lu dari mana aja sih, perasaan lu ngilang dari pagi, ngapain aja lu? " tanya teman Kei yang bernama Zee , menghampiri Kei sambil berlari pelan
"jalan dari kantor lha,orang baru aja naruh tu tugas dari pak Ruki"
"hah? lu dari tadi ngilang cuma jalan doang"
"iya, jangan banyak tanya bantu kek"
"kenapa lu? "
"susah jalan, ****** gua sakit kena ujung meja tadi di ruang guru"
"ouh, yasudah sini gua bantu"
Zee langsung menggendong Kei ala bridal style.
"woii! ngapain gendong kaya gini!" tentu saja Kei terkejut dengan apa yang baru saja Zee lakukan, mereka sesama lelaki tapi Zee menggendong Kei seperti sepasang kekasih
"Lu gila! lu mau ngambil pikiran polos orang?! " tanya Kei kesal
"gua kan cuma bantu lu ke ruang ganti baju, ini dah siang ntar lagi bel sekolah berbunyi, dan pelajaran pertama kita itu olahraga, asal lu tau guru olahraga kita nanti itu pak Ryu, dia gak suka jika murid tidak ikut pelajaran nya" cerocos Zee, dan masih menggendong Kei ala bridal style
"Lu Lama-lama kaya ibu gua dah, ngeselin." sepertinya Kei telah pasrah ketika mendengar kata pak Ryu
"apes mulu dari pagi, kaya nya dunia lagi kesel sama gua, masalah mulu yang gua dapet, dan lagi mereka ngapain liatin gua,gk Terima gua digendong Zee?!!! " batin Kei telah terancam
sepanjang lorong murid² melihat Kei dan Zee, tentu saja pikiran mereka negatif semua. Yang dirasakan Kei sekarang hanya ingin bersembunyi saja ke lubang apapun agar tidak malu.
Tak lama mereka selesai berganti baju, tapi Zee langsung mau menggendong Kei lagi
"eh! lu mau ngapain" tanya Kei curiga.
"mau gendong lu lagi?" jawab Zee
"lu tambah stress, nanti didepan Lisa wajah gua mau taruh mana?! "
#teot... teot.... te.. te teot, bunyi bel sekolah menandakan kelas masing-masing akan dimulai.
"tuh bel masuk dah bunyi" ucap Zee
"kalo lu gk mau gua gendong, gua tinggal. gua gk mau kena marah sama pak Ryu dan kena hukuman lebih berat nanti" kata Zee sambil membalik kan badan hendak meninggal kan Kei
"Woi! jangan ninggalin gua" ucap Kei pasrah
"gendong belakang aja tapi" ucap Kei kembali
Zee menuruti permintaan Kei, yaitu menggendong nya dipunggung
...**Lapangan sekolah**...
"kaya nya pak Ryu sedikit terlambat deh" ucap Yui teman dekat Lisa sejak SMP
"Tunggu aja sambil berjemur" ucap Lisa
"gila! kapan mereka pacaran?! " kata Yui terkejut
"Ya kali cuma mau kelapangan pakai gendongan segala" ucap Yui kembali
"pftt... sial aku tertawa" kata Lisa sambil menahan tawa nya
Banyak siswa ber pikiran negatif dan ada yang tidak Terima, karena Zee adalah salah satu siswa yang populer.
Zee membawa Kei tepat didepan Lisa dan Yui berada, dan menurunkan Kei disitu.
"pftt...haha, langgeng ya, wkwk" kata Lisa
"ck! ini gara gara lu tau gk?! " tanya Kei kesal
"paan sih orang doa in baik baik malah kena marah" jawab Lisa cemberut sambil menahan tawa.
"doa paan, gua normal yang mencintai perempuan"
"Ouh gitu, gk peduli" ucap Lisa sambil melihat kan wajah tidak peduli nya
"Gua mau bales dendam, sini lu"
"wkwk,,,, kabur yuk Yui, sekalian lari pagi" Lisa menarik Yui dan sebelum pergi Lisa melihat kan wajah mengejek nya pada Kei
"wee.... wkwk ayuk Lari pagi Yui" Lisa langsung menarik Yui untuk lari pagi yang tak lain adalah kabur
"I.. iya pelan pelan" ucap Yui mengikuti langkah Lisa
dan Sekarang Kei berwajah sedikit merah
"aman? " tanya Zee, yang mengetahui jika Kei menyukai Lisa
"wah gila! Lisa bisa manis juga ya, padahal niat dia buat lu marah. Tapi lu kayak nya...."
" hmm, iya lu gk marah " ucap Zee yakin setelah melihat Kei
"Diem lu! gua biasa aja, gk usah ngliatin kaya gitu! " ucap Kei biasa tapi ngegas_-
"Ya, gua gk liat lu" Zee mengalihkan pandangan nya
"Lisa bodoh!" batin Kei menyalahkan Lisa.
.
.
.
*Beri author dukungan ya:)
kalo ada salah boleh ungkapin tapi jangan bikin sakit hati atau nyesek. nanti author usaha in bikin pembaca baper atau nyesek lhu:v
Dan maaf jika jelek baru part 2 nya
soalnya ini pertama kali saya sebarin novel buatan saya*:)