Lunarions

Lunarions
Chapter 28.



"Uriel.. Aku akan menyerang Dark Hustle.. Dimana lokasi markas mereka?" Jake memakai topengnya.. Dan merubah warna coatnya menjadi hitam.


[ Di *** Jalan *** Nomor *** Di samping toko *** gedung besar ]


Cassie ayo kita kesana..


"Ayo!" Cassie terlihat senang.


***


Jake sampai di gedung didepan markas Dark Hustle.. Namun disana ada Miguel yang ntah bagaimana dia bisa bebas dari penjara.


"Hey.. Kamu, ayo kita bertarung sekali lagi.." Miguel menantang Jake.. Sepertinya Miguel tau kalau itu adalah Jake walaupun Jake memakai topeng sekalipun.


"Argh.. Sialan, ayo kita bertarung dengan catatan kamu akan membantu ku untuk mengalahkan Dark Hustle" Jake tersenyum dibalik topengnya.


"Baiklah.. Kebetulan aku ada masalah juga dengan kelompok ini.. Tapi ingat bajingan.. Aku akan membantu mu kali ini saja.. Dan tepati janji bodoh mu itu" Miguel memasang topeng dan merubah warna jasnya, lalu kemudian dia masuk ke dalam markas Dark Hustle.


"Ayo Cassie.. Kita juga harus masuk"


Cassie masuk bersama Jake.. Di dalam mereka bertiga disambut oleh para bawahan Dark Hustle.. Namun Miguel berhasil membekukan beberapa dari mereka dan Jake sendiri membakar sisanya.


Kini mereka naik ke lantai 2 dari markas Dark Hustle, tempat dimana para anggota divisi berkumpul.. Mereka semua mempunyai pistol dengan peluru Anti-Logic namun hal ini tidak menjadi masalah.. Karena kecepatan Cassie lebih cepat dari peluru..


Cassie pun naik ke lantai 3 sedangkan Miguel mengurus lantai 5 dan Jake kini naik di lantai 6..


Cassie akan melawan anggota terkuat disetiap divisi, Miguel melawan pemimpin divisi nomor 30 dan wakilnya sedangkan Jake harus melawan pemimpin divisi nomor 15.


"Ah.. Kamu penyusup yang mengalahkan anggota divisi dibawah ya.. Kalau begitu begitu aku akan melakukan perkenalan singkat"


"Nama ku Anthonio aku anggota terkuat di divisi ke 7, dan disebelah ku ada Ahn Tae, dia anggota terkuat di divisi ke 12 dan Diego.. Anggota terkuat di divisi 28"


Cassie langsung menyerang mereka begitu mereka melakukan perkenalan.


Tapi sayang sekali.. Serangan Cassie berhasil ditangkis oleh salah satu dari mereka.


"Sialan.."


Cassie mulai menggunakan beberapa teknik memanipulasi darahnya untuk menggunakan senjata seperti sabit.. Namun senjata musuh tampak begitu kuat.. Hal itu melemahkan mental Cassie.


Cassie teringat beberapa hal yang menguatkan dirinya ketika bersama Alexia. Cassie mulai menggunakan skill [ EXPLOTION ]


BOOM! Ledakan terjadi.. Salah satu dari mereka mati yaitu Diego. Ahn Tae mulai mengeluarkan skill berpedangnya.. Tapi hal itu teratasi oleh Cassie.. Dia membiarkan Diego menyayat bagian tubuhnya.. Lalu Cassie menggunakan skill Blood Manipulation + Explotion.. Darahnya Cassie meledak di pedang Ahn Tae dan mengenai wajah Ahn Tae.. Wajah Ahn Tae hancur.


Kini pertarungan Cassie melawan Antonio.


Antonio menyerap jiwa 2 rekannya dan menjadikan mereka Zombie.. Namun Zombie-zombie itu berhasil dengan mudah dikalahkan oleh Cassie. Tanpa disadari Antonio sudah ada dibelakang Cassie.. Cassie terkejut, Antonio menebas tangan Cassie..


Tapi Cassie dapat beregenerasi kembali dalam hitungan detik. Cassie kembali menyerang Antonio dengan brutal.. Lalu di kombinasi dengan skill Explotion disetiap serangannya.. Antonio terlihat kewalahan sampai akhirnya Antonio sendiri pingsan terkena ledakan dari skill Explotion Cassie.


Cassie memenangkan pertarungan tetapi dia pingsan karena kehabisan mana. Mana? Ya benar. Mana.


Selanjutnya adalah pertarungan Miguel melawan pemimpin divisi 30.