Lunarions

Lunarions
Chapter 25.



Cassie dan Jake sampai di museum nasional.. Namun sayangnya museum itu telah kosong.. Tidak ada barang apapun.


"Sialan.. Benar benar kosong"


"Tuan.. Menurut aku, yang membabat habis isi museum ini adalah Dark Horse.."


"Dark Horse? Apa maksudmu?" Jake bertanya.


"Dark Horse adalah kelompok kejam yang mengambil benda benda yang terlihat mahal dari mana pun.. Mereka menjualnya di pasar gelap." jawab Cassie.


"Kalau Tuan mau, saya bisa mencari siapa yang telah mencuri barang yang tuan inginkan."


"Tidak perlu... Mereka adalah organisasi yang terdiri dari 10 anggota.. Mereka sangat kuat, mungkin dengan kekuatan ku yang sekarang akan sulit mengalahkan mereka."


"Apa mereka benar benar sekuat itu?" Cassie menatap mata Jake.


"Benar.."


Kini 7 hari berlalu.. Lantai 3 di Lunarians Tower telah dibuka. Jake dan Cassie bergegas menuju Lunarions Tower.


"Kita sudah sampai.. Tapi ada yang harus aku lakukan sebelum memasuki lantai 3.." Jake menyalakan rokok menggunakan kekuatan apinya.


"Uriel.. Buat lah Holy eyes."


[ Holy Eyes


Tingkat SSR


Deskripsi: dapat melihat skill yang dimiliki oleh warriors lain, mendeteksi kebohongan, membaca pikiran, melihat makhluk tembus pandang, dan dapat bereaksi dengan kecepatan yang melebihi suara ]


"Kenapa Tuan membuat skill seperti itu? Bukankah tuan tipe orang yang tidak ingin menjadi lebih kuat terlalu cepat?"


"Itu benar.. Tapi setelah aku melihat gulungan rahasia, di ramalkan imajination skill ku akan hilang setelah lantai 3 berakhir"


"Kalau begitu ayo kita selesaikan lantai 3" Cassie tersenyum.


Jake bersama Cassie pergi menuju Lunarions Tower lantai 3.. Disana banyak warriors kuat yang sedang menunggu monster muncul, katanya monster kali 5x lipat lebih kuat dari monster di lantai 2.


Para warriors menyiapkan potion, meningkatkan pedang mereka.. Bahkan ada yang berlatih untuk menunggu monster lantai 3.


Banyak korban jiwa berjatuhan dari lantai 3 ini, karena king cobra sangat besar dan dapat berkembang biak..


Kini King Cobra sudah ada 5.. Hampir 1 ruangan penuh dengan King Cobra..


Jake datang membakar para King Cobra.. Populasi mereka berkurang ketika di bakar.. Dan Jake membakar semua King Cobra hingga tak tersisa.


[ King Cobra telah di kalahkan..


Reward: $1000 untuk setiap peserta yang masih hidup ]


Seseorang keluar dari api dimana Jake membakar king Cobra.. Dia adalah.. Miguel. Orang yang orang tuanya di bunuh oleh Jake sejak SMP dan membuat ayah Jake di hukum mati karena menggantikan Jake.


Keduanya kini bertemu kembali di lantai 3. Miguel berkata "Ayo kita bertarung... Untuk menentukan siapa penjahat di antara kita."


Jake mengeluarkan Dagger.. "Cassie minggir lah.. Kali ini adalah pertarungan yang harus aku menangkan"


Mereka berdua saling menerjang di antara satu sama lain, Jake melapisi daggernya menggunakan kemampuan apinya.. Bahkan Jake juga memanggil zombie apocalypse, namun semua zombie milik Jake berhasil dibekukan oleh kekuatan es milik Miguel.


Miguel dengan pedang esnya menyerang hingga Jake terjatuh.. Namun hal itu tidak menjadi masalah, Jake menggunakan Invisibility namun Miguel dapat mendengar suara langkah Jake.


Tanpa disadari Jake sudah menyentuh pundak Miguel.. Jack menyalakan apinya di tangan yang memegang pundak Miguel.. Miguel pun pingsan.


[ Master.. Apakah anda ingin mengcopy skill Ice milik Miguel? ]


Ya...


[ Ice


Tingkat S.


Deskripsi: memungkinkan pengguna untuk memanipulasi es ke suhu paling dingin dan memanipulasi es sesuai keinginan pengguna.. ]


Pemenang kali ini adalah Jake.. Jake ternyata menerima tebasan di punggungnya.


"Ayo kita bertarung lagi nanti.." Jake pergi meninggalkan Miguel yang pingsan.