
Seharusnya kalau ini tempat ini adalah salah satu kekuasaan Nobel Cults.. Itu artinya..
Adam terlihat menyadari sesuatu. "Hey Aivy dengan Abi pergilah ke ruangan yang penuh dengan senjata.. Hancurkan tempat ini dan aku sama Lukas akan pergi mengalahkan semua penyembah Nobel Cults."
Abi dan Aivy menganggukan kepala.
Mereka berempat mulai berpencar, Adam dengan Lukas pergi ke ruang pesembahan karena Adam menyadari sesuatu lewat Knowledge level 2.
Knowledge level 2 memungkinkan pengguna untuk meningkatkan semua indranya dengan kuat, seperti penciuman, pendengar, penglihatan, dan meningkatkan reflek pengguna.
"Adam.. Berpencarlah.. Pergilah untuk membunuh pemimpin divisi Nobel Cults disini, aku akan ke tempat persembahan" Lukas terlihat meyakini sesuatu.
Adam menganggukan kepala.
Lukas akhirnya sampai di tempat persembahan..
Seorang wanita tidak dikenal tanpa pakaian itu sedang dijadikan persembahan.
"Sialan, apa aku mengganggu bulan madu kalian?" Lukas tersenyum.
[ SKILL AKTIF: UNDERGROUND SMASH ]
Lukas meninju lantai dan tempat bergoncang... Lukas menggunakan skill blitznya dan mengambil jubah 'Nobel Cults' lalu memakaikannya di wanita tak dikenal itu.
Kemudian Lukas menggendong dia keluar untuk menunggu di mobil.
"Cepat pakai pakaian yang layak, kemudian bertarung.." Ucap Lukas.
Wanita itu tampak selesai dengan pakaiannya "Aku Crystal.. Bagaimana dengan kamu?"
"Lukas... Jika sudah selesai ayo bantu aku menghancurkan tempat ini"
Di satu sisi Adam sudah berhasil mengalahkan banyak dari Nobel Cults.
Adam keluar menemui Lukas sambil menghisap rokoknya di mulut, begitupun dengan tempat yang sudah mulai runtuh itu akhirnya pun runtuh oleh serangan naga air milik Abi.
"Duar.. Sudah pasti akan meledak.." kata Adam..
"Hahaha" Lukas tertawa kecil.
"Omong-omong siapa wanita ini?" Adam sambil menghisap rokoknya
"Dia adalah wanita yang ku selamatkan di tempat persembahan.."
"Crystal.. Siapa nama om?" Crystal mengeluarkan kepalanya dari jendela mobil.
Adam terkejut "Sialan bikin kaget saja.."
"Aku Adam, 20 tahun, jangan panggil aku om.. Berapa usia mu?"
"Sudah ku bilang jangan memanggil om"
"Baiklah kamu boleh bergabung.. Dengan syarat kamu harus berguna" Adam membuang rokoknya.
"Yes! Hahaha" Crystal tersenyum.
Dari jauh terlihat Abi dan Aivy sepertinya sudah selesai.. Mereka masuk mobil, melakukan perkenalan kecil dengan Crystal dan pergi..
"Om kemana kita akan pergi?" tanya Crystal.
"Aku harus pergi menemui King.. Tempatnya ada disini" Adam memberikan sebuah map kepada Crystal dan yang lainnya.
"Dari mana kamu mendapatkan itu?" tanya Lukas.
"Aku mengambilnya di laci milik pemimpin divisi mereka.. Mereka cepat sekali ya menemukan King, aku harap King baik baik saja"
"Om.. Apa om ada pedang?"
"Tidak.. Carilah sendiri"
***
Mereka sampai di tempat tujuan dan bertemu dengan King.
"Aku ga nyangka.. Kamu di lempar di tempat ini juga.."
"Ohh, aku baru ingat.. Kamu yang di event itu ya, apa yang kamu lakukan disini?" tanya King.
"Aku mau mengajukan sesuatu.."
"Apa itu? Aku akan mendengarkan sebentar"
Adam menyalakan rokoknya..
Seorang wanita tiba tiba mengambil pedang dan berkata "Sialan kamu berani beraninya didepan raja-" percakapan itu di potong oleh King yang berkata "Biarkan dia bicara" Wanita itu kaget..
"Aku ingin mengajukan pemusnahan Zombie di kota ini.. Aku tau kamu punya kekuatan eksplosif, oleh karna itu.. Aku mau membuat sebuah rencana.. Tapi sebelumnya.. Apa kamu setuju?"
"Bagaimana kalau aku tidak mau?"
"Kalau begitu kamu harus mati" Ucap Adam dengan penuh percaya diri.
Lukas dan Crystal mengeluarkan pedang, begitu pun dengan Abi yang mengeluarkan 'Glowing Wand'nya.
Dari sisi King juga tidak main main.. Mereka mengeluarkan senjata.
Kira-kira siapakah pemenang kali ini antara Adam melawan King..