Love So Hot

Love So Hot
Episode 4"Kekuasaan"



"1 Jam Kemudian"


*Perusahaan Leonard*


"Selamat datang Direktur Charles." Sapa Resepsionis Perusahaan yg sedang bertugas.


"Pagi juga." Jawab Charles dengan datar.


"Waohhh, apa aku tidak salah dengar?


Direktur baru saja menjawab sapaan mu Lin!" Ucap beberapa Karyawan yg kaget mendengar Charles menjawab sapaan se"orang. Karena biasanya melihat pada orang yg menyapanya saja, Charles begitu enggan. Apalagi untuk menjawabnya.


"Direktur kita akhirnya Terberkati, terimakasih Tuhan!" Saut beberapa Karyawan perempuan sambil tersenyum.


*Ruangan Direktur*


"Maaf Direktur, saya ingin memberitahu Anda. Jika hari ini kita akan kedatangan Nona Muda dari Keluarga Mu, untuk membahas Proyek Pembangunan kita akhir bulan ini." Jelas Sekretaris Rey pada Charles.


"Apa aku begitu harus untuk menemuinya Rey?" Tanya Charles tanpa melihat Rey


"Saya tidak bisa mengatakan harus pada Anda Direktur. Semuanya terserah pada keinginan Anda. Saya akan melakukan semua sesuai dengan instruksi Anda!" Jawab Rey yg seketika paham dari nada bicara Charles.


"Bagus! Jadi lakukanlah seperti itu.


Kamu tahu aku tidak suka untuk terjun langsung kelapangan, apalagi untuk menemui Putri Keluarga Mu sangat susah di atur itu!" Lanjut Charles melihat ke arah Rey.


"Baik Direktur, saya akan urus semuanya." Jawab Rey bergegas keluar dari Ruangan Direktur.


Charles bukanlah tipe laki-laki yg banyak bicara. Jadi hanya dengan sedikit kata yg dia ucapkan, bawahannya pasti akan langsung faham mengenai maksud dari perkataannya.


"Beberapa Jam Kemudian"


*Ruang Rapat*


"Apa kalian sedang bercanda? Apa-apaan ini Sekretaris Rey? Bagaimana mungkin kamu membuatku berada di satu ruangan dengan Karyawan rendahan seperti mereka!


Apa yg mereka tahu tentang proyek kali ini?" Teriak Luna Mu(Putri Keluarga Mu) merasa di rendahkan oleh Perusahaan Leonard.


"Maaf, jika Nona Mu tidak terima dengan hal ini. Tapi Direktur kami benar-benar tidak memiliki waktu untuk mengurus hal kecil seperti ini." Jawab Rey pada Luna Mu.


"Jangan omong kosong, apa kalian pikir ini proyek main-main?? Ini sangat besar untuk keluarga ku!!" Tegas Luna pada Sekretaris Rey.


"Maaf Nona!! Saya hanya melakukan tugas, dan semuanya sesuai dengan permintaan Direktur!!" Jelas Rey merasa sangat kesal.


Brukkk Brakkk...(Melempar barang di atas meja)


"Persetan dengan perkataan mu!! Aku akan pergi mencari Charles. Dia tidak mungkin mengatakan itu," Jawab Luna dengan marah.


"Apa dia pikir Keluarga Mu begitu besar!! Jika dia mengganggu Direktur, dia akan hancur detik itu juga." Ucap para Karyawan yg berada di dalam ruangan.


"Apa yg harus kita lakukan Sekretaris Rey?? Jika sampai dia membuat ulah di Ruangan Direktur, itu akan menjadi musibah untuk kita semua!!" Jelas salah satu dari penanggung jawab Proyek kali ini.


"Biarkan saja!! Biarkan dia menuju kehancurannya sendiri!!" Jawab Rey dengan tatapan tajamnya.


*Ruang Direktur*


"Charles!!" Ucap Luna dengan lembut.


"Kenapa kamu masih di sini?? Aku sudah menunggumu begitu lama di Ruang Rapat!!" Tanya Luna sambil berusaha menggoda Charles.


"Apa yg kamu lakukan di sini?? Bukankah kamu seharusnya di Ruang Rapat?" Ucap Charles merasa jijik.


"Jadi apa maksudmu Karyawan ku sangat tidak berkualitas Luna??" Tegas Charles yg semakin geram.


"Iya, mereka sangat tidak tahu diri!! Bagaimana mungkin mereka menganggap diri mereka setara dengan ku. Sampai mereka berani-beraninya berada satu ruangan dengan ku!!" Jelas Luna yg tidak sadar diri.


Brakkk..


"Dasar wanita jala*g!! Kamulah yg terlalu rendah untuk berada diantara Karyawan Perusahaan Leonard. Berani-beraninya kamu merendahkan mereka di depan ku!!" Bentak Charles dengan sangat marah.


"Kenapa kamu membentak ku?? Apa kamu tidak tahu Proyek kali ini sangat besar Charles!!" Ucap Luna mencoba menenangkan Charles.


"Masa bodoh dengan Proyek kali ini. Aku tidak akan melanjutkannya. Kamu keluarlah dari ruangan ku!!" Tegas Charles dengan marah.


"Kenapa kamu begitu marah?? Bukankah kita sangat dekat, kenapa kamu malah lebih membela Karyawan rendahan mu itu!!" Jawab Luna semakin menjadi-jadi.


"Rey!!!"Teriak Charles dengan keras.


"Iya Direktur??" Jawab Rey dengan ketakutan.


"Cepat lempar wanita jala*g ini keluar, dan minta beberapa OB untuk mengganti semua barang yg di sentuh olehnya!!" Ucap Charles dengan sangat kesal.


"Kamu sangat kejam Charles!! Apa kamu pikir aku ini Anj*ng??" Bentak Luna yg merasa di permalukan.


"Kamu lebih rendah dari yg tadi kamu sebutkan Jala*g." Jawab Charles meninggalkan ruangannya.


"Urus semuanya dengan bersih Rey!! Aku akan pulang!!" Tegas Charles memerintahkan Rey.


"Saya akan melakukan semuanya Direktur!!" Jawab Rey menatap tajam kearah Luna.


Beberapa menit setelah Charles keluar dari ruangannya.


"Bukankah sebelumnya aku sudah memberitahu mu Luna?? Tapi kenapa kamu begitu percaya diri, untuk menemui Direktur Charles secara langsung??" Ucap Rey dengan nada prihatin.


"Tutup mulutmu!! Kamu hanya Sekretaris di sini, kenapa kamu begitu lancang??" Jawab Luna merendahkan Rey.


" Hahah.. Kamu benar-benar tidak melihat situasi mu sekarang Luna!! Bagaimana bisa kamu masih saja sombong??" Lanjut Rey tanpa pikir panjang.


"Memang apa yg bisa kamu lakukan padaku??


Bahkan menyentuh sehelai rambut ku, kamu bahkan tidak pantas!!" Jawab Luna dengan sombong.


"Hahah..Mungkin Proyek itu sangat besar untuk mu, tapi bagi Direktur kami, itu hanya Proyek kecil yg tidak ada artinya!! Dan kamu malah menentang kata-katanya, dan lebih parahnya kamu malah merendahkan Karyawannya di depannya!! Kamu sangat berani Luna!!" Tegas Rey mencemooh Luna.


"Hahaha, percuma saja bicara dengan Sekretaris rendahan seperti mu Rey, Sebaiknya aku segera pergi dari ruangan jelek ini!!" Jawab Luna, yg mulai cemas.


" Ruangan jelek?? Apa aku tidak salah dengar?? Lihatlah semua barang yg ada di sekeliling mu ini Luna!! Bahkan keluargamu yg kamu banggakan itu akan berpikir ribuan kali untuk mengganti nya.


Dan barang ini malah seperti sampah bagi Direktur Charles, dan itu karena di sentuh oleh tangan kotor mu!!" Jelas Rey yg benar-benar marah mendengar perkataan Luna yg memancing emosi.


"Jangan bercanda Rey!! Barang usang seperti ini, mungkin tidak akan lebih dari harga sepatu yg aku gunakan!!" Jawab Luna dengan penuh percaya diri.


"Jika kamu begitu percaya dengan perkataan mu, maka gantilah semuanya!!" Ucap Rey pada Luna.


"Baik!! Aku akan mengganti semuanya!!" Jawab Luna, Langsung pergi meninggalkan Rey.


"Aku takut kamu akan mati karena kaget,saat melihat jumlah uang yg harus kamu keluarkan untuk semua barang-barang ini Luna!!" Ucap Rey merasa puas dengan hal yg sudah dia lakukan.


" Bahkan mobil sport yg kamu gunakan sekarang, tidak bisa untuk membayar beberapa sofa yg ada di ruangan ini!!" Lanjut Rey