Love So Hot

Love So Hot
Episode 36" Di Perusahaan Yang Sama"



*Hari Berikutnya*


* Apartemen Charles*


" Aku tidak sempat mengecek e-mail yg dikirim oleh Bill(Nama Asisten Charles) semalam. Aku memang sering sekali lupa akhir-akhir ini!! " Ucap Charles


" Lohh?? Kenapa ada e-mail dari Feng??? " Tanya Charles yg kebingungan.


Setelah berusaha mengingat.


" Astaga, hahah.. Ini adalah e-mail yg di kirimnya 2 hari yg lalu. Dia mungkin akan mengatakan aku sudah tua, jika dia sampai tahu aku tidak mengingat jika dia mengirim e-mail padaku!! "Ucap Charles.


" Tapi apa isi e-mail ini?? Kenapa harus menggunakan kode segala?? " Tanya Charles.


Tringg.. Ring.. Ring..


" Hallo?? " Ucap Charles yg saat itu menerima panggilan dari Billy(Asistennya) dengan mendadak.


" Maaf mengganggu Anda, Direktur!! Saya sudah menemukan seorang Desainer. Anda mungkin akan menyukai pakaian yg di buatnya!! " Jelas Bill pada Charles.


" Hahaha aku pikir ada masalah yg sangat penting, Bill!! Kamu memang selalu membuat ku terkejut!! " Ucap Charles.


" Maaf Direktur!! Saya hanya takut, jika saya telat memberitahu Anda. Mungkin kenalan saya ini tidak akan mendapatkan kesempatan!! " Jelas Bill dengan canggung.


" Tidak perlu minta maaf!! Aku sangat berterimakasih padamu!! " Tegas Charles.


" Anda sangat baik, Direktur!! " Ucap Bill.


" Kamu sangat suka memuji, aku akan segera ke kantor!! Jadi siapkan saja semuanya!! " Jawab Charles.


" Tentu Direktur!! " Jawab Bill.


" Aku akan menutupnya, sampai jumpa di kantor!! " Tutup Charles mengakhiri panggilannya.


1 Jam Kemudian


" Aku akan membaca e-mail nya saat di kantor. Aku rasa Feng hanya mengirim potho mesum pada ku, karena itu dia menguncinya dengan pasword. " Ucap Charles yg dalam perjalanan menuju kantor.


# Rumah Amanda #


" Tidak, aku tidak ingin kembali ke Inggris, Pa!! Teriak Zeeland yg tidak ingin kembali dengan Papanya.


" Kamu harus kembali, Zee!! Nenek pasti sudah sangat merindukan mu di sana!! " Tegas Leon pada Zeeland.


" Kita baru beberapa hari di sini, Pa!! Kenapa kita harus buru-ruru kembali?? " Tanya Zeeland mulai menangis.


" Aku masih ingin bersama Mama di sini!! " Lanjut Zeeland.


" Papa tidak ingin mendengar mu!! Kamu harus mendengarkan perkataan Papa!! " Tegas Leon.


" Ma.. Kenapa Mama diam saja?? Zeeland tidak ingin pulang!! " Tanya Zeeland menangis ke pelukan Amanda.


" Zee!! Kamu harus mendengarkan perkataan Papa mu!!! " Jawab Amanda.


" Mama sama saja dengan Papa!! Mama sudah tidak menyayangi Zeeland lagi!! " Teriak Zeeland berlari menuju kamar.


" Apa kamu puas??!! " Tanya Amanda pada Leon.


" Aku akan ke tempat Suami Biana bekerja!! Jadi aku akan menyerahkan semuanya pada mu!! " Ucap Amanda dengan dingin.


" Sejak kapan kamu menjadi begitu kejam, Amanda!?? " Tanya Leon.


" Aku tidak kejam, Leon!! Bukankah kamu sendiri yg ingin pulang?? " Jawab Amanda dengan tajam.


*30 Menit Kemudian*


" Aku sudah di jalan, Biana!! Tolong beritahu Suami mu, aku akan sampai sebentar lagi!! " Ucap Amanda menelpon Biana.


" Iya, kamu hati-hati ya!! Aku juga sudah menerima setelan yg kamu buat untukku!! Itu sangat bagus, terimakasih Amanda!! " Jelas Biana.


" Hahah.. Iya!! Aku harap Suami mu juga menyukainya!! " Ucap Amanda.


" Dia sangat menyukainya, Amanda!! Karena itu dia meminta mu untuk datang ke tempat kerjanya!! " Jelas Biana.


" Ya sudah, aku akan mengabari mu nanti!! Sampai ketemu besok Biana!! " Ucap Amanda.


" Iya, Amanda!! " Jawab Biana menutup telpon.


*1 Jam Kemudian*


" Akhirnya kamu sampai, Amanda?!! " Sapa Suami Biana.


" Maaf membuat mu menunggu!! " Ucap Amanda membungkuk.


" Tidak perlu begitu sopan padaku!! Aku sangat berterimakasih karena kamu sudah meluangkan waktu mu untuk datang menemui ku!! " Tegas Suami Biana.


" Iya, tidak masalah!!" Jawab Amanda.


" Sebaiknya kita segera masuk!! Direktur ku sudah menunggu mu!! " Mempersilahkan Amanda masuk.


" Terimakasih!! " Jawab Amanda.


*5 Menit Kemudian*


Tokk.. Tok..


" Ayo masuk, Nona Amanda!! "


" Terimakasih!! " Jawab Amanda.


" Aku harap kamu tidak mengecewakan ku, Bill!! " Tegas Charles berbalik.


Duggggg...


" Amanda!!! Charles!!" Ucap Charles dan Amanda yg kaget.


" Apa Anda sudah saling mengenal?? " Tanya Bill.


" Iya, aku tidak sengaja mengenalnya!! " Jawab Charles menatap tajam ke arah Amanda.


" Lagi-lagi takdir mempermainkan ku!! Kenapa aku harus terus bertemu dengannya di saat aku tidak ingin bertemu dengannya untuk sementara waktu!! " Pikir Amanda.


" Aku rasa aku tidak cocok untuk proyek itu, Tuan Bill!! Anda sebaiknya mencari yg lain saja!! " Ucap Amanda pada Bill.


" Kenapa Anda tiba-tiba berkata begitu, Nona?? " Tanya Bill yg kaget dengan perkataan Amanda.


" Apa itu karena aku?? " Potong Charles.


" Tidak!! Aku hanya merasa di luar sana masih ada yg lebih pantas dari aku!! " Jelas Amanda.


" Baguslah jika kamu mengakui kemampuan mu!! Jadi aku tidak perlu menolak ku!! " Tegas Charles sedikit kesal.


" Tapi, Direktur.. Anda harus melihat rancangan Nona Amanda sebelum memutuskannya!! " Sela Bill.


" Tidak Bill!! Dia sudah mengatakan jika dia tidak pantas, jadi untuk apa kita memberikan kesempatan pada seseorang yg tidak ingin maju!! " Tegas Charles menatap tajam.


" Saya pamit!! Terimakasih untuk kesempatannya, Tuan Bill" Ucap Amanda mengacuhkan Charles.


" Nona!! " Ucap Bill mencoba menghentikan Amanda.


* 30 Menit Kemudian*


" Dulu aku sangat ingin bertemu dan melihatnya lagi!! Tapi setelah menerima perlakuannya, aku rasa aku tidak bisa bertahan!! " Ucap Amanda yg duduk di pinggir jalan di sebelah Perusahaan Charles.


" Hei, Charles!! Apa kamu sudah membaca e-mail ku?? " Tanya Feng menelpon Charles.


" Aku sangat sibuk, Feng. Aku akan membacanya nanti!! " Jelas Charles yg ingin menyebrang ke coffee shop di depan kantornya.


" Apa yg di lakukan nya?? Kenapa dia menyebarang, sambil menelpon?? " Tanya Amanda seketika bangun dari tempat duduknya.


Tittt.. Titt...


" Charles??!!! " Melihat ke arah sebaliknya.


Tappp.. Tapp.. Tapp..


" Charles!!! Menyingkir!!!!! " Teriak Amanda mendorong Charles.


Tittt.. Titttttt...


Brugggggg.....


" Uhukk... Uhukk... Apa-apan itu tadi!!!!!! " Tanya Charles segera bangun.


" Cepat ada yg tertabrak!! " Teriak beberapa karyawan yg sedang istirahat.


" Apa aku akan mati?? " Pikir Amanda dalam hati.


" Direktur?? Apa Anda baik-baik saja??!! " Tanya Bill yg langsung berlari ke arah Charles.


" Hanya sedikit terbentur saja!! " Jawab Charles menyeka darah di kepalanya.


" Bagaimana mungkin hanya sedikit terbentur!! Kepala Anda terluka Direktur!! " Tegas Bill mulai panik.


" Diam Bill!! Aku ingin melihat orang yg menolong ku tadi!! " Ucap Charles segera masuk ke kerumunan.


" Menyingkir!! Aku ingin melihatnya!!" Tegas Charles.


" Anda sebaiknya tidak melihatnya, Direktur!! Anda harus segera ke rumah sakit!! " Ucap beberapa karyawan Charles.


" Ambulance sudah tiba!! Semuanya menyingkir!! " Tegas petugas keamanan.


" Tunggu!! Aku merasa mengenal baju itu!! " Teriak Charles menghentikan, petugas yg akan memasukkan Amanda ke dalam mobil ambulance.


Tapp... Tappp.. Tappp..


" Jangan sampai yg aku pikirkan ini adalah benar!! " Ujar batin Charles perlahan mendekat ke arah Amanda.


Dugg...


" Amanda!!! "Ucap Charles ketakutan.


Brugggggg....


" Direktur!! " Teriak Bill yg kaget karena Charles pingsan di tempat.


" Sebaiknya kita membawa ke duanya!! " Ucap Bill segera menaikkan Charles.