
Seperti ada yang menusuk hatiku, sakiit sekali baru kali ini aku melihat kemaran hyutian selama ini kami baik2 saja. Kenapa dia berfikir aku akan bersama Marklee apa yang merasuki fikirannya ituu, hiksz
Tok tookkk..
seora masuk kekamarku, kami satu kos tapi beda kamar.
" ada apa? " - seora
" ngga tau dasar hyutian bodoh, apa yang coba dia fikirkan "
" sudahlah besok coba diomongin baik2 "
" dia tidak mendengarkan kata2 ku dia sibuk dengan spekulasinya tentangku ππ "
Seo ra hanya memelukku tanpa berkata apapun, yaa inilah seora meskipun belom kenal lama tapi sikapnya yang hangat dan mengerti apa yang harus dilakukan disaat2 yang seperti ini yang membuatku nyaman menceritakan segala hal padanya. Meskipun seringkali nanti dia akan mengejekku saat hatiku udah baik baik saja tapi itu tak masalah bagiku karena akupun sering melakukan hal yang samaπ .
Rasanya tidak ingin masuk kerja, tidak mau bertemu hyutian. Dan benar saja saat aku keluar hyutian udah ada didepan, matanya terlihat lelah. apa dia tidak tidur semalaman, ucapku dalam hati. Bodo amat aku tetap berangkat sama seora.
" kamu gak kasian liat hyutian? "
" lalu apa kamu gak kasian sama sahabatmu ini! " dengan nada kesel π
" baiklah baiklah terserah " menghela nafasπ
Sementara hyutian hanya mengikuti kami dari belakang. Sampailah kami di PT, hyutian juga masih diam hanya mengikuti langkah ku dari belakang. Aku tidak berani menatap matanya atau sekedar menyapanya. kenapa rasanya seperti aku ketahuan selingkuh sih, dia juga anteng2 aja gak nanya duluan huh, ucapku dalam hati.
" nanti aku anter pulang " suaranya datar
cih ngomong sama siapa dia, lihatlah lihat dia pergi gitu aja tanpa mendengar jawabaku dia fikir dia siapa
Bodo amat sama apa yang dia bicarakan anggap aja angin lalu.
" kenapa suaara ini orang lagii sih " Berlalu tanpa menghiraukan simarklee ini
" kamu budek ya?" suaranya ngos ngosan
" dikejar orang gila ya? "
" ngejar orang gila, whahah "
" π "
" kenapa matamu?? disengat lebah apa? wkwkwk "
puas sekali ya lu liat gua kek gini, awas aja nanti π
Males nanggepin Marklee aku nyelonong jalan duluan gitu aja.
Waktu pulang kerja udah didepan mata aku cepat cepat keluar sebelum hyutian nungguin diparkiran. Aku gak mau pulang bareng dia, takut dengan apa yang akan dia katakan. Udah sampe pintu keluar tiba tiba atasanku udah ada disana mencegah kami yang akan pulang, yayaya ini tandanya akan ada briefing terlebih dahulu, dengan berat hati aku melangkah masuk lagi, sial.
Ini kenapa lama banget sih udah satu jam lewat, mereka masiiih aja ngoceh ngga ada habisnya. Biasanya hanya berlangsung satu jam kalo tidak ya 30menit cukup untuk mengingatkan kembali bagaimana kami harus bekerja, tentang loyalitas dan tentang target.
satu jam 30menit telah berlalu dan akhirnya selesailah dongeng2 ini. Keluar ruangan ada rasa takut hmm pasrah, ucapku dalam hati.
Sampai diparkiran aku melihat hyu tian duduk diatas motor menatap layar ponsel entah apa yang dia lihat sampai seserius itu.
" kim seora udah pulang duluan " fokus pada layar ponselnya.
Tanpa menjawabnya aku langsung naik ke motornya yaa aku tau ini rencananya supaya aku mau pulang bareng sama dia. Disepanjang jalan ini orang juga tidak bicara sama sekali lalu kenapa ngajak pulang bareng kalo dianggap tidak ada begini, hmmm.
γγ